SMP Wijaya Kusuma Hadirkan Budidaya Ikan Lele sebagai Sarana Edukasi Inovatif

- Redaksi

Jumat, 3 April 2026 - 16:36 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Jakarta3 April 2026 SMP Wijaya Kusuma, Penjaringan, Jakarta Utara, SMP Wijaya Kusuma kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran inovatif melalui program budidaya ikan lele di lingkungan sekolah sebuah inisiatif yang memadukan edukasi praktis dengan pengembangan karakter siswa.

Berlokasi di Jl. Bandengan Utara No. 80, Penjaringan, Jakarta Utara, sekolah ini menghadirkan program berbasis pengalaman langsung yang melibatkan siswa dalam setiap tahapan budidaya. Mulai dari menyiapkan kolam, menebar benih ikan lele, hingga perawatan rutin seperti pemberian pakan dan pemantauan kualitas air seluruh proses dijalani langsung oleh para siswa.

Kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan siswa, tetapi juga melatih kedisiplinan dan rasa tanggung jawab. Guru pembimbing menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk mengembangkan keterampilan hidup (life skills) serta mengenalkan siswa pada konsep dasar kewirausahaan sejak dini, sehingga mereka dapat memahami potensi ekonomi dari kegiatan budidaya.

Suasana kebersamaan dan semangat belajar yang tinggi terlihat jelas saat para siswa bekerja sama merawat kolam ikan menjadikan kegiatan ini tidak hanya bernilai edukatif, tetapi juga menyenangkan.

“Kegiatan budidaya ikan lele ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Kami belajar bagaimana mengelola sesuatu dengan penuh tanggung jawab, bekerja sama dalam tim, serta memahami proses dari awal hingga panen. Saya berharap program ini dapat terus berjalan dan semakin berkembang ke depannya.” ujar Abisatya Shifan Syaakir, Ketua OSIS SMP Wijaya Kusuma  |  1 April 2026

Melalui program ini, SMP Wijaya Kusuma menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan keterampilan praktis. Program budidaya ikan lele diharapkan menjadi bekal nyata bagi siswa dalam menghadapi tantangan masa depan dengan lebih percaya diri dan mandiri.

Berita Terkait

LDS Hadir sebagai Narasumber dalam Pelatihan Kepemimpinan, Bahas Ruang Publik dan Aktivitas Politik Demokratis di Kampus
Lanjutkan Sinergi, Rektor dan Pimpinan Baru UIN RIL Audiensi dengan Walikota Bandar Lampung
Posko Masjid Ramah Pemudik UIN RIL Berikan Pelayanan Humanis
UIN Raden Intan Lampung Gandeng Masjid Raya Airan Dirikan Posko Ramah Pemudik
UIN RIL– UNM Implementasi Kerja Sama Lewat Diskusi Buku Sejarah Bangsa
Rumah Film KPI Putar Perdana Karya Film ‘Teguh’
PW IPPNU Lampung Audiensi dengan Kakanwil Kemenag, Perkuat Sinergi Literasi dan Moderasi Beragama
Buka Puasa, Buka Fakta: Ramadan, Talangsari, dan Ikhtiar Menegakkan Keadilan
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:35 WIB

Percepat Realisasi Industri Bioetanol di Lampung, Gubernur Lampung Dampingi Wamen Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu Tinjau Calon Lokasi Pabrik Bioetanol di Tegineneng, Pesawaran

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:28 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dicanangkan, Wagub Jihan NurlelaBerharap Jadi Instrumen Strategis Data Ekonomi yang Akurat, Mutakhir, dan Komprehensif dalam Mendukung Perencanaan Pembangunan Daerah yang Tepat Sasaran

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:11 WIB

Wagub Jihan Terima Kunjungan Kontingen Daerah yang akan Mengikuti Jamnas Pramuka XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur pada 13–21 Agustus 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:43 WIB

Dukung Munas HIPMI di Lampung, Pandawa dan GML Minta Jaga Kondusifitas – “Respon Isu Kehadiran Masa Liar”

Senin, 8 Juni 2026 - 15:04 WIB

Gubernur Lampung: Kepemimpinan Baru BGN Momentum Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Senin, 8 Juni 2026 - 08:04 WIB

Laskar Lampung Minta Peserta Munas HIPMI Jaga Kondusifitas, Oknum Provokator Diingatkan Putar Arah

Senin, 8 Juni 2026 - 04:29 WIB

Bersama BI, OJK dan Kanwil DJPb Provinsi Lampung, Sekdaprov Marindo Bahas Implementasi Pembiayaan Kreatif untuk Dukung Pembangunan Lampung

Senin, 8 Juni 2026 - 04:28 WIB

Pendaftar SPMB SMA Unggulan Lampung Melonjak Jadi 34 Ribu, Disdikbud Sebut Kepercayaan Publik Meningkat

Berita Terbaru

Exit mobile version