Mahasantri Didorong Bangun Reputasi dan Personal Branding Melalui Pelatihan Content Creator

- Redaksi

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 12:35 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Puluhan pengurus mahasantri Ma’had Al Jami’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) tampak antusias mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Content Creator dan Digital Marketing.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh unit Humas dan Kerja Sama UIN RIL ini berlangsung di Gedung Pusat Pengembangan Bahasa, Sabtu (11/10/2025).

Bimtek kali ini menghadirkan narasumber Merry Santika, S.E., seorang content creation course tutor dan affiliate marketing expert, sekaligus Founder Kursus Ngonten dan Affiliate Zerrin Academy.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala UPT Ma’had Al-Jami’ah, Dr. Ahmad Basyori, dalam sambutan pembuka menyampaikan pentingnya semangat untuk terus memajukan diri di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah positif untuk menyiapkan mahasantri agar mampu beradaptasi dan berkontribusi di dunia digital.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Humas dan Kerja Sama, Novrizal Fahmi, dalam pengantarnya menjelaskan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu membangun personal branding mahasantri.

Menurutnya, potensi mahasantri dan kegiatan positif di Mahad perlu dipublikasikan ke khalayak, baik melalui platform media sosial mahad maupun personal.Ia menegaskan, selain personal branding, publikasi kegiatan positif, inovasi, prestasi, serta konten yang bersifat edukatif dan inspiratif, dapat meningkatkan citra lembaga.

“Kami mengajak kerja kolaboratif antar unit, organisasi kemahasiswaan, dan mahasantri, tidak hanya untuk memperluas jangkauan informasi, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap reputasi kampus,” tambahnya.

Dalam materinya, Merry Santika membawakan topik “Mahasantri Goes Digital: Level Up Your Content, Boost Your Campus”. Ia mengajak para peserta untuk tidak terpaku pada jumlah pengikut, konten viral, atau penghasilan dari adsense. Menurutnya, seorang content creator sejatinya adalah pencerita, penerjemah, dan pembagi nilai di era digital.

“Menjadi content creator bukan soal seberapa canggih kameramu, tapi tentang nilai apa yang ingin kamu bagikan kepada dunia. Anda tidak perlu menjadi ahli dulu, cukup bagikan apa yang Anda tahu, dan itu sudah sangat bernilai bagi orang yang belum tahu,” ujarnya.

Merry menjelaskan bahwa menjadi content creator saat ini bukan lagi sekadar hobi, melainkan kebutuhan strategis di era digital. Ia menekankan bahwa perhatian kini menjadi mata uang paling berharga.

“Ngonten telah menjadi bahasa universal zaman sekarang. Dunia kerja menilai seseorang sejak dini, dan konten menjadi salah satu pintu dakwah yang paling luas,” paparnya.

Dengan demikian, ia mendorong mahasantri untuk memahami bahwa kemampuan menciptakan konten merupakan cara bertahan, bersaing, berkontribusi, dan berdakwah di masa kini. Lebih lanjut, Merry juga menyinggung soal pentingnya personal branding. Menurutnya, personal branding bukan soal menjadi artis atau selebgram, melainkan tentang reputasi.

“Reputasi inilah yang akan menentukan bagaimana dosen, teman, bahkan perekrut kerja memandang kamu. Sederhananya, personal branding adalah jawaban dari pertanyaan: kalau namamu disebut, orang akan langsung teringat apa?” jelasnya.

Alumni FEBI UIN RIL ini juga mengajak para mahasantri untuk saling berkolaborasi dan berjamaah dalam membuat konten positif. Menurutnya, semangat kebersamaan dapat memperkuat pesan dan dampak dari konten yang dihasilkan.

“Menjadi mahasiswa adalah sebuah kehormatan, sebuah amanah, dan sebuah kesempatan emas yang hanya datang sekali seumur hidup. Ini adalah waktu untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya, mempertanyakan segalanya, menemukan jati diri, dan yang terpenting, mulai memberikan dampak. Jangan sia-siakan status ini. Jadilah pelaku sejarah di zamanmu, bukan hanya penontonnya,” pesannya.

Selain Merry Santika, kegiatan Bimtek ini juga menghadirkan Syaiful Huda, S.Pd., yang bersama istrinya, Merry, berbagi pengalaman materi mengenai Digital Marketing and AI Automation. Sebelumnya, Syaiful juga menjadi narasumber pada kegiatan serupa yang digelar di Gedung Academic & Research Center UIN Raden Intan Lampung pada Kamis (9/10/2025).

Berita Terkait

DKD Lampung Dorong Pemerataan Program Pramuka Penegak Pandega
Apresiasi Alumni terhadap Kepemimpinan Visioner Prof. Wan Jamaluddin di UIN Raden Intan Lampung
Prof. Wan Jamaluddin Masuk Deretan 5 Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Paling Populer di Awal 2026
Lewat Beauty Class, KOPRI PMII Dorong Perempuan Hargai Diri Sendiri
KOPRI PKC PMII Lampung Gelar Tanam Pohon di Way Kambas, Dukung Lampung Timur sebagai Kabupaten Konservasi
Peringati Harlah ke-58, KOPRI Lampung Gandeng Pemerintah Provinsi Berantas Kekerasan Seksual
Komisi X DPR RI: Kampus Harus Bebas dari Perundungan dan Kekerasan
Majelis Jum’at Klasika: Bencana Ekologis, Alam Menghukum atau Sistem yang Gagal?
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:57 WIB

Ultimatum Laskar Lampung: Polda Jangan Main-Main, Kasus 387 Honorer Metro Diduga Kejahatan Terstruktur

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:47 WIB

Ketika Buku Menjadi Mimpi Terakhir: Tragedi YBR Membuka Tabir

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:34 WIB

Laksanakan Musrenbang Hybrid Parosil Mabsus Tegaskan Akses Menuju Lokasi Pendidikan Menjadi Skala Perioritas 2027

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:31 WIB

Hadiri Rakornas 2026, Bupati–Wakil Bupati Lampung Barat Tegaskan Siap Jalankan Arahan Presiden Prabowo

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:10 WIB

LP Penipuan Suami Anggota DPRD Lamsel Naik Penyidikan, Polisi Diminta Tetapkan Tersangka

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:24 WIB

Bupati Lampung Barat Tegaskan Komitmen Lestarikan Seni Budaya di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:28 WIB

Desa Rantau Jaya Udik Bangun Jalan Telford dan TPT, Kades Agus Saleh Dorong Pemerataan Infrastruktur

Kamis, 29 Januari 2026 - 20:06 WIB

Laskar Lampung Ajak Seluruh Institusi Kompak Jalankan InGub “Kamis Beradat”

Berita Terbaru

Exit mobile version