Peringati Hari Guru Nasional, Rektor Ajak Rawat Semesta dengan Cinta

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) , Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., mengajak seluruh insan pendidikan untuk mendidik dengan cinta.

Pesan itu disampaikan saat ia bertindak sebagai Pembina Upacara Peringatan Hari Guru Nasional yang berlangsung di halaman Gedung Academic & Research Center UIN RIL, Selasa (25/11/2025). Upacara diikuti jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan (tendik), dan tenaga keamanan.

Dalam amanatnya, Rektor menyampaikan pesan Menteri Agama RI Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA, yang mengajak untuk terus memperkuat dedikasi, profesionalisme, dan keikhlasan dalam mendidik generasi bangsa. 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Didiklah anak-anak kita dengan cinta, agar lahir generasi yang mencintai Tuhan, tanah air, dan sesama manusia. Semoga pengabdian Bapak/Ibu Guru dicatat sebagai amal kebaikan yang tidak terputus,” kutipnya.

Tema Hari Guru Nasional Tahun 2025 di lingkungan Kementerian Agama adalah Merawat Semesta Dengan Cinta. Tema ini sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Asta Protas Menteri Agama, yang menekankan pentingnya ekoteologi dan kurikulum berbasis cinta.

Baca juga:  Hadiri KKN Tematik di UIN Gusdur, Rektor UIN RIL Apresiasi dan Mengajak Refleksi tentang Nilai Agama dengan Pemberdayaan Masyarakat

Rektor menyampaikan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan, peran guru tetap tidak tergantikan. Pendidikan tidak hanya soal transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter, akhlak, dan budi pekerti.

“Guru adalah profesi yang melahirkan profesi-profesi lain. Dari ruang kelas dan bimbingan guru, lahir dokter, ulama, dosen, pemimpin masyarakat, dan negarawan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pendidikan yang berlandaskan cinta akan menumbuhkan kesadaran untuk mencintai sesama dan menjaga lingkungan. Guru memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berkarakter, welas asih, dan bertanggung jawab terhadap kelestarian bumi.

Baca juga:  Menag Salurkan Bantuan Rp596 Juta untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua

Dalam pidato Menteri Agama yang dibacakan Rektor, juga disampaikan bahwa pemerintah terus memperkuat profesionalisme dan kualitas guru melalui pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Sertifikasi ini menjadi langkah standardisasi nasional profesi guru dan menjadi dasar pemberian Tunjangan Profesi Guru (TPG) sebagai bentuk penghargaan atas kompetensi pendidik.

Data menunjukkan, pada tahun 2023 dan 2024, total peserta PPG tercatat sebanyak 41 ribu orang. Pada tahun 2025, jumlah ini meningkat menjadi lebih dari 301 ribu guru, atau naik sekitar 620 persen. Peningkatan ini merata pada guru madrasah, guru Pendidikan Agama Islam, serta guru di bawah binaan Bimbingan Masyarakat Hindu, Buddha, Kristen, dan Katolik.

Baca juga:  Majelis Jum'at Klasika: Bencana Ekologis, Alam Menghukum atau Sistem yang Gagal?

Selain itu, sekitar 588 ribu guru telah menerima tunjangan profesi, dan dalam tiga tahun terakhir, 52 ribu guru honorer telah diangkat menjadi PPPK. Kebijakan ini menunjukkan komitmen negara dalam meningkatkan kesejahteraan, stabilitas karier, dan kualitas layanan pendidikan.

Penguatan kompetensi guru ini diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan, memanusiakan, memperkuat karakter, serta meningkatkan daya saing peserta didik di tingkat nasional maupun global.

Sebagaimana pesan tokoh pendidikan Indonesia, Prof. Dr. Hajjah Zakiah Daradjat, kepribadian guru menentukan apakah ia menjadi pembina masa depan anak didiknya atau sebaliknya. Guru yang baik bukan hanya menyampaikan materi, tetapi juga memberikan teladan hidup. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi profesional harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas moral dan spiritual guru.

Berita Terkait

LDS Hadir sebagai Narasumber dalam Pelatihan Kepemimpinan, Bahas Ruang Publik dan Aktivitas Politik Demokratis di Kampus
SMP Wijaya Kusuma Hadirkan Budidaya Ikan Lele sebagai Sarana Edukasi Inovatif
Lanjutkan Sinergi, Rektor dan Pimpinan Baru UIN RIL Audiensi dengan Walikota Bandar Lampung
Posko Masjid Ramah Pemudik UIN RIL Berikan Pelayanan Humanis
UIN Raden Intan Lampung Gandeng Masjid Raya Airan Dirikan Posko Ramah Pemudik
UIN RIL– UNM Implementasi Kerja Sama Lewat Diskusi Buku Sejarah Bangsa
Rumah Film KPI Putar Perdana Karya Film ‘Teguh’
PW IPPNU Lampung Audiensi dengan Kakanwil Kemenag, Perkuat Sinergi Literasi dan Moderasi Beragama
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:00 WIB

Andan Jejama: Spirit Kepemudaan dalam Membangun Pesawaran

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:59 WIB

Gubernur Mirza Pimpin Rapat Pengembangan Ekonomi Daerah, Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dan Dukung Target Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:49 WIB

Jelang Sertijab Akhir Juni 2026, Danbrigif 4 BS Kolonel Marinir Supriadi Tarigan Pamit, Gubernur Mirza Beri Apresiasi atas Dedikasi dalam Mendukung Pembangunan Lampung

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:39 WIB

Sekdaprov Marindo Kurniawan Hadiri Rapat Paripurna DPRD terkait Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah Provinsi Lampung Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:28 WIB

Sekdaprov Lampung: Belanja Wajib, Jadi Prioritas Utama APBD

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:47 WIB

Riza Fahlevi Resmi Nahkodai PKB Pesisir Barat Masa Bakti 2026–2031

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Wagub Jihan Dorong IPM Lampung Jadi Pelopor Peningkatan SDM dan Pembangunan Daerah

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:43 WIB

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RSUD KH M Tohir Di Kabupaten Pesisir Barat

Berita Terbaru

BERITA

Andan Jejama: Spirit Kepemudaan dalam Membangun Pesawaran

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:00 WIB