Absen Dalam Aksi Penanaman Mangrove PMII–NU Care Lazisnu Lampung, Ratusan Aktivis Tuding DLH Lamsel Inkonsistensi

- Redaksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Shodaqoh Oksigen – Penanaman Mangrove yang diinisiasi oleh PMII bersama NU Care-Lazisnu dan kolaborasi dengan beberapa komunitas serta masyarakat di Desa Tridharmayoga, Ketapang, Lampung Selatan, Kamis (25/12), berlangsung dengan penuh semangat kepedulian terhadap lingkungan pesisir.

Namun, di balik terselenggaranya kegiatan tersebut, PC PMII Lampung Selatan menyayangkan sikap abai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lampung Selatan dalam kegiatan penanaman mangrove.

Mengusung tema “Taubat Ekoteologi Warga Nahdliyin: Merawat Alam untuk Masa Depan Peradaban”, kegiatan ini merupakan wujud nyata peran pemuda dan masyarakat dalam menjaga kelestarian ekosistem mangrove. Ironisnya, kegiatan yang secara langsung berkaitan dengan isu lingkungan hidup justru tidak mendapat dukungan maupun kehadiran dari DLH Lampung Selatan sebagai instansi teknis yang memiliki tanggung jawab langsung terhadap pelestarian lingkungan.

Ketidakhadiran dan ketidak pedulian DLH Lampung Selatan dinilai mencerminkan lemahnya sensitivitas pemerintah daerah terhadap gerakan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat. Padahal, sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan menjadi kunci utama dalam menghadapi krisis ekologis, khususnya kerusakan kawasan pesisir yang terus meningkat di Lampung Selatan.


Ketua Cabang PMII Lampung Selatan, Nico Mardana, menyampaikan kekecewaannya atas absennya peran DLH Lampung Selatan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, penanaman mangrove bukan sekadar aksi simbolik, melainkan aksi nyata,bagian dari ikhtiar moral dan ekologis yang berkelanjutan.

Baca juga:  Sinergi Pemprov Lampung dan Pemprov Jawa Timur Perkuat Perdagangan, Investasi, dan Hilirisasi Komoditas Antarwilayah

“Kami sangat menyayangkan ketidak hadiran dan minimnya perhatian dari Dinas Lingkungan Hidup Lampung Selatan. Ketika pemuda dan masyarakat bergerak secara swadaya untuk merawat alam, seharusnya pemerintah hadir memberi dukungan, pendampingan, dan penguatan kebijakan, bukan justru abai,” tegas Nico Mardana.

Ia menambahkan bahwa PMII Lampung Selatan akan terus konsisten mengawal isu lingkungan hidup sebagai bagian dari tanggung jawab moral kader pergerakan. Nico juga menegaskan bahwa negara tidak boleh lepas tangan dalam urusan ekologis yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat pesisir.

“Merawat lingkungan adalah amanat konstitusi dan nilai keislaman. Ketidakpedulian terhadap krisis ekologis hari ini sama saja dengan menggadaikan masa depan generasi mendatang,” tambahnya.

Baca juga:  Kominfo Lampung-Jatim Kolaborasi Wujudkan Transformasi Digital Berkualitas

Melalui kegiatan ini, PC PMII Lampung selatan berharap DLH Lampung Selatan ke depan dapat bersikap lebih terbuka, responsif, dan kolaboratif terhadap inisiatif pemuda dan masyarakat. Kehadiran pemerintah daerah dinilai penting agar upaya pelestarian lingkungan tidak berjalan sendiri, melainkan menjadi gerakan bersama yang terstruktur dan berkelanjutan.


Kegiatan Shodaqoh Oksigen ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap alam harus dimulai dari kesadaran kolektif. Namun demikian, tanggung jawab negara dalam menjaga lingkungan hidup tetap menjadi hal yang tidak bisa dinegosiasikan.

Berita Terkait

Andan Jejama: Spirit Kepemudaan dalam Membangun Pesawaran
Gubernur Mirza Pimpin Rapat Pengembangan Ekonomi Daerah, Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dan Dukung Target Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045
Jelang Sertijab Akhir Juni 2026, Danbrigif 4 BS Kolonel Marinir Supriadi Tarigan Pamit, Gubernur Mirza Beri Apresiasi atas Dedikasi dalam Mendukung Pembangunan Lampung
Sekdaprov Marindo Kurniawan Hadiri Rapat Paripurna DPRD terkait Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah Provinsi Lampung Tahun 2026
DPRD Lampung Komisi V Apresiasi SPMB 2026, Transparansi dan Sistem Real Time Dinilai Jadi Terobosan Dinas Pendidikan Yang Sukses
Sekdaprov Lampung: Belanja Wajib, Jadi Prioritas Utama APBD
Riza Fahlevi Resmi Nahkodai PKB Pesisir Barat Masa Bakti 2026–2031
Wagub Jihan Dorong IPM Lampung Jadi Pelopor Peningkatan SDM dan Pembangunan Daerah
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:00 WIB

Andan Jejama: Spirit Kepemudaan dalam Membangun Pesawaran

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:59 WIB

Gubernur Mirza Pimpin Rapat Pengembangan Ekonomi Daerah, Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dan Dukung Target Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:49 WIB

Jelang Sertijab Akhir Juni 2026, Danbrigif 4 BS Kolonel Marinir Supriadi Tarigan Pamit, Gubernur Mirza Beri Apresiasi atas Dedikasi dalam Mendukung Pembangunan Lampung

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:39 WIB

Sekdaprov Marindo Kurniawan Hadiri Rapat Paripurna DPRD terkait Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah Provinsi Lampung Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:28 WIB

Sekdaprov Lampung: Belanja Wajib, Jadi Prioritas Utama APBD

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:47 WIB

Riza Fahlevi Resmi Nahkodai PKB Pesisir Barat Masa Bakti 2026–2031

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Wagub Jihan Dorong IPM Lampung Jadi Pelopor Peningkatan SDM dan Pembangunan Daerah

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:43 WIB

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RSUD KH M Tohir Di Kabupaten Pesisir Barat

Berita Terbaru

BERITA

Andan Jejama: Spirit Kepemudaan dalam Membangun Pesawaran

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:00 WIB