UIN Raden Intan Lampung – TSU Rusia Tindak Lanjut Program Kolaborasi Riset Bidang Sains, Kesehatan, dan Halal

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Kerja sama antara Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung dan Tomsk State University (TSU) Rusia kembali berlanjut dengan langkah nyata. 

Delegasi dari TSU melakukan kunjungan ke Indonesia, termasuk ke kampus hijau UIN RIL pada 2–10 November 2025, dalam rangka menindaklanjuti berbagai program riset bersama yang telah disepakati sebelumnya. 

Delegasi TSU terdiri dari Prof. Artyom Rykun selaku Vice Rector for International Affairs, Alexandra Naletova sebagai Deputy Head of the International Division, serta peneliti yaitu Chzhou Valeriia dan Rakina Militsa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum tiba di UIN RIL, Prof Artyom Rykun didampingi didampingi langsung oleh Rektor UIN RIL, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D. telah lebih dulu bertemu dengan Direktur PTKI Kementerian Agama, Prof. Sahiron, pada 3 November 2025. Pertemuan itu membahas peluang perluasan kolaborasi akademik antara TSU dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di Indonesia.

Pertemuan di UIN RIL pada Selasa (4/11) disambut hangat oleh Rektor Prof Wan beserta jajaran pimpinan universitas.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi TSU ke kampus UIN Raden Intan Lampung. Dengan kepiawaiannya menyambut dalam bahasa Rusia, Ia mengatakan bahwa pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam peningkatan kolaborasi pendidikan, riset, dan inovasi antara kedua universitas. 

“Kami berharap kerja sama ini akan melahirkan berbagai inovasi, terutama dalam bidang halal science dan riset biocide berbasis teknologi,” ujarnya.

Prof. Wan Jamaluddin menambahkan, UIN Raden Intan sebagai salah satu PTKIN terkemuka terus berkomitmen menguatkan tridarma perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui inovasi yang berdampak langsung. 

“Kami yakin, kolaborasi dengan TSU Rusia akan memberikan manfaat yang luas, tidak hanya di bidang akademik, tapi juga bagi masyarakat,” katanya.

Rektor juga menyinggung hasil pertemuan bersama Prof. Rykun dan Prof. Sahiron di Kementerian Agama sehari sebelumnya. Menurutnya, pihak Kemenag sangat mendukung penguatan hubungan antara universitas, bukan hanya antara UIN RIL dan TSU, tetapi juga antara TSU dengan PTKI lainnya di Indonesia.

Baca juga:  Peringati HUT RI ke-80, 32 ASN UIN RIL Terima Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya

Sementara itu, Prof. Artyom Rykun menyampaikan rasa senang bisa kembali menjejakkan kaki di kampus hijau UIN Raden Intan Lampung.

“Ini adalah kunjungan ketiga saya ke sini. Kami datang untuk menindaklanjuti kesepakatan riset bersama, khususnya terkait riset halal dan biocide,” ujarnya. 

Ia menjelaskan bahwa penelitian bersama ini berfokus pada dua bidang utama, yaitu riset terkait standar halal dan analisis pascaproduksi terhadap produk-produk seperti makanan, kosmetik, hingga bahan industri seperti kulit dan sepatu, serta riset pengembangan cat biosidal yang dikembangkan TSU bersama mitra industri di Rusia dan kini akan diuji di lingkungan tropis Indonesia, termasuk untuk sektor medis seperti rumah sakit.

Baca juga:  Tingkatkan Reputasi Internasional, UIN Raden Intan Lampung Gelar FGD Penguatan Tata Kelola Kerja Sama

Dalam kesempatan itu, Prof. Rykun juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Agama dan UIN RIL atas dukungan serta kerja sama yang terus berjalan baik. Ia berharap seluruh program riset yang disusun dapat berjalan lancar sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh perwakilan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung, para dekan, kepala bagian, kepala subbagian, tim biocide dan tim halal UIN RIL, Kepala Pusat Kajian Layanan Halal, perwakilan Pusat Layanan Kesehatan Masyarakat UIN RIL, serta sejumlah dosen Fakultas Sains dan Teknologi.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Prof. Andi Thahir, M.A., Ed.D., memaparkan beberapa tindak lanjut yang telah disepakati antara UIN RIL dan TSU.

