Reformasi Total BNN Lampung Solusi Pemberantasan Narkoba di Lampung

- Redaksi

Rabu, 3 September 2025 - 06:29 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Provinsi Lampung sebagai gerbang selatan Sumatera memiliki posisi strategis yang sayangnya kerap dimanfaatkan oleh sindikat narkoba untuk menyelundupkan barang haram. Dalam konteks ini, peran Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung menjadi krusial dalam memutus mata rantai peredaran narkotika. Namun, kinerja yang ditunjukkan selama ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai efektivitas dan konsistensi penegakan hukum di wilayah ini.

Fakta di lapangan menunjukkan adanya inkonsistensi dalam penanganan kasus narkoba di Lampung. Sementara masyarakat kecil yang terjerat narkoba ditindak tegas, terdapat indikasi perlakuan berbeda terhadap oknum-oknum tertentu yang memiliki posisi sosial atau ekonomi yang lebih tinggi. Hal ini menciptakan standar ganda yang merusak kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Peredaran narkoba di Lampung yang masih marak menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan BNN Provinsi Lampung selama ini belum efektif. Operasi-operasi yang dilakukan terkesan reaktif dan parsial, bukan pendekatan komprehensif yang menyasar akar permasalahan.

Beredarnya informasi mengenai kasus yang melibatkan pengurus organisasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Lampung yang kemudian dibebaskan tanpa proses hukum yang jelas menimbulkan pertanyaan serius. Jika informasi ini benar, hal ini merupakan bentuk diskriminasi yang sangat merugikan prinsip keadilan. Setiap warga negara, tanpa memandang status sosial, ekonomi, atau afiliasi organisasi, harus diperlakukan sama di hadapan hukum.

Praktik seperti ini tidak hanya melanggar asas keadilan, tetapi juga memberikan sinyal berbahaya kepada masyarakat bahwa hukum dapat “dibeli” atau “dinegosiasikan” berdasarkan koneksi dan status sosial.

Kondisi yang terjadi saat ini mencerminkan kegagalan sistemik dalam kepemimpinan BNN Provinsi Lampung. Kepala BNN Provinsi Lampung perlu melakukan introspeksi mendalam dan mempertimbangkan untuk mundur dari jabatannya jika memang tidak mampu menjalankan tugas dengan integritas dan profesionalisme yang diharapkan.

Reformasi kepemimpinan diperlukan untuk:

  • Mengembalikan kredibilitas institusi
  • Memastikan penegakan hukum yang adil dan konsisten
  • Meningkatkan efektivitas operasi anti-narkoba
  • Membangun kembali kepercayaan publik

Sebagai Putra Daerah dan warga Lampung yang peduli terhadap masa depan daerah, saya menuntut:

  1. Transparansi Penuh: BNN Provinsi Lampung harus memberikan klarifikasi publik mengenai penanganan kasus-kasus yang menuai kontroversi, termasuk mekanisme pembebasan tersangka dan dasar hukum yang digunakan.
  2. Audit Internal: Perlu dilakukan audit menyeluruh terhadap kinerja BNN Provinsi Lampung, termasuk review terhadap semua kasus yang ditangani dalam 2-3 tahun terakhir.
  3. Reformasi Sistem: Implementasi sistem pengawasan yang lebih ketat dan mekanisme check and balance yang efektif untuk mencegah penyalahgunaan wewenang.
  4. Pergantian Kepemimpinan: Jika terbukti adanya kelalaian atau pelanggaran etik, kepala BNN Provinsi Lampung harus bertanggung jawab dengan mundur dari jabatannya.

Lemahnya penegakan hukum narkoba berdampak langsung terhadap generasi muda Lampung. Ketika hukum tidak ditegakkan secara konsisten, hal ini menciptakan preseden berbahaya yang dapat memperparah penyebaran narkoba di kalangan remaja dan mahasiswa.

Lampung memerlukan pemimpin BNN yang berintegritas, tegas, dan tidak pandang bulu dalam menegakkan hukum. Generasi muda Lampung berhak mendapatkan perlindungan maksimal dari ancaman narkoba.

Saatnya BNN Provinsi Lampung melakukan reformasi total. Jika kepemimpinan saat ini tidak mampu memberikan perubahan signifikan, maka pergantian kepemimpinan menjadi solusi yang tidak dapat dihindari lagi.

Masyarakat Lampung tidak akan berdiam diri melihat institusi yang seharusnya melindungi malah berpotensi melanggengkan ketidakadilan. Kami menuntut akuntabilitas penuh dan komitmen nyata untuk memberantas narkoba tanpa pandang bulu.

Lampung layak mendapatkan pemimpin BNN yang bersih, tegas, dan berintegritas. Jika tidak sanggup, silakan mundur dan beri kesempatan kepada yang lebih kompeten.

Berita Terkait

Sekdaprov Marindo Bakal Unjuk Skill di Turnamen Minisoccer dan Launching IJP FC
Ultimatum Laskar Lampung: Polda Jangan Main-Main, Kasus 387 Honorer Metro Diduga Kejahatan Terstruktur
Ketika Buku Menjadi Mimpi Terakhir: Tragedi YBR Membuka Tabir
Laksanakan Musrenbang Hybrid Parosil Mabsus Tegaskan Akses Menuju Lokasi Pendidikan Menjadi Skala Perioritas 2027
Hadiri Rakornas 2026, Bupati–Wakil Bupati Lampung Barat Tegaskan Siap Jalankan Arahan Presiden Prabowo
LP Penipuan Suami Anggota DPRD Lamsel Naik Penyidikan, Polisi Diminta Tetapkan Tersangka
Mobil Camat Sukau Terlibat Kecelakaan Pemotor Tewas
Bupati Lampung Barat Tegaskan Komitmen Lestarikan Seni Budaya di Era Digital
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:51 WIB

Sekdaprov Marindo Bakal Unjuk Skill di Turnamen Minisoccer dan Launching IJP FC

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:57 WIB

Ultimatum Laskar Lampung: Polda Jangan Main-Main, Kasus 387 Honorer Metro Diduga Kejahatan Terstruktur

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:47 WIB

Ketika Buku Menjadi Mimpi Terakhir: Tragedi YBR Membuka Tabir

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:34 WIB

Laksanakan Musrenbang Hybrid Parosil Mabsus Tegaskan Akses Menuju Lokasi Pendidikan Menjadi Skala Perioritas 2027

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:31 WIB

Hadiri Rakornas 2026, Bupati–Wakil Bupati Lampung Barat Tegaskan Siap Jalankan Arahan Presiden Prabowo

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:44 WIB

Mobil Camat Sukau Terlibat Kecelakaan Pemotor Tewas

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:24 WIB

Bupati Lampung Barat Tegaskan Komitmen Lestarikan Seni Budaya di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:28 WIB

Desa Rantau Jaya Udik Bangun Jalan Telford dan TPT, Kades Agus Saleh Dorong Pemerataan Infrastruktur

Berita Terbaru

Exit mobile version