ALAK Demo di Kantor Bupati dan DPRD, Soroti Dugaan KKN Rp 70,9 Miliar di 9 Dinas Pemkab Tanggamus

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025 - 06:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi Lembaga Anti Korupsi (ALAK) menggelar aksi demonstrasi di halaman DPRD dan Kantor Bupati Tanggamus, Kamis (11/12/2025). untuk mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum menindaklanjuti dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme di sembilan dinas dengan total kerugian terindikasi mencapai Rp70,95 miliar.

Massa aksi membentangkan spanduk besar bertuliskan “Proyek Pemda Bukan Meja Pesta, Stop Rebutan Anggaran, Bersihkan Koruptor di Tanggamus” serta menyerukan audit investigatif menyeluruh terhadap seluruh proyek dan pengadaan.

Dalam aksinya, ALAK menyoroti dugaan penyimpangan anggaran pada Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan, Dinas Perkebunan, DP3A, Bagian Umum Setda, Dinas Kominfo, serta DPRD Tanggamus. Dugaan pelanggaran meliputi mark-up anggaran, pemecahan paket pengadaan, pengaturan pemenang tender, hingga pekerjaan fisik yang dianggap tidak sesuai kontrak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan temuan kecil. Ini pola korupsi yang terstruktur dan berulang di sembilan dinas. Total kerugian negara yang kami temukan mencapai Rp 70,9 miliar, dan itu harus diusut tuntas,” kata Nopiyanto, Ketua ALAK dalam orasinya.

Baca juga:  Anggota DPR RI Muklis Basri Berikan Bantuan 1 Unit Bus Sekolah ke Ponpes Miftahul Huda

Dinas Pendidikan – Kerugian Terindikasi Rp11,7 Miliar

ALAK menyebut sejumlah proyek rehabilitasi di SMPN 2 Pematang Sawa (Rp3,3 M), SDN 1 Gunung Terang (Rp3,1 M), dan SDN 1 Sukamernah (Rp2,3 M) dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai kontrak.

Proyek-proyek itu disebut kerap melibatkan penyedia yang sama, seperti Triasputra Sentosa Bersama, Jembar Jaya Pratama, Gajah Lampung, dan Karya Prabu Gemilang.

Dinas PUPR – Kerugian Terindikasi Rp23,7 Miliar

ALAK menyoroti proyek penanganan long segment yang dikerjakan Bunga Mutiara (Rp9,4 M) dan Affika Karya Mandiri (Rp8,7 M), pembangunan jembatan oleh CV Anak Gunung dan CV Azzahra, serta proyek irigasi yang dikerjakan dan CV Jembar Jaya Pratama. ALAK menyebut beberapa pekerjaan tidak sesuai spesifikasi dan diduga mengalami mark-up.

Dinas Kesehatan – Kerugian Terindikasi Rp15,7 Miliar

Proyek-proyek seperti ambulance, Pusling, hingga pengadaan obat-obatan disebut melibatkan vendor berulang seperti PT Rajawali Inovasi Nusantara, serta CV dengan HPS identik seperti CV Way Nelon Jaya dan CV Cakrawala Anugerah Selatan.

Dinas Perikanan – Kerugian Terindikasi Rp1,6 Miliar

Baca juga:  Priit..!, Tendangan Kakam Kalirejo Tanda Dimulainya Turnamen Futsal Kalirejo Cup II

ALAK mencatat sejumlah pengadaan kapal hingga pancing oleh CV Arihanka Mandiri, CV Birawa, CV Pradana, serta proyek talud dan TPI oleh CV Jembar Jaya Pratama dan CV Zidan Pratama.

Dinas Perkebunan – Kerugian Terindikasi Rp0,4 Miliar

Pengadaan obat-obatan, sapi potong dari CV Bandot Balap, hingga ATK dari CV Abid Famili dinilai bermasalah.

Dinas DP3A – Kerugian Terindikasi Rp1 Miliar

Belanja makan minum yang didominasi CV An-Nisa, bahan cetak oleh CV Medikal Printing, dan belanja alat kantor tanpa fisik ditemukan di lapangan menjadi sorotan.

Bagian Umum Setda – Kerugian Terindikasi Rp5,4 Miliar

ALAK menilai adanya mark-up pada belanja pemeliharaan kendaraan dinas, konsumsi oleh CV Melati Jaya Catering senilai Rp1,27 miliar, serta sewa studio dan kendaraan.