Ia menjelaskan bahwa kedua pihak akan memulai serangkaian kegiatan riset dan pengujian mulai awal November ini. Salah satunya adalah uji coba cat biosidal di Klinik Pratama UIN RIL dengan luas area 100 meter persegi. Cat ini berfungsi membasmi pertumbuhan bakteri, jamur, dan lumut, dan akan diuji pada ruang UGD klinik tersebut. Bahan uji telah dibawa langsung dari TSU Rusia dan akan dipantau oleh pihak universitas.

Baca juga:  Nasaruddin Umar Ajak Sivitas UIN Raden Intan Lampung Cetak Cendekiawan Muslim Sejati

Selain itu, Prof. Rykun dari TSU sebagai salah satu narasumber pada konferensi internasional Fakultas Saintek The 1st International Conference on Halal, Science, Technology, and Innovation (IC-HaSTI) pada 5 November 2025.

Bentuk kerja sama lainnya adalah pendampingan laboratorium halal yang mencakup pengujian PCR untuk ekstraksi DNA serta pelatihan penggunaan berbagai metode uji halal, seperti kromatografi, spektroskopi, DNA barcoding, dan metasequencing.

Di bidang maritim, akan dilakukan pengujian cat anti-fouling berbasis nanomaterial pada kapal, dengan menanamkan pelat berlapis cat biosidal di beberapa titik pantai Tiska pada kedalaman 20 meter selama 30 hari. Uji coba ini diharapkan dapat menunjukkan efektivitas cat biosidal di lingkungan tropis.

Sementara itu, kolaborasi di bidang medis dilakukan dengan uji coba perban berbahan dasar nanomaterial biosidal. Perban ini dikembangkan untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme berbahaya seperti bakteri dan jamur, serta berfungsi mencegah infeksi pada luka melalui bahan antimikroba yang direkatkan langsung pada lapisan perban. Rencananya akan diuji coba bersama RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung.

“Lima tindak lanjut ini mulai dilaksanakan hari ini hingga beberapa hari mendatang. Kami berharap seluruh kegiatan berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik bagi kedua universitas,” ujar Prof. Andi. 

Berita Terkait

Rapat Tinjauan Manajemen UIN RIL Rekomendasikan Peningkatan Mutu Berkelanjutan
Memasuki Milestone Rekognisi Internasional, UIN RIL Gelar Uji Publik dan Sosialisasi Renstra
ekankan Peran Strategis, UIN RIL Beri Pembekalan Mahasiswa Penerima KIP Kuliah
Perkuat Tata Kelola Keuangan, UIN RIL Luncurkan Aplikasi AKURIN
Fakultas Adab Gelar Kuliah Umum tentang Penulisan Sejarah Indonesia
UIN RIL Terima Penghargaan dari Kemenag RI sebagai PPID PTKN Berkinerja Terbaik
Kantin UIN RIL Resmi Ditetapkan sebagai Zona KHAS
Gubernur Lampung Beri Penghargaan UIN RIL Sebagai Badan Publik Informatif
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 06:22 WIB

Rapat Tinjauan Manajemen UIN RIL Rekomendasikan Peningkatan Mutu Berkelanjutan

Jumat, 12 Desember 2025 - 06:20 WIB

ekankan Peran Strategis, UIN RIL Beri Pembekalan Mahasiswa Penerima KIP Kuliah

Kamis, 11 Desember 2025 - 06:18 WIB

Perkuat Tata Kelola Keuangan, UIN RIL Luncurkan Aplikasi AKURIN

Rabu, 10 Desember 2025 - 06:17 WIB

Fakultas Adab Gelar Kuliah Umum tentang Penulisan Sejarah Indonesia

Selasa, 9 Desember 2025 - 06:16 WIB

UIN RIL Terima Penghargaan dari Kemenag RI sebagai PPID PTKN Berkinerja Terbaik

Senin, 8 Desember 2025 - 06:14 WIB

Kantin UIN RIL Resmi Ditetapkan sebagai Zona KHAS

Senin, 8 Desember 2025 - 06:13 WIB

Gubernur Lampung Beri Penghargaan UIN RIL Sebagai Badan Publik Informatif

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:22 WIB

AGPAII Lampung Raih Tiga Medali di PAI Fair Nasional 2025, Kota Bandar Lampung Berikan Apresiasi

Berita Terbaru