“Desak Indonesia Keluar dari BoP” – PB PMII Kepung Istana Negara dan Kedubes AS Tegaskan Kedaulatan Nasional

- Redaksi

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Negara dan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta pada Selasa (10/3). Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum PB PMII, M. Shofiyulloh Cokro bersama ratusan kader PMII dari berbagai wilayah.

Aksi ini merupakan bentuk sikap tegas PB PMII terhadap dinamika geopolitik global yang dinilai semakin mengancam kedaulatan ekonomi, data, dan sumber daya alam Indonesia, serta sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan kemanusiaan dan keadilan global.

Dalam orasinya, Ketua Umum PB PMII, M. Shofiyulloh Cokro, menegaskan bahwa Indonesia harus berdiri tegak sebagai negara berdaulat yang tidak tunduk pada kepentingan politik dan ekonomi global yang merugikan rakyat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Indonesia tidak boleh menjadi bagian dari skema global yang justru melemahkan kedaulatan bangsa sendiri. Kita menolak segala bentuk tekanan politik dan ekonomi yang membuat Indonesia kehilangan kontrol atas perdagangan, data, maupun sumber daya alamnya,” tegas Cokro di hadapan massa aksi.

Baca juga:  Edi Novial Kembali Nahkodai PMI Lambar, Bupati Parosil Jadi Pelindung

PB PMII juga mendesak pemerintah Indonesia untuk segera keluar dari Board of Peace (BOP) yang dinilai berpotensi menjadi instrumen kepentingan geopolitik negara-negara besar. Menurut Cokro, kebijakan luar negeri Indonesia harus kembali berpijak pada prinsip kemandirian nasional dan politik bebas aktif yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

Selain itu, PB PMII menyampaikan sejumlah tuntutan dalam aksi tersebut. Pertama, mendesak pemerintah Indonesia untuk menghentikan kerja sama perdagangan yang merugikan melalui skema Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang dinilai dapat membuka celah dominasi ekonomi asing terhadap pasar domestik.

Kedua, PB PMII secara tegas menolak seluruh bentuk aset dan ekspansi industrialisasi yang terafiliasi dengan kepentingan Israel di berbagai sektor ekonomi. Menurut PB PMII, sikap tersebut merupakan bagian dari konsistensi dukungan Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina dan penolakan terhadap praktik penjajahan serta penindasan.

Baca juga:  Ketua DPRD Provinsi Lampung Hadiri Pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir Polresta Bandar Lampung

Ketiga, PB PMII menekankan pentingnya kedaulatan data nasional di tengah meningkatnya dominasi perusahaan teknologi global. Indonesia, menurut mereka, tidak boleh kehilangan kontrol terhadap data warganya yang kini menjadi komoditas strategis dalam ekonomi digital dunia.

Keempat, PB PMII mendesak komunitas internasional untuk segera menghentikan genosida dan memperkuat penegakan hak asasi manusia secara nyata, bukan sekadar retorika diplomatik.

Kelima, PB PMII juga meminta pemerintah Indonesia meninjau kembali hubungan bilateral yang berkaitan dengan kebijakan tarif ekspor-impor antara Amerika Serikat dan Israel yang dinilai berpotensi merugikan posisi perdagangan negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Baca juga:  Laskar Lampung Minta Peserta Munas HIPMI Jaga Kondusifitas, Oknum Provokator Diingatkan Putar Arah

Terakhir, PB PMII menegaskan bahwa kedaulatan sumber daya alam harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan ekonomi nasional.

“Sumber daya alam Indonesia adalah milik rakyat Indonesia. Tidak boleh ada skema perdagangan, investasi, atau tekanan geopolitik yang membuat bangsa ini kehilangan kendali atas kekayaan alamnya sendiri,” ujar Cokro.

PB PMII menegaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari komitmen gerakan mahasiswa untuk terus mengawal kebijakan nasional agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat, keadilan global, serta nilai-nilai kemanusiaan.

Aksi berlangsung secara tertib dengan pengawalan aparat keamanan. PB PMII juga menyatakan akan terus melakukan konsolidasi gerakan mahasiswa dan masyarakat sipil untuk memastikan bahwa kedaulatan Indonesia tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik dunia yang semakin kompleks.

Berita Terkait

Gubernur Mirza Pimpin Rapat Pengembangan Ekonomi Daerah, Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dan Dukung Target Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045
Jelang Sertijab Akhir Juni 2026, Danbrigif 4 BS Kolonel Marinir Supriadi Tarigan Pamit, Gubernur Mirza Beri Apresiasi atas Dedikasi dalam Mendukung Pembangunan Lampung
Sekdaprov Marindo Kurniawan Hadiri Rapat Paripurna DPRD terkait Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah Provinsi Lampung Tahun 2026
DPRD Lampung Komisi V Apresiasi SPMB 2026, Transparansi dan Sistem Real Time Dinilai Jadi Terobosan Dinas Pendidikan Yang Sukses
Sekdaprov Lampung: Belanja Wajib, Jadi Prioritas Utama APBD
Riza Fahlevi Resmi Nahkodai PKB Pesisir Barat Masa Bakti 2026–2031
Wagub Jihan Dorong IPM Lampung Jadi Pelopor Peningkatan SDM dan Pembangunan Daerah
Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RSUD KH M Tohir Di Kabupaten Pesisir Barat
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:59 WIB

Gubernur Mirza Pimpin Rapat Pengembangan Ekonomi Daerah, Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dan Dukung Target Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:49 WIB

Jelang Sertijab Akhir Juni 2026, Danbrigif 4 BS Kolonel Marinir Supriadi Tarigan Pamit, Gubernur Mirza Beri Apresiasi atas Dedikasi dalam Mendukung Pembangunan Lampung

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:39 WIB

Sekdaprov Marindo Kurniawan Hadiri Rapat Paripurna DPRD terkait Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah Provinsi Lampung Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:00 WIB

DPRD Lampung Komisi V Apresiasi SPMB 2026, Transparansi dan Sistem Real Time Dinilai Jadi Terobosan Dinas Pendidikan Yang Sukses

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:28 WIB

Sekdaprov Lampung: Belanja Wajib, Jadi Prioritas Utama APBD

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Wagub Jihan Dorong IPM Lampung Jadi Pelopor Peningkatan SDM dan Pembangunan Daerah

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:43 WIB

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RSUD KH M Tohir Di Kabupaten Pesisir Barat

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:35 WIB

Percepat Realisasi Industri Bioetanol di Lampung, Gubernur Lampung Dampingi Wamen Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu Tinjau Calon Lokasi Pabrik Bioetanol di Tegineneng, Pesawaran

Berita Terbaru