Bambang Kusmanto Sampaikan Pandangan Umum Fraksi “ADEM” di Paripurna DPRD Lampung Barat

- Redaksi

Senin, 10 November 2025 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Kabupaten Lampung Barat menggelar rapat paripurna pada Senin, (10/11/2025), Fraksi Amanat Demokrat (ADEM) menyampaikan pandangan umum terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026.

Pandangan tersebut dibacakan langsung oleh Bambang Kusmanto, anggota DPRD dari Fraksi ADEM.

Dalam penyampaiannya, Bambang menegaskan komitmen Fraksi ADEM untuk memastikan arah kebijakan fiskal daerah berpihak pada rakyat dan selaras dengan prinsip transparansi, efisiensi, serta akuntabilitas anggaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anggaran bukan sekadar angka dalam dokumen keuangan, melainkan wujud nyata dari keberpihakan pemerintah kepada masyarakat,”. Ucap Bambang

Fraksi ADEM menyoroti pentingnya penerapan anggaran berbasis kinerja, yang tidak hanya fokus pada pengeluaran, tetapi juga pada hasil nyata dari setiap program dan kegiatan.

Baca juga:  MRL Mahasiswa di Pringsewu ditangkap Polisi, "Kepergok Curi Puluhan Pakaian Dalam Teman Wanitanya"

Menurutnya, Bambang menekankan bahwa efektivitas anggaran harus diukur dari sejauh mana program pemerintah berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu perhatian utama Fraksi ADEM adalah masih tingginya ketergantungan Lampung Barat terhadap dana transfer pusat, sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) belum menunjukkan peningkatan signifikan.

“Kami mendorong pemerintah daerah untuk menggali potensi lokal seperti sektor pertanian, pariwisata, dan hasil hutan bukan kayu agar menjadi sumber PAD baru tanpa membebani masyarakat, “. Ucap bambang.

Selain itu, pihaknya juga menyoroti penurunan signifikan belanja daerah dalam RAPBD 2026, terutama pada sektor belanja modal yang mengalami penurunan hingga Rp77,7 miliar lebih.

Baca juga:  Dugaan Kepala Desa Langgar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Masyarakat Sabangi LBH dan PERS

Tentunya Kondisi ini dinilai dapat berdampak pada pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan dan jaringan irigasi yang merupakan komponen vital dalam menopang perekonomi masyarakat pedesaan.

Bambang menekankan agar pemerintah menjamin pelayanan publik di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar tetap berjalan optimal, meskipun terjadi penyesuaian anggaran.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap belanja tidak terduga (BTT) agar tidak menjadi dana mengendap tanpa manfaat langsung bagi masyarakat.

Tak kalah penting, Fraksi ADEM memberikan catatan terkait penyertaan modal daerah senilai Rp17,4 miliar. Bambang meminta agar setiap penyertaan modal kepada BUMD dilakukan dengan prinsip produktivitas dan menghasilkan manfaat ekonomi nyata.

Baca juga:  Dorong Status Tanggap Darurat, Anggota DPRD Soroti Banjir Berulang di Bandar Lampung 

“Penyertaan modal tidak boleh hanya bersifat seremonial. Harus ada hasil, ada dividen, dan ada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat,” Tegasnya.

Menutup pandangan umumnya, Bambang Kusmanto menyampaikan apresiasi atas kerja keras pemerintah daerah dalam menyusun RAPBD di tengah tantangan fiskal.

Namun pihaknya juga menegaskan, bahwa anggaran harus berpihak pada rakyat bukan hanya sekedar angka di dokumen keuangan.

“Kami berharap seluruh alokasi anggaran benar benar mencerminkan semangat efesiensi, transparasi, dan akuntabilitas, serta di arahkan untuk mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Lampung Barat”, Pungkasnya.

Semoga pembahasan RAPBD ke depan menghasilkan keputusan terbaik yang berpihak pada rakyat dan membawa kemajuan bagi Lampung Barat. (Aldi)

Berita Terkait

Laskar Lampung dan PERBATI Lampung Gelar “Laskar Lampung Boxing Cup” Perebutkan Piala Gubernur 2026
PW GP Ansor Lampung Dukung Ketegasan Kapolda Tindak Pelaku Begal dan Curanmor
Polda Lampung dan KNPI Solid Berantas Judi Online dan BBM Ilegal
DPW APPSI Lampung Siapkan Bantuan Hukum Untuk Pedagang Pasar di 15 Kabupaten/Kota
Majelis Hakim PN Tanjungkarang Vonis Wahyudi dan Fadli 7 Bulan 20 Hari
Relawan Gesit Lampung Rayakan Milad Pertama dengan Family Gathering di Pantai Cakra Pesawaran
UU PRT: Akhir Penantian Dua Dekade yang Belum Usai
Sinergi Putera Daerah: Lampung Preneur Hub Perkuat Basis Kebijakan Ekonomi Bersama Zulkifli Hasan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:21 WIB

Tahta Tanpa Wingman: Tragedi Komedi Kepemimpinan di Kabupaten Way Kanan

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:38 WIB

Pelatihan Paralegal LBH Ansor Lampung Dinilai Langkah Strategis Pendidikan Hukum

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:57 WIB

Lelah Menunggu Pemerintah, Warga Triharjo Cor Jalan Swadaya untuk Kelima Kalinya

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:52 WIB

Broken Strings : Memahami Grooming Sebagai Kejahatan, Bukan Relasi Pribadi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:55 WIB

Pilkada Melalui DPRD: Kemunduran Demokrasi Yang Mengkhawatirkan, Hak Rakyat Mulai Dikebiri

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:11 WIB

Apresiasi Alumni terhadap Kepemimpinan Visioner Prof. Wan Jamaluddin di UIN Raden Intan Lampung

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:06 WIB

JALAN BARU GERAKAN RAKYAT : DARI KESADARAN OBJEK MENUJU KESADARAN SUBJEK

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:51 WIB

Efisiensi atau Pembajakan Mandat? Polemik Pilkada via DPRD

Berita Terbaru