Peringati Hari Santri 2025, UIN Raden Intan Gelar Apel dan Istighosah

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 03:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) memperingati Hari Santri Nasional 2025 dengan penuh khidmat di halaman Gedung Academic & Research Center, Rabu (22/10/2025).

Seluruh sivitas akademika UIN RIL hadir dalam apel yang juga diikuti oleh para mahasantri Ma’had Al Jami’ah. Nuansa santri begitu terasa, peserta mengenakan pakaian putih dengan sarung dan peci bagi laki-laki, dan perempuan menyesuaikan.

Apel Hari Santri juga diiringi lantunan hadroh dari Ma’had Al Jami’ah. Kegiatan ini turut disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi UIN RIL.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apel dipimpin oleh Rektor Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., yang bertindak sebagai pembina upacara. Dalam kesempatan itu, Rektor membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia.

Mengawali amanat tersebut, disampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya 67 santri dalam musibah yang menimpa Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. 

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita semua berduka, bangsa ini berduka. Semoga seluruh korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan iman,” ucapnya.

Peringatan Hari Santri tahun ini bertepatan dengan satu dekade sejak pertama kali ditetapkan pemerintah pada 2015. Tahun 2025 mengusung tema Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia. Tema ini mencerminkan tekad santri untuk tidak hanya menjadi penjaga kemerdekaan, tetapi juga penggerak kemajuan dan pembawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin di kancah global.

Baca juga:  UIN Raden Intan Lampung Jalin Kerja Sama dengan Onework Solutions Malaysia

Rektor menyampaikan, pesantren telah menjadi pusat pendidikan jauh sebelum Indonesia merdeka. Dari pesantren lahir generasi yang tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual. 

“Dari rahim pesantren, lahir para tokoh besar bangsa ini, mulai dari pejuang kemerdekaan hingga pemimpin umat. Kini banyak santri yang telah berkiprah di level internasional, membawa nama baik Indonesia di kancah dunia,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa santri masa kini harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Santri sekarang tidak hanya menguasai kitab kuning, tetapi juga harus menguasai teknologi, sains, dan bahasa dunia. Dunia digital harus menjadi ladang dakwah baru bagi para santri,” lanjutnya.

Dalam pesannya kepada seluruh santri Indonesia, ia menekankan pentingnya ilmu dan akhlak.

“Jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Rawatlah tradisi pesantren, tetapi juga peluklah inovasi zaman. Tanamlah ilmu dengan sungguh-sungguh, hormati guru dan kiai, cintai Tanah Air. Karena dari tangan para santrilah masa depan Indonesia akan ditulis,” ujarnya menutup amanat.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan istighosah dan doa bersama di Masjid Safinatul Ulum. Rektor menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi wujud doa bersama bagi para korban musibah Pesantren Al-Khoziny dan permohonan agar bangsa Indonesia dijauhkan dari marabahaya.

“UIN Raden Intan Lampung sebagai bagian dari dunia pesantren di bawah Kementerian Agama turut memanjatkan doa agar kampus ini terus tumbuh mendunia, bertambah guru besarnya, meningkat kualitas mahasantri dan mahasiswanya, serta membawa manfaat yang besar bagi masyarakat,” ungkapnya.

Istighosah dipimpin oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Prof. Dr. H. Abdul Syukur, M.Ag., serta doa oleh Dekan Fakultas Adab Dr. H. Ahmad Bukhari Muslim, Lc., M.A.  

Baca juga:  Mahasiswa Fakultas Syariah UIN RIL Lolos Peserta Konferensi Hukum di Undip

Berita Terkait

DKD Lampung Dorong Pemerataan Program Pramuka Penegak Pandega
Apresiasi Alumni terhadap Kepemimpinan Visioner Prof. Wan Jamaluddin di UIN Raden Intan Lampung
Prof. Wan Jamaluddin Masuk Deretan 5 Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Paling Populer di Awal 2026
Lewat Beauty Class, KOPRI PMII Dorong Perempuan Hargai Diri Sendiri
KOPRI PKC PMII Lampung Gelar Tanam Pohon di Way Kambas, Dukung Lampung Timur sebagai Kabupaten Konservasi
Peringati Harlah ke-58, KOPRI Lampung Gandeng Pemerintah Provinsi Berantas Kekerasan Seksual
Komisi X DPR RI: Kampus Harus Bebas dari Perundungan dan Kekerasan
Majelis Jum’at Klasika: Bencana Ekologis, Alam Menghukum atau Sistem yang Gagal?
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:25 WIB

Jalankan Eksekusi Putusan, Kejari Lamsel Terima Pembayaran Denda Kasus Pemalsuan Ijazah Oknum Anggota DPRD

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:48 WIB

Aktivis Bersatu Pertanyakan Arah Periode Ke 2 Bunda Eva “Bandar Lampung Mau Dibawa Kemana???”

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:39 WIB

Tutup Karama XV, Wakil Rektor II Pesankan Mahasantri Bangun Kebiasaan Baik

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:32 WIB

Laskar Lampung Ultimatum Wali Kota Bandar Lampung Sepekan Selesaikan Masalah Banjir

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:09 WIB

Terbang ke Aceh Tengah, Ketua KNPI Lampung Bung Iqbal Ardiansyah Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Bandang

Senin, 2 Maret 2026 - 16:56 WIB

BPK RI Lampung Diduga “Masuk Angin”, OPD Kecil Jadi Target Audit, OPD Besar Tak Tersentuh

Senin, 2 Maret 2026 - 13:55 WIB

Dugaan Pengkondisian dan Setoran Proyek Merajalela, Gubernur Mirza Diminta Segera Copot Kadis BMBK

Senin, 2 Maret 2026 - 12:27 WIB

Pelaku Pembunuhan Di Sukau Terancam Hukuman Mati

Berita Terbaru