Penilaian dalam ajang ini tidak hanya berfokus pada penampilan, namun juga mencakup kemampuan berpikir kritis, wawasan kebangsaan, kepedulian sosial, serta kecakapan dalam menyampaikan gagasan. Mekhanai Kebandakhan Tjindar Bumi dinilai mampu menunjukkan kualitas tersebut secara konsisten hingga babak akhir.
Penyimbang bandakh tjindar bumi(khadin jakhu sabuay) dalam keterangannya menyampaikan bahwa capaian ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi Kebandakhan Tjindar Bumi. Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penghargaan ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi tentang tanggung jawab moral untuk menjaga nilai-nilai adat, budaya, serta menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Mekhanai kebandakhan tjindar bumi(nasrulloh) juga memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menilai bahwa predikat Mekhanai Intelegensia mencerminkan kualitas generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap daerah.
“Kami bangga atas capaian ini. Semoga dapat menjadi representasi pemuda Lampung Selatan yang berintegritas, berwawasan luas, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ungkapnya.
Di sisi lain, Mekhanai Kebandakhan Tjindar Bumi sebagai penerima penghargaan(agung berlian) menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk terus belajar serta mengabdi.
“Saya percaya bahwa intelektualitas harus berpihak bukan hanya pada wacana, tetapi pada realitas masyarakat, saya berdiri bukan untuk sekadar tampil, tetapi untuk terlibat, mengkritisi, dan menawarkan jalan. Karena intelegensia sejati tidak diam.” tuturnya.
Dengan terpilihnya Mekhanai Kebandakhan Tjindar Bumi sebagai Mekhanai Intelegensia, diharapkan mampu menjadi simbol generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta berperan aktif dalam melestarikan budaya dan mendorong kemajuan Kabupaten Lampung Selatan. (Dhika)
