Giri menegaskan bahwa misi Indonesia Emas 2045 harus disukseskan oleh pemerintah daerah, termasuk Lampung. Untuk itu, ia mendorong seluruh komisi di DPRD yang bermitra dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bersinergi mewujudkan target tersebut.
“Pemda dan DPRD Lampung harus bersinergi. Semua elemen harus menurunkan ego sektoral masing-masing. Dengan kerja bersama, misi besar itu bisa dicapai,” ujar Giri saat Kick Off Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 di Balai Keratun, kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Giri optimistis menjelang 2029, pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 8 persen dan angka kemiskinan turun hingga 5 persen. Ia mencontohkan program makan bergizi gratis yang dapat mempercepat penurunan angka kemiskinan jika tenaga kerjanya diambil dari keluarga prasejahtera.
Namun, Giri menekankan konsep yang dipaparkan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal akan tercapai jika semua kabupaten/kota memiliki program yang selaras. Keselarasan program daerah dinilai akan mengakselerasi pembangunan yang bermuara pada kesejahteraan rakyat.
Giri memastikan akan mengorkestrasi kekuatan di DPRD agar misi tersebut tercapai melalui kemitraan harmonis antara setiap komisi dan OPD.
Data Kemiskinan Lampung
Mengutip data BPS Lampung yang dipaparkan Kepala BPS Lampung Ahmadriswan Nasution, persentase penduduk miskin pada September 2024 tercatat 10,62 persen, menurun 0,07 persen poin dibanding Maret 2024 dan turun 0,49 persen poin dibanding Maret 2023.
Jumlah penduduk miskin pada September 2024 sebanyak 939,30 ribu orang, berkurang 1,9 ribu orang dibanding Maret 2024 dan turun 31,37 ribu orang dibanding Maret 2023.
Persentase penduduk miskin perkotaan pada September 2024 mencapai 7,91 persen, menurun 0,27 persen dibanding Maret 2024. Sementara persentase penduduk miskin perdesaan sebesar 12,04 persen, meningkat 0,07 persen dibanding Maret 2024.
