Pemprov Lampung Dukung Penuh Program TNI AL Perkuat Swasembada Pangan, Energi, Air dan Menjadikan Lampung sebagai Lumbung Tanaman Kedelai

- Redaksi

Jumat, 5 September 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Diksi Nusantara BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendukung penuh program strategis swasembada pangan, energi, air, serta penguatan ekonomi kreatif, hijau, dan biru, yang digagas Asosiasi Perahu Layar Indonesia (APLI) dan Asosiasi Petani Pangan Indonesia (APPI) TNI Angkatan Laut.

Hal itu disampaikan Gubernur Mirza saat menerima Kasatkoord Kolonel Laut (P) Edi Eka beserta jajaran, di Ruang Kerja Gubernur, Bandarlampung, Kamis (4/9/2025).

Gubernur Mirza menyimak pemaparan yang disampaikan Kolonel Laut (P) Edi Eka. Selain tentang program strategis swasembada pangan, energi, air, serta penguatan ekonomi kreatif, hijau, dan biru, juga menjadikan Lampung sebagai lumbung tanaman kedelai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam paparannya, Kasatkoord Kolonel Laut (P) Edi Eka menjelaskan alasan Lampung dipilih sebagai pusat pengembangan kedelai nasional. Menurutnya, sejak tahun 1990-an Indonesia bergantung hingga 90 persen pada impor kedelai dari Amerika Serikat, Argentina, dan Brasil. Sebagian besar kedelai impor tersebut merupakan produk rekayasa genetik (GMO) yang berisiko bagi kesehatan generasi mendatang. 

Baca juga:  Lampung Kembali Raih Predikat Provinsi Layak Anak, Bukti Kepedulian Untuk Masa Depan Anak-Anak

Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis untuk mengembalikan kejayaan kedelai lokal, dan Lampung dinilai memiliki potensi besar untuk mewujudkannya.

Kasatkoord Edi Eka mengingatkan bahwa pada dekade 1980-an Lampung pernah dikenal sebagai salah satu lumbung kedelai nasional. Momentum panen perdana kedelai di Prokimal Lampung pada 18 Agustus 2025 menjadi bukti bahwa daerah ini masih sangat potensial untuk dikembangkan sebagai sentra produksi kedelai nasional.

Lebih lanjut, TNI AL bekerja sama dengan pakar pertanian Prof. Dr. Ali Zum Mashar dalam pengembangan pupuk cair fermentasi bernama MIGO, yang terbukti mampu meningkatkan produktivitas pertanian, bahkan pada lahan dengan kualitas rendah. Teknologi ini diyakini dapat mendukung keberhasilan program swasembada pangan apabila dapat diproduksi dan dikembangkan di Lampung.

“Apabila pupuk cair MIGO ini dipusatkan di Lampung, maka berbagai sektor pertanian akan lebih subur dan produktif. Dengan demikian, Lampung dapat berperan sebagai pusat pertanian sekaligus menjadi salah satu pilar utama swasembada pangan nasional,” jelas Kasatkoord.

Kasatkoord juga menyampaikan bahwa proyek percontohan kedelai telah dilakukan di sejumlah daerah, termasuk Jakarta, Makassar, dan Sulawesi, dengan hasil yang baik. Ke depan, Lampung diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan kedelai nasional melalui sinergi erat antara TNI AL, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Baca juga:  Wulan Mirza Kunjungi Bocah Penderita Gizi Buruk di Natar: “Kita Dampingi Sampai Sembuh”

Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan dukungannya atas inisiatif TNI AL tersebut. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa sinergi antara TNI AL, Pemprov Lampung, serta pemangku kepentingan terkait merupakan langkah penting dalam mempercepat program swasembada pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.

“Pemprov Lampung siap berkolaborasi, karena upaya ini tidak hanya menyangkut ketahanan pangan, tetapi juga menyangkut kemandirian bangsa. Lampung memiliki lahan, pengalaman, serta semangat masyarakat yang kuat untuk mendukung agenda strategis ini,” tegas Gubernur.

Terkait pupuk cair, Gubernur Mirza menjelaskan bahwa di Provinsi Lampung telah terdapat pupuk cair yang telah dikembangkan oleh poktan yang ada di Provinsi Lampung. Di Lampung Timur tepatnya di Desa Taman Asri yang telah berhasil memproduksi sebanyak 620 Liter pupuk organik cair (POC).

Baca juga:  BPS Lampung : Kemiskinan Lampung Turun Jadi Single Digit 9,66 persen

Berita Terkait

Waspadai El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi Mitigasi Terpadu
Pemprov Lampung Perkuat Peran Penggerak Digitalisasi Keuangan Daerah Lewat HLM ETPD
Rotasi Jabatan di Pemprov Lampung, Perkuat Sektor Energi dan Sumber Daya Air
Sensus Ekonomi 2026, Pemprov Lampung Perkuat Sinergi untuk Data Berkualitas
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Antarwilayah untuk Optimalisasi PAD
Inflasi Lampung Terendah Nasional, Pemprov Perkuat Pengendalian Harga Pasca Lebaran 2026
Infrastruktur Mulai Diperbaiki, Harapan Warga Lampung Tengah Segera Terwujud
Gubernur Mirza