Viral..!!! Bendera One Piece Berkibar Jelang HUT RI ke-80, Pegiat Demokrasi Sebut Bentuk Ekspresi Kekritisan Rakyat

- Redaksi

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 15:59 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Fenomena pengibaran bendera Jolly Roger, simbol ikonik dari serial manga dan anime populer One Piece, di berbagai daerah menjelang perayaan kemerdekaan menuai beragam respons. Di tengah kekhawatiran dari sejumlah pihak, Wahyu Hidayat, seorang pegiat dari Lampung Democracy Studies, menilai fenomena ini sebagai bentuk ekspresi demokrasi yang subtil dari masyarakat.

Sebelumnya, pengibaran bendera ini sempat menjadi sorotan setelah seorang pejabat publik menganggapnya sebagai provokasi yang berpotensi mengganggu stabilitas negara. Namun, pandangan tersebut dinilai terlalu berlebihan oleh banyak pihak, termasuk Wahyu Hidayat. Menurutnya, pengibaran bendera bajak laut Topi Jerami (Straw Hat Pirates) ini bukan sekadar tren tanpa makna.

“Secara esensi, pengibaran bendera One Piece ini tidak bisa dilihat hanya dari permukaannya. Bendera tersebut merepresentasikan semangat kebebasan, perlawanan terhadap tirani, dan pencarian ‘harta karun’ yang bisa diartikan sebagai harapan akan kesejahteraan dan keadilan,” jelas Wahyu saat dihubungi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, dalam konteks demokrasi, ekspresi simbolik seperti ini seringkali muncul sebagai cara masyarakat menyampaikan pesan tanpa harus secara frontal melakukan demonstrasi. Bendera bajak laut One Piece, dengan lambang tengkorak yang tersenyum dan mengenakan topi jerami, secara tidak langsung melambangkan perlawanan yang santai namun memiliki tujuan yang kuat.

“Di One Piece, bajak laut Topi Jerami bukanlah kelompok kriminal, melainkan kelompok yang membela yang lemah dan berjuang melawan kekuasaan korup. Nilai inilah yang mungkin secara tidak sadar diadopsi oleh masyarakat kita,” ujar Wahyu. “Jadi, alih-alih sebagai ancaman, ini justru merupakan indikasi bahwa masyarakat kita semakin kritis dan cerdas dalam mengekspresikan harapannya kepada pemerintah.”

Fenomena ini juga menunjukkan pergeseran cara pandang dalam berekspresi. Di era digital, referensi budaya pop seperti One Piece menjadi bahasa universal yang efektif untuk menyampaikan aspirasi. Wahyu menekankan bahwa pemerintah seharusnya melihat hal ini sebagai sinyal positif, bukan sebagai ancaman yang harus ditindak.

“Demokrasi yang sehat adalah demokrasi di mana rakyatnya bebas berekspresi, bahkan melalui simbol-simbol budaya pop sekalipun. Pihak yang mengkhawatirkan hal ini justru menunjukkan ketidakpahaman mereka terhadap dinamika sosial di era modern,” pungkasnya.

Dengan demikian, pengibaran bendera One Piece bisa dipahami sebagai sebuah refleksi dari nilai-nilai demokrasi yang sedang hidup dan beradaptasi di tengah masyarakat, di mana kebebasan berekspresi dan kritisisme dapat terwujud melalui cara-cara yang kreatif dan unik.(red)

Berita Terkait

Laksanakan Musrenbang Hybrid Parosil Mabsus Tegaskan Akses Menuju Lokasi Pendidikan Menjadi Skala Perioritas 2027
Hadiri Rakornas 2026, Bupati–Wakil Bupati Lampung Barat Tegaskan Siap Jalankan Arahan Presiden Prabowo
LP Penipuan Suami Anggota DPRD Lamsel Naik Penyidikan, Polisi Diminta Tetapkan Tersangka
Mobil Camat Sukau Terlibat Kecelakaan Pemotor Tewas
Bupati Lampung Barat Tegaskan Komitmen Lestarikan Seni Budaya di Era Digital
Desa Rantau Jaya Udik Bangun Jalan Telford dan TPT, Kades Agus Saleh Dorong Pemerataan Infrastruktur
Laskar Lampung Ajak Seluruh Institusi Kompak Jalankan InGub “Kamis Beradat”
Wasekjend PP GP Ansor Apresiasi Pelatihan Paralegal LBH Ansor Lampung
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:08 WIB

Tegas…!, Parosil Minta Seluruh Kader PDI Perjuangan Lambar Aktif Turun ke Akar Rumput Bantu Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:02 WIB

Darlian Pone Kembalikan Formulir Pendaftaran Calon Ketua Golkar Way Kanan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:51 WIB

Gelar Audiensi Bersama BPJS dan Dinkes Provinsi Lampung, Bupati Pesibar Perkuat Sistem Pelayanan Kesehatan

Kamis, 15 Januari 2026 - 04:13 WIB

Pemkab Pringsewu Peringati Hari Desa Nasional 2026

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:10 WIB

Berlakunya KUHP dan KUHAP BARU, 2 Januari 2026, dan Penerapan Asas Lex Favor Reo .

Selasa, 30 Desember 2025 - 11:20 WIB

Navara City Park Imbau Pengunjung Tidak Membawa dan Nyalakan Petasan saat Malam Pergantian Tahun

Minggu, 28 Desember 2025 - 21:20 WIB

Di Antara Deru Kapal dan Antrean Kendaraan, Polisi Hadirkan Kehangatan Lewat Kopi Gratis di Pelabuhan

Rabu, 24 Desember 2025 - 06:01 WIB

Didampingi Wabup, Bupati Parosil Beri Bantuan Warga Korban Musibah Kebakaran

Berita Terbaru

BERITA

Mobil Camat Sukau Terlibat Kecelakaan Pemotor Tewas

Selasa, 3 Feb 2026 - 08:44 WIB

Exit mobile version