Dekranasda Provinsi Lampung Matangkan Program Kerja 2026, Inacraft Jadi Agenda Pertama Keikutsertaan Lampung

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, memimpin Rapat Pembahasan Program Kerja Dekranasda Provinsi Lampung Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Dekranasda Provinsi Lampung, Senin (19/01/2026). 

Rapat ini menjadi momentum awal tahun untuk menyelaraskan langkah antara Dekranasda Provinsi dengan Dekranasda Kabupaten/Kota, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinas Pariwisata & Ekraf, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta dinas pendukung lainnya. 

Dalam arahannya, Purnama Wulan Sari menekankan bahwa agenda terdekat dan paling bergengsi yang akan diikuti adalah pameran Inacraft 2026 di Jakarta pada 4 – 8 Februari 2026. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan Lampung bukan sekadar rutinitas pameran, melainkan ajang menampilkan jati diri budaya. 

“Keikutsertaan kita di Inacraft nanti bukan sekadar menampilkan produk unggulan, baik wastra, kerajinan, maupun kuliner. Ini adalah ajang etalase jati diri kita. Identitas Lampung harus terpancar melalui kekayaan budaya dan kreativitas para perajin kita,” ujar Purnama. 

Ketua Dekranasda meminta seluruh pengurus Dekranasda Kabupaten/Kota untuk melakukan proses kurasi yang ketat terhadap produk-produk yang akan dibawa ke tingkat nasional. Hal ini bertujuan agar produk Lampung memiliki daya saing tinggi dan mampu menarik minat pasar internasional. 

Beberapa poin penting yang ditekankan dalam persiapan tersebut antara lain :

1. Kualitas dan Narasi: Produk harus memiliki nilai tambah, baik dari segi desain maupun cerita budaya (storytelling) yang melekat.

Baca juga:  Pemprov Lampung Dorong BRT ITERA Jadi Proyek Percontohan Transportasi Publik Modern

2. Inovasi Anak Muda: Mendorong keterlibatan generasi muda dalam menciptakan produk kriya yang modern namun tetap berbasis kearifan lokal (seperti anyaman berbasis wastra).

3. Legalitas: Mendorong percepatan sertifikasi halal bagi UMKM, khususnya sektor kuliner, sebagai jaminan kualitas bagi konsumen.

4. Promosi Digital: Memastikan setiap produk dilengkapi dengan informasi kontak atau media sosial untuk menjalin hubungan jangka panjang dengan pembeli potensial. 

Terkait teknis pelaksanaan, Purnama menjelaskan bahwa tahun ini terdapat 9 kabupaten/kota yang telah terdaftar untuk ikut serta. Ia juga menyoroti pentingnya dekorasi stand yang menarik dan tematik guna menarik perhatian pengunjung di tengah ribuan peserta dari provinsi lain. 

“Kita harus gotong-royong. Kerja sama antara pengampu utama seperti Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perindustrian, serta dukungan dari sektor pendidikan (seperti UBL) sangat penting agar program kerja tahun 2026 ini berjalan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” tambahnya. 

Mengakhiri arahannya, Purnama Wulan Sari berharap melalui ajang Inacraft dan program kerja tahun 2026 lainnya, ekonomi kreatif di Lampung semakin tangguh. Ia  berharapan di masa mendatang Provinsi Lampung dapat kembali dipercaya menjadi ikon utama dalam pameran-pameran berskala nasional. 

Baca juga:  Perkuat Soliditas dan Kinerja, TP. PKK Provinsi Lampung Bahas Program Prioritas 2026

“Semoga ini menjadi awal yang baik untuk peningkatan kesejahteraan pengerajin dan penguatan ekonomi daerah melalui produk-produk lokal yang autentik dan inovatif,” tutupnya.

Berita Terkait

Waspadai El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi Mitigasi Terpadu
Pemprov Lampung Perkuat Peran Penggerak Digitalisasi Keuangan Daerah Lewat HLM ETPD
Rotasi Jabatan di Pemprov Lampung, Perkuat Sektor Energi dan Sumber Daya Air
Sensus Ekonomi 2026, Pemprov Lampung Perkuat Sinergi untuk Data Berkualitas
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Antarwilayah untuk Optimalisasi PAD
Inflasi Lampung Terendah Nasional, Pemprov Perkuat Pengendalian Harga Pasca Lebaran 2026
Infrastruktur Mulai Diperbaiki, Harapan Warga Lampung Tengah Segera Terwujud
Gubernur Mirza Tekankan Nilai Tri Hita Karana di Mahasabha XIV KMHDI, Perkuat Harmoni Lampung
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:59 WIB

Gubernur Mirza Pimpin Rapat Pengembangan Ekonomi Daerah, Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dan Dukung Target Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:49 WIB

Jelang Sertijab Akhir Juni 2026, Danbrigif 4 BS Kolonel Marinir Supriadi Tarigan Pamit, Gubernur Mirza Beri Apresiasi atas Dedikasi dalam Mendukung Pembangunan Lampung

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:39 WIB

Sekdaprov Marindo Kurniawan Hadiri Rapat Paripurna DPRD terkait Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah Provinsi Lampung Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:00 WIB

DPRD Lampung Komisi V Apresiasi SPMB 2026, Transparansi dan Sistem Real Time Dinilai Jadi Terobosan Dinas Pendidikan Yang Sukses

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:28 WIB

Sekdaprov Lampung: Belanja Wajib, Jadi Prioritas Utama APBD

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Wagub Jihan Dorong IPM Lampung Jadi Pelopor Peningkatan SDM dan Pembangunan Daerah

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:43 WIB

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RSUD KH M Tohir Di Kabupaten Pesisir Barat

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:35 WIB

Percepat Realisasi Industri Bioetanol di Lampung, Gubernur Lampung Dampingi Wamen Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu Tinjau Calon Lokasi Pabrik Bioetanol di Tegineneng, Pesawaran

Berita Terbaru