Fakultas Saintek UIN Raden Intan Lampung Gelar Konferensi Internasional Perdana

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 18:46 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggelar konferensi internasional perdananya bertajuk 1st International Conference on Halal, Science, Technology and Innovation (IC-HaSTI), dengan tema “Bridging Data Science, Information System, Chemistry and Biology for a Sustainable Global Halal System.” Kegiatan berlangsung di Ballroom UIN RIL Rabu (5/11/2025).

Acara ini menjadi tonggak penting bagi Fakultas Saintek yang baru diresmikan tahun 2025. Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., membuka kegiatan sekaligus menyampaikan apresiasi kepada fakultas muda tersebut yang telah berhasil menyelenggarakan konferensi internasional berskala global.

Dalam sambutannya, Rektor mengatakan bahwa konferensi ini merupakan langkah penting dalam pengembangan ekosistem halal yang tidak hanya berfokus pada aspek kehalalan, tetapi juga mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu seperti data science, sistem informasi, kimia, dan biologi. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Integrasi lintas disiplin tersebut, menurutnya, menjadi kunci dalam menciptakan inovasi berkelanjutan yang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat global.

Rektor juga menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam memperkuat riset halal.

“Industri halal kini telah memasuki era baru. Halal tidak lagi terbatas pada produk makanan, tetapi telah meluas ke sektor farmasi, kosmetik, pariwisata, energi, logistik, hingga keuangan syariah. Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia memiliki potensi besar untuk menjadi rujukan global dalam pengembangan industri halal,” ujarnya.

Rektor lulusan Rusia itu juga menyampaikan apresiasi kepada Tomsk State University (TSU), Rusia, yang telah mendukung pengembangan Fakultas Saintek UIN RIL selama tiga tahun terakhir.

“Kerja sama ini menunjukkan pentingnya sinergi internasional dalam membangun riset dan inovasi yang berlandaskan nilai spiritual, ilmu pengetahuan, dan keberlanjutan lingkungan,” katanya.

Konferensi menghadirkan tiga narasumber, yakni Prof. Artyom Rykun (Vice-Rector for International Affairs, Tomsk State University, Rusia); Dr. Acharee Suksuwan, Ph.D. (Researcher, The Halal Science Center, Chulalongkorn University, Thailand) yang hadir secara daring; serta Dr. Yuni Satitiningrum (Dosen Mikrobiologi dan Auditor Halal UIN RIL).

Hadir mewakili Pemerintah Provinsi Lampung, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ridwan Sahadi, menyampaikan apresiasi kepada UIN Raden Intan Lampung melalui Fakultas Saintek atas penyelenggaraan konferensi ini. 

“Konsep halal kini telah menjadi bagian dari ekosistem global, bukan hanya urusan keagamaan, tetapi juga standar kualitas, keamanan, dan keberlanjutan. Melalui konferensi ini, kita harap lahir ide dan rekomendasi kebijakan yang memperkuat posisi Lampung dan Indonesia dalam pengembangan industri halal berbasis sains dan teknologi,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen mendukung riset yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, serta mendorong kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat.

“Mari jadikan Lampung sebagai ruang tumbuh inovasi halal, tempat lahirnya gagasan-gagasan baru untuk kemajuan bangsa,” tutupnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Saintek, Prof. Andi Thahir, M.A., Ed.D., dalam laporannya menyebutkan bahwa konferensi ini melibatkan 18 guru, 37 presenter, dihadiri oleh 190 mahasiswa baru Fakultas Saintek, serta menampilkan Academic Expo yang diikuti oleh 12 peserta dari empat program studi dan unit kegiatan mahasiswa yang menampilkan karya inovasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Prof. Andi menjelaskan, IC-HaSTI menjadi wadah diseminasi riset, penguatan jejaring akademik, dan pengembangan mahasiswa dalam bidang sains dan industri halal.