Dinas Kominfo – Kerugian Terindikasi Rp1 Miliar

Aplikasi pemerintahan seperti Portal Satu Data dan Repository Aplikasi yang dikerjakan oleh GiNK Technology disebut tidak berfungsi dan diduga fiktif.

DPRD Tanggamus – Kerugian Terindikasi Rp6,7 Miliar

Baca juga:  Lawan Intoleransi, Gusdurian Lampung Bentuk Kader Kepemimpinan Muda

Belanja makan minum, pengadaan kendaraan, hingga pakaian dinas anggota dan rehabilitasi gedung Sekretariat DPRD menjadi sorotan ALAK.

Tuntutan Audit Investigatif Menyeluruh

ALAK menuntut dilakukan audit investigatif menyeluruh terhadap anggaran 2024–2025, membuka dokumen tender dan kontrak secara transparan, serta memberikan sanksi hukum kepada pejabat maupun penyedia yang terindikasi terlibat dalam penyimpangan. Mereka juga mendesak pemerintah memastikan pengembalian kerugian negara dari proyek-proyek yang dianggap bermasalah.

“Kami minta Bupati Tanggamus memerintahkan audit investigatif seluruh anggaran tahun 2024 dan 2025 di sembilan dinas tersebut. Ini langkah minimal yang harus dilakukan,” kata Nopiyanto.

Hingga aksi berlangsung, belum ada pernyataan resmi dari Bupati Tanggamus maupun pejabat terkait. ALAK menyatakan akan membawa persoalan ini ke aparat penegak hukum tingkat provinsi dan pusat jika Pemkab Tanggamus tidak segera memberikan respons.

“Jika dalam satu minggu tidak ada tindak lanjut, tidak ada respons resmi, atau tidak ada komitmen audit terbuka, kami akan kembali dengan aksi yang lebih besar pekan depan,” tegas Nopi. (Rls)

Berita Terkait

BRN Lampung Sambut Hangat Kunjungan Jokowi, Ajak Masyarakat Ramaikan Agenda Silaturahmi
Sambut Munas HIPMI, ARMADA Ajak Seluruh Elemen Lampung Jaga Keamanan dan Kondusivitas
Relawan Gesit Lampung Rayakan Milad Pertama dengan Family Gathering di Pantai Cakra Pesawaran
Pesta Rakyat Meriah, tapi Warga Lampung Timur Tanya: Kapan Jalan Diperbaiki dan Siltap Dibayar?
Pesta Rakyat Meriah, tapi Warga Lampung Timur Tanya: Kapan Jalan Diperbaiki dan Siltap Dibayar?
GRL Way Kanan Perkuat Pembinaan Atlet Muda Lewat KAKIMAL Cup 2026
Muli Mekhanai Kebandakhan Tjindar Bumi Ikuti Pemilihan Muli Mekhanai Lampung Selatan 2026
KOPRI PC PMII LAMPUNG SELATAN GELAR “HARMONI PERGERAKAN” DI PONTREN/TPA SOLIHUN ROJAUN
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:00 WIB

Andan Jejama: Spirit Kepemudaan dalam Membangun Pesawaran

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:59 WIB

Gubernur Mirza Pimpin Rapat Pengembangan Ekonomi Daerah, Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dan Dukung Target Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:49 WIB

Jelang Sertijab Akhir Juni 2026, Danbrigif 4 BS Kolonel Marinir Supriadi Tarigan Pamit, Gubernur Mirza Beri Apresiasi atas Dedikasi dalam Mendukung Pembangunan Lampung

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:39 WIB

Sekdaprov Marindo Kurniawan Hadiri Rapat Paripurna DPRD terkait Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah Provinsi Lampung Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:28 WIB

Sekdaprov Lampung: Belanja Wajib, Jadi Prioritas Utama APBD

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:47 WIB

Riza Fahlevi Resmi Nahkodai PKB Pesisir Barat Masa Bakti 2026–2031

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Wagub Jihan Dorong IPM Lampung Jadi Pelopor Peningkatan SDM dan Pembangunan Daerah

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:43 WIB

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RSUD KH M Tohir Di Kabupaten Pesisir Barat

Berita Terbaru

BERITA

Andan Jejama: Spirit Kepemudaan dalam Membangun Pesawaran

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:00 WIB