Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza berdialog langsung dengan para pedagang untuk mengetahui kondisi harga sejumlah komoditas sekaligus membandingkan harga sebelum Ramadan dengan kondisi menjelang Lebaran.
Dari hasil pemantauan di lapangan, harga bawang masih relatif stabil dengan kisaran Rp30.000 hingga Rp35.000 per kilogram, tergantung jenisnya. Sementara itu, harga telur ayam mulai mengalami kenaikan dan berada di kisaran Rp30.000 per kilogram.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada komoditas perikanan, sejumlah pedagang menyampaikan bahwa harga ikan seperti ikan asin dan ikan tongkol mengalami kenaikan yang berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat. Kondisi tersebut diperkirakan dipengaruhi oleh faktor cuaca yang memengaruhi pasokan hasil tangkapan nelayan.
Selain memantau harga, Gubernur juga mengecek ketersediaan sejumlah komoditas bersubsidi seperti minyak goreng Minyakita dan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Berdasarkan hasil peninjauan, stok kedua komoditas tersebut masih relatif tersedia dan harga masih berada pada kisaran yang stabil di pasaran.
Gubernur juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendengarkan aspirasi para pedagang di Pasar Gading Rejo. Sejumlah pedagang menyampaikan keluhan terkait kondisi pasar yang dinilai kurang terpelihara, seperti atap pasar yang bocor serta lantai pasar yang sering becek saat hujan.
Selain itu, para pedagang juga mengeluhkan kondisi jalan berlubang di sekitar kawasan pasar yang dinilai mengganggu aktivitas perdagangan.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak terkait guna menindaklanjuti berbagai permasalahan yang disampaikan para pedagang.
Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan bahan pokok, serta mendukung kelancaran aktivitas perdagangan agar kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri, dapat terpenuhi dengan baik. (Adpim)
