Pembukaan Latsar CPNS dan PPPK, Menag Pesan ASN Harus ISTIQOMAH

- Redaksi

Senin, 14 Juli 2025 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 56 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 29 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari UIN Raden Intan Lampung mengikuti pembukaan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS dan Orientasi PPPK secara daring, Senin (14/7/2025). Kegiatan ini digelar di Ruang Teater lantai 2 Gedung Academic and Research Center UIN RIL.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan nasional yang dipusatkan di Auditorium HM. Rasjidi Kementerian Agama (Kemenag) RI yang diselenggarakan oleh Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kemenag. Acara ini diikuti sekitar 48 ribu peserta dari seluruh Indonesia. 

Tema yang diusung yaitu Membangun SMaRT (Semangat Melayani, Responsif, dan Terpercaya) ASN dalam Mewujudkan Kementerian Agama yang Berdampak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, menyampaikan, menjadi ASN di lingkungan Kementerian Agama adalah sebuah tugas yang mulia. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

Baca juga:  DPRD Provinsi Lampung Dapil I Bandar Lampung Gelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila

“Menjadi ASN Kementerian Agama itu bukan sekadar menjalankan aturan formal, tapi juga menjaga posisi kita sebagai penjaga moral bangsa,” ujar Menag dari Jakarta.

Ia mengingatkan bahwa ekspektasi masyarakat terhadap ASN Kemenag sangat tinggi, bahkan digambarkan seperti malaikat yang tidak boleh berbuat salah.

Untuk itu, Menag menekankan pentingnya ASN menjadikan nilai-nilai dasar berAKHLAK sebagai pedoman dalam bekerja, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Selain itu, ia juga memperkenalkan akronim ISTIQOMAH sebagai nilai tambahan yang khas bagi ASN Kemenag. 

“I untuk Ikhlas, S untuk Sabar, T untuk Tawadhu (rendah hati), I untuk Istiqamah (teguh dalam prinsip), QO untuk Qona’ah (merasa cukup), M untuk Mutawasith (moderat), A untuk Adab, dan H untuk Hilmun (ceria),” jelas Menag.

Menag juga menyoroti pentingnya amanah sebagai benteng moral ASN. “Orang mukmin adalah orang yang merasa aman karena amanah. Seharusnya orang beriman itu amanah. Tidak mungkin mencuri dan korupsi kalau dia benar-benar beriman,” tegasnya.

Baca juga:  Desak Reshuffle Kabinet, Aktivis 98 Indonesia Gelar Retreat dan Konsolidasi

Ia berpesan agar ASN Kemenag meneladani Nabi Muhammad dan para tokoh sejarah yang hidupnya penuh prestasi karena menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan spiritual.

“Karier dan jabatan itu akan mengejar Anda, bukan Anda yang mengejarnya, selama Anda istiqomah,” tambahnya.

Menag juga menyinggung makna syukur yang seharusnya dimiliki ASN, tidak hanya dalam bentuk tahmid atau ucapan “alhamdulillah”, tapi juga dalam bentuk syakur yaitu menerima segala sesuatu dari Tuhan dengan lapang dada, termasuk ujian dan musibah.

“ASN Kemenag itu harus pada level syakur, bukan hanya syukur,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BMBPSDM Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani, mengatakan bahwa kegiatan Latsar dan orientasi ini menjadi bekal awal bagi para CPNS dan PPPK sebelum menjalankan tugas sebagai pelayan publik.

“Menjadi ASN bukan sekadar profesi. Ini amanah besar untuk melayani umat dengan tulus, responsif terhadap perubahan, dan integritas tanpa kompromi,” ujarnya.

Baca juga:  Ketua DPRD Lampung Hadiri Ujian Terbuka Promosi Doktor M. Firsada di UIN Lampung

Latsar CPNS dilaksanakan mulai 16 Juni 2025 dengan metode blended learning melalui platform MOOC (Massive Open Online Course), yang menggabungkan pembelajaran daring sinkron dan asinkron. Sesi klasikal akan dilaksanakan selama tiga hari di Balai atau Loka Diklat Keagamaan.

Sementara orientasi PPPK akan berlangsung dari 18 Agustus hingga 10 Oktober 2025 secara penuh daring melalui platform https://pjj.kemenag.go.id, dengan total 20 jam pelajaran dalam delapan sesi.

Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.A., Ph.D., menyampaikan harapannya agar para CPNS dan PPPK dapat menjalani proses pelatihan dengan sungguh-sungguh.

“Ini adalah langkah awal dalam pengabdian saudara-saudara sebagai ASN di Kementerian Agama khususnya di UIN Raden Intan Lampung . Ikuti seluruh proses dengan serius, tanamkan nilai-nilai integritas, dan jadikan semangat dalam bekerja,” kata Rektor. (An/NF)

Berita Terkait

Laskar Lampung dan PERBATI Lampung Gelar “Laskar Lampung Boxing Cup” Perebutkan Piala Gubernur 2026
PW GP Ansor Lampung Dukung Ketegasan Kapolda Tindak Pelaku Begal dan Curanmor
Polda Lampung dan KNPI Solid Berantas Judi Online dan BBM Ilegal
DPW APPSI Lampung Siapkan Bantuan Hukum Untuk Pedagang Pasar di 15 Kabupaten/Kota
Majelis Hakim PN Tanjungkarang Vonis Wahyudi dan Fadli 7 Bulan 20 Hari
Sinergi Putera Daerah: Lampung Preneur Hub Perkuat Basis Kebijakan Ekonomi Bersama Zulkifli Hasan
Pesta Rakyat Meriah, tapi Warga Lampung Timur Tanya: Kapan Jalan Diperbaiki dan Siltap Dibayar?
GRL Way Kanan Perkuat Pembinaan Atlet Muda Lewat KAKIMAL Cup 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:21 WIB

Tahta Tanpa Wingman: Tragedi Komedi Kepemimpinan di Kabupaten Way Kanan

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:38 WIB

Pelatihan Paralegal LBH Ansor Lampung Dinilai Langkah Strategis Pendidikan Hukum

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:57 WIB

Lelah Menunggu Pemerintah, Warga Triharjo Cor Jalan Swadaya untuk Kelima Kalinya

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:52 WIB

Broken Strings : Memahami Grooming Sebagai Kejahatan, Bukan Relasi Pribadi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:55 WIB

Pilkada Melalui DPRD: Kemunduran Demokrasi Yang Mengkhawatirkan, Hak Rakyat Mulai Dikebiri

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:11 WIB

Apresiasi Alumni terhadap Kepemimpinan Visioner Prof. Wan Jamaluddin di UIN Raden Intan Lampung

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:06 WIB

JALAN BARU GERAKAN RAKYAT : DARI KESADARAN OBJEK MENUJU KESADARAN SUBJEK

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:51 WIB

Efisiensi atau Pembajakan Mandat? Polemik Pilkada via DPRD

Berita Terbaru