Ketua DPRD Lampung Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen dan Penurunan Kemiskinan

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:55 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar menyatakan dukungannya terhadap target Pemerintah Provinsi Lampung untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen dan menurunkan tingkat kemiskinan hingga 5 persen. Dukungan tersebut juga mencakup program makan bergizi gratis dan optimalisasi pendapatan BUMD di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Giri menegaskan bahwa misi Indonesia Emas 2045 harus disukseskan oleh pemerintah daerah, termasuk Lampung. Untuk itu, ia mendorong seluruh komisi di DPRD yang bermitra dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bersinergi mewujudkan target tersebut.

“Pemda dan DPRD Lampung harus bersinergi. Semua elemen harus menurunkan ego sektoral masing-masing. Dengan kerja bersama, misi besar itu bisa dicapai,” ujar Giri saat Kick Off Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 di Balai Keratun, kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Giri optimistis menjelang 2029, pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 8 persen dan angka kemiskinan turun hingga 5 persen. Ia mencontohkan program makan bergizi gratis yang dapat mempercepat penurunan angka kemiskinan jika tenaga kerjanya diambil dari keluarga prasejahtera.

Namun, Giri menekankan konsep yang dipaparkan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal akan tercapai jika semua kabupaten/kota memiliki program yang selaras. Keselarasan program daerah dinilai akan mengakselerasi pembangunan yang bermuara pada kesejahteraan rakyat.

Giri memastikan akan mengorkestrasi kekuatan di DPRD agar misi tersebut tercapai melalui kemitraan harmonis antara setiap komisi dan OPD.

Data Kemiskinan Lampung

Mengutip data BPS Lampung yang dipaparkan Kepala BPS Lampung Ahmadriswan Nasution, persentase penduduk miskin pada September 2024 tercatat 10,62 persen, menurun 0,07 persen poin dibanding Maret 2024 dan turun 0,49 persen poin dibanding Maret 2023.

Jumlah penduduk miskin pada September 2024 sebanyak 939,30 ribu orang, berkurang 1,9 ribu orang dibanding Maret 2024 dan turun 31,37 ribu orang dibanding Maret 2023.

Persentase penduduk miskin perkotaan pada September 2024 mencapai 7,91 persen, menurun 0,27 persen dibanding Maret 2024. Sementara persentase penduduk miskin perdesaan sebesar 12,04 persen, meningkat 0,07 persen dibanding Maret 2024.

Berita Terkait

Sinergi Putera Daerah: Lampung Preneur Hub Perkuat Basis Kebijakan Ekonomi Bersama Zulkifli Hasan
Pesta Rakyat Meriah, tapi Warga Lampung Timur Tanya: Kapan Jalan Diperbaiki dan Siltap Dibayar?
GRL Way Kanan Perkuat Pembinaan Atlet Muda Lewat KAKIMAL Cup 2026
Tambah Armada dan Tank Container, DLH Bandar Lampung Perkuat Pengelolaan Sampah 2026
INFORMASI KEHILANGAN
DPC Laskar Lampung Indonesia dan Holland Bakery Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bandar Lampung
Mekhanai Kebandakhan Tjindar Bumi Raih Predikat Mekhanai Intelegensia pada Grand Final Muli Mekhanai Lampung Selatan
Waspadai El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi Mitigasi Terpadu
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:45 WIB

Relawan Gesit Lampung Rayakan Milad Pertama dengan Family Gathering di Pantai Cakra Pesawaran

Senin, 27 April 2026 - 11:46 WIB

Sinergi Putera Daerah: Lampung Preneur Hub Perkuat Basis Kebijakan Ekonomi Bersama Zulkifli Hasan

Minggu, 26 April 2026 - 16:28 WIB

Pesta Rakyat Meriah, tapi Warga Lampung Timur Tanya: Kapan Jalan Diperbaiki dan Siltap Dibayar?

Sabtu, 25 April 2026 - 15:35 WIB

GRL Way Kanan Perkuat Pembinaan Atlet Muda Lewat KAKIMAL Cup 2026

Jumat, 24 April 2026 - 16:59 WIB

Tambah Armada dan Tank Container, DLH Bandar Lampung Perkuat Pengelolaan Sampah 2026

Kamis, 16 April 2026 - 06:42 WIB

INFORMASI KEHILANGAN

Rabu, 15 April 2026 - 06:47 WIB

DPC Laskar Lampung Indonesia dan Holland Bakery Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bandar Lampung

Sabtu, 11 April 2026 - 06:43 WIB

Mekhanai Kebandakhan Tjindar Bumi Raih Predikat Mekhanai Intelegensia pada Grand Final Muli Mekhanai Lampung Selatan

Berita Terbaru

POLITIK

UU PRT: Akhir Penantian Dua Dekade yang Belum Usai

Selasa, 28 Apr 2026 - 11:41 WIB

Exit mobile version