Ketua DPRD Lampung Tegaskan Dukungan Hilirisasi Kakao Berbasis Agroforestry

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A. menegaskan komitmen DPRD Provinsi Lampung dalam mendukung penguatan hilirisasi kakao berbasis agroforestry sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup di Provinsi Lampung.

Penegasan tersebut disampaikan Ketua DPRD Provinsi Lampung dalam pertemuan bersama Pemerintah Provinsi Lampung, PT Olam Indonesia, dan Partnerships for Forests (P4F) bertempat di Taman Santap Rumah Kayu, Jalan Arif Rahman Hakim, Bandar Lampung. (Selasa, 27/1/ 2026)

Menurut Ahmad Giri Akbar, pengembangan komoditas kakao melalui pendekatan agroforestry sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah yang menitikberatkan pada peningkatan nilai tambah komoditas unggulan berbasis potensi lokal, pemberdayaan masyarakat, serta penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan mitra pembangunan menjadi kunci keberhasilan dalam memperkuat hilirisasi kakao sekaligus menjaga fungsi ekologis kawasan hutan.

Baca juga:  Anggota DPRD Lampung Diah Dharma Yanti. SH., MH. Hadiri FGD Bahas Perzinahan, Kohabitasi dan Nikah Sirih dalam Perspektif KUHP Nasional

“DPRD Provinsi Lampung mendukung penuh pengembangan kakao berbasis agroforestry karena tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi petani, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan. Kolaborasi multipihak seperti ini harus terus diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” ujar Ahmad Giri Akbar.

Program hilirisasi kakao berbasis agroforestry ini direncanakan mencakup pengembangan lahan seluas kurang lebih 35.000 hektare dan melibatkan sekitar 18.000 petani yang tersebar di Kabupaten Pesawaran, Lampung Timur, Lampung Tengah, dan Tanggamus melalui skema Perhutanan Sosial. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kakao, memperluas akses pasar, serta memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi petani.

Baca juga:  Wagub Lampung Dorong PMII Jadi Motor Penggerak Kedaulatan Pangan

Ketua DPRD Lampung juga menekankan pentingnya percepatan implementasi Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani agar manfaat program dapat segera dirasakan oleh masyarakat. DPRD Provinsi Lampung, lanjutnya, berkomitmen menjalankan fungsi dukungan kebijakan dan pengawasan guna memastikan pelaksanaan program berjalan secara transparan, akuntabel, serta berpihak kepada kepentingan petani dan kelestarian lingkungan.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Provinsi Lampung hadir bersama Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, serta didampingi oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung. Turut hadir perwakilan UK Foreign, Commonwealth & Development Office (FCDO) dan Partnerships for Forests (P4F), yakni Mandar Trivedi selaku Forest and Land Use Investment Adviser UK FCDO London dan Widya Anantya sebagai Program Manager UK FCDO London Embassy Jakarta.

Baca juga:  Pick Up Isuzu Hantam Peseda Motor di Lampung Barat, Pengendara Motor dan Rekan nya MD

Selain itu, hadir pula jajaran Partnerships for Forests (P4F) yang terdiri atas Katie McCoy (P4F Team Leader), Lorence Gratrix (P4F Grants Fund Manager), Martin Belcher (P4F MEL Lead), Widharmika Agung (P4F SEA Regional Director), Jeremiah Bentum (P4F SEA Regional Manager), Hanny Chrysolite (P4F SEA Investment Manager), Irhammaula (P4F SEA MEL Lead), Suciati Agustin (P4F SEA Grants Officer), serta Alhamdu Ramadhan (P4F SEA Project Officer) dari Palladium/P4F dan Systemiq/P4F.

DPRD Provinsi Lampung berharap sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan mitra pembangunan ini dapat menjadi model pembangunan pertanian berkelanjutan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan hidup di Provinsi Lampung.

Berita Terkait

Tepati Janji, Pemprov Lampung Selesaikan Tunda Bayar TA 2025
Gelar IPWK, Yuti Rama Yanti Ajak Masyarakat Aktualisasikan Dalam Kehidupan Sehari-hari
Target Nol Putus Sekolah 2026, Pemprov Lampung Perkuat Penelusuran Data hingga Kabupaten/Kota
HUT Satpol PP ke-76: Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dorong Satuan Polisi Pamong Praja Jadi Penegak Perda yang Tegas, Humanis dan Mampu Lindungi serta Mengayomi Masyarakat
Kabag Kesra Bandar Lampung Ucapakan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H
Sambut Ramadhan 1447 H, Ini Pesan dan Harapan Laskar Lampung
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Apresiasi Sinergi Kesiapan Angkutan Lebaran 2026
Ketua DPRD Provinsi Lampung dan Gubernur Lampung Ikuti Rapat Kesiapan Angkutan Lebaran 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:48 WIB

Tepati Janji, Pemprov Lampung Selesaikan Tunda Bayar TA 2025

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:14 WIB

Gelar IPWK, Yuti Rama Yanti Ajak Masyarakat Aktualisasikan Dalam Kehidupan Sehari-hari

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:14 WIB

Target Nol Putus Sekolah 2026, Pemprov Lampung Perkuat Penelusuran Data hingga Kabupaten/Kota

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:43 WIB

HUT Satpol PP ke-76: Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dorong Satuan Polisi Pamong Praja Jadi Penegak Perda yang Tegas, Humanis dan Mampu Lindungi serta Mengayomi Masyarakat

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:04 WIB

Kabag Kesra Bandar Lampung Ucapakan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:04 WIB

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Apresiasi Sinergi Kesiapan Angkutan Lebaran 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 07:57 WIB

Ketua DPRD Provinsi Lampung dan Gubernur Lampung Ikuti Rapat Kesiapan Angkutan Lebaran 2026

Senin, 16 Februari 2026 - 08:14 WIB

Anggota DPRD Lampung H. Seh Ajeman, S.Ag Reses di Pekon Sinar Jawa

Berita Terbaru