“Thailand bisa menjadi pusat industri halal karena dukungan perguruan tinggi, sistem sertifikasi yang kuat, dan riset berbasis laboratorium. Kita berharap UIN Raden Intan Lampung juga berkontribusi nyata dalam membangun ekosistem halal yang berkelanjutan, sejalan dengan visinya sebagai kampus hijau berkelanjutan,” katanya.

Prof. Artyom Rykun dalam sesinya memaparkan capaian TSU yang kini masuk 100 besar universitas dunia versi QS Best Student Cities, serta peringkat pertama untuk internasionalisasi di antara universitas Rusia. Ia juga menyebut beberapa peneliti TSU merupakan penerima Nobel.

Ia menambahkan bahwa TSU telah lama menjalin kerja sama dengan UIN RIL, termasuk dukungan terhadap pendirian Fakultas Saintek serta berbagai riset bersama di bidang biosidenanomaterial, dan produk halal.

Sebagai tindak lanjut kerja sama, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Protocol of Intent antara UIN Raden Intan Lampung dan Tomsk State University Rusia, yang disepakati langsung oleh Rektor Prof. Wan Jamaluddin dan Prof. Artyom Rykun.

Kesepakatan ini mencakup rencana pendirian joint research laboratory on halal standards di UIN RIL.

Adapun Dr. Acharee Suksuwan memaparkan tentang ekosistem halal di Thailand. Sementara Dr. Yuni Satitiningrum membahas relevansi global konsep halalan thayyiban yakni integrasi antara aspek kehalalan dan kualitas produk pangan yang menjamin keamanan, kemurnian, dan keberlanjutan dalam sistem pangan modern.

“Halal berarti sesuai hukum Islam, sementara thayyib berarti murni, bersih, sehat, dan aman. Integrasi keduanya menjamin legalitas sekaligus kualitas produk,” pungkas Yuni.

Berita Terkait

LDS Hadir sebagai Narasumber dalam Pelatihan Kepemimpinan, Bahas Ruang Publik dan Aktivitas Politik Demokratis di Kampus
SMP Wijaya Kusuma Hadirkan Budidaya Ikan Lele sebagai Sarana Edukasi Inovatif
Lanjutkan Sinergi, Rektor dan Pimpinan Baru UIN RIL Audiensi dengan Walikota Bandar Lampung
Posko Masjid Ramah Pemudik UIN RIL Berikan Pelayanan Humanis
UIN Raden Intan Lampung Gandeng Masjid Raya Airan Dirikan Posko Ramah Pemudik
UIN RIL– UNM Implementasi Kerja Sama Lewat Diskusi Buku Sejarah Bangsa
Rumah Film KPI Putar Perdana Karya Film ‘Teguh’
PW IPPNU Lampung Audiensi dengan Kakanwil Kemenag, Perkuat Sinergi Literasi dan Moderasi Beragama
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:00 WIB

Andan Jejama: Spirit Kepemudaan dalam Membangun Pesawaran

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:59 WIB

Gubernur Mirza Pimpin Rapat Pengembangan Ekonomi Daerah, Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dan Dukung Target Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:49 WIB

Jelang Sertijab Akhir Juni 2026, Danbrigif 4 BS Kolonel Marinir Supriadi Tarigan Pamit, Gubernur Mirza Beri Apresiasi atas Dedikasi dalam Mendukung Pembangunan Lampung

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:39 WIB

Sekdaprov Marindo Kurniawan Hadiri Rapat Paripurna DPRD terkait Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah Provinsi Lampung Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:28 WIB

Sekdaprov Lampung: Belanja Wajib, Jadi Prioritas Utama APBD

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:47 WIB

Riza Fahlevi Resmi Nahkodai PKB Pesisir Barat Masa Bakti 2026–2031

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Wagub Jihan Dorong IPM Lampung Jadi Pelopor Peningkatan SDM dan Pembangunan Daerah

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:43 WIB

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RSUD KH M Tohir Di Kabupaten Pesisir Barat

Berita Terbaru

BERITA

Andan Jejama: Spirit Kepemudaan dalam Membangun Pesawaran

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:00 WIB

Exit mobile version