AKAR Lampung Unjuk 125 Kasus Temuan di Momentum Hari Anti Korupsi

- Redaksi

Selasa, 9 Desember 2025 - 05:51 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Tepatnya setiap tanggal 09 Desember diperingati sebagai Hari Antikorupsi Sedunia (Harkordia) Dimana Harkordia diawali dari munculnya kesadaran anggota Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) bahwa korupsi membawa dampak buruk bagi kehidupan dan untuk menumbuhkan kesadaran publik tentang bahaya yang begitu luar biasa dari korupsi.

Dimana Korupsi adalah penyalahgunaan kekuasaan atau jabatan publik untuk keuntungan pribadi atau kelompok, yang melibatkan tindakan melawan hukum seperti menerima suap, penggelapan dana, atau perbuatan curang, merugikan keuangan negara dan perekonomian, serta melanggar norma dan etika. Intinya, korupsi adalah penyelewengan wewenang untuk memperkaya diri sendiri yang berdampak buruk pada pembangunan bangsa dan kesejahteraan masyarakat, seperti melambatkan ekonomi dan meningkatkan kemiskinan. 

Dalam kesempatan Jumpa pers hari ini (09/12) Pengurusan DPP Akar Lampung  di Sekretariatannya, Ketua Akar Indra Musta’in mengungkapkan perlunya peran serta masyarakat sipil dalam ikut serta terlibat dalam mengawasi kegiatan Sistim Pamerintahan dalam mewujudkan Pamerintahan Yang sehat dan bersih yang telah diatur dalam  berbagai peraturan, terutama UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001

DPP Akar Lampung yang merupakan salah satu Lembaga Penggiat Anti Korupsi di Provinsi Lampung yang berdiri sejak Tahun 2010 lalu  ikut terus berperan aktif dalam melakukan giat kemasyarakatan, baik melalui penyuluhan penyuluhan Anti Korupsi, Pelatihan Anti Korupsi hingga pengawalan program Pamerintahan yang menggunakan Anggaran baik bersumber dari daerah maupun pusat.

Indra juga menambahkan , jika menilik Indeks SPI (Survei Penilaian Integritas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk Provinsi Lampung kita patut bersyukur dimana Nilai SPI menunjukkan hasil positif hingga diakhir tahun 2025, dengan MCP Pemprov Lampung mencapai skor 80 (kategori tinggi), di atas rata-rata nasional, menempatkan Pamerintahan Provinsi Lampung di posisi baik dalam pencegahan korupsi.

Tapi nilai baik untuk Pamerintahan Provinsi Lampung belum sepenuhnya diikuti oleh Pamerintahan Kabupaten Kota di Provinsi Lampung, dari data survey Lembaga Akar  serta data refrensi dari SPI KPK yang dimiliki oleh DPP Akar masih banyak nilai SPI nya yang jeblok.

Hasil ini menunjukkan perlunya komitmen Kabupaten Kota dalam digitalisasi layanan dan transparansi, tetapi masih ada tantangan karena temuan nasional terkait pengadaan barang dan jasa serta gratifikasi masih tetap tinggi di Provinsi Lampung, Ujarnya.

Selain itu Sekretaris DPP Akar Lampung, Sapriansyah Juga menambahkan “dimomen semangat Hari Anti Korupsi ini, diharapkan gerakan antikorupsi tumbuh sebagai upaya bersama lintas Sektor dan generasi, Bahwa bangsa ini mampu bebas dari Korupsi bila setiap orang mengambil peran sekecil apapun itu”.

Ditambahkan pula oleh Koordinator Litbang DPP Akar Andi Munawir mengatakan “hingga saat ini DPP Akar Lampung terus mengawal program Pamerintahan , terutama Program Negara yang dibungkus oleh Anggaran yang tidak sedikit”.

“Hingga Desember ini sudah ada 125 Temuan Kami yang mengarah adanya kegiatan yang sarat dengan Indikasi Korupsi, dengan statistik temuan adalah 50% penyalahgunaan Kebijakan yang tidak sesuai dengan Aturan Per undang undangan, termasuk Juknis yang telah dibuat,  30% indikasi adanya praktek Gratifikasi, dan 20% penggunaan Anggaran yang tidak sesuai ketentuan,” ujarnya .

Kami di Tahun 2025 ini sudah hampir separuh penelitian Kami yang sudah Kami teruskan di Kelembagaan Hukum tapi 75% Kami sampaikan di KPK dan Kejaksaan RI , sisanya kami sampaikan di lembaga Penegakan Hukum di Daerah Pungkasnya. (**)

Berita Terkait

LP Penipuan Suami Anggota DPRD Lamsel Naik Penyidikan, Polisi Diminta Tetapkan Tersangka
Mobil Camat Sukau Terlibat Kecelakaan Pemotor Tewas
Bupati Lampung Barat Tegaskan Komitmen Lestarikan Seni Budaya di Era Digital
Desa Rantau Jaya Udik Bangun Jalan Telford dan TPT, Kades Agus Saleh Dorong Pemerataan Infrastruktur
Laskar Lampung Ajak Seluruh Institusi Kompak Jalankan InGub “Kamis Beradat”
Wasekjend PP GP Ansor Apresiasi Pelatihan Paralegal LBH Ansor Lampung
Rencana Perluasan Wilayah Bandar Lampung Dipertanyakan, JPSI : Kenapa Melompati Desa Perbatasan ?
Robi Sumardi Nahkodai PC PMII Pringsewu Masa Khidmat 2026/2027
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:10 WIB

LP Penipuan Suami Anggota DPRD Lamsel Naik Penyidikan, Polisi Diminta Tetapkan Tersangka

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:44 WIB

Mobil Camat Sukau Terlibat Kecelakaan Pemotor Tewas

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:24 WIB

Bupati Lampung Barat Tegaskan Komitmen Lestarikan Seni Budaya di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:28 WIB

Desa Rantau Jaya Udik Bangun Jalan Telford dan TPT, Kades Agus Saleh Dorong Pemerataan Infrastruktur

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:51 WIB

Wasekjend PP GP Ansor Apresiasi Pelatihan Paralegal LBH Ansor Lampung

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:55 WIB

Rencana Perluasan Wilayah Bandar Lampung Dipertanyakan, JPSI : Kenapa Melompati Desa Perbatasan ?

Senin, 26 Januari 2026 - 16:37 WIB

Robi Sumardi Nahkodai PC PMII Pringsewu Masa Khidmat 2026/2027

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:58 WIB

Ketua DPRD Lampung Tegaskan Pengawasan Pelestarian Lingkungan dan Mitigasi Konflik Satwa di Way Kambas

Berita Terbaru

BERITA

Mobil Camat Sukau Terlibat Kecelakaan Pemotor Tewas

Selasa, 3 Feb 2026 - 08:44 WIB

Exit mobile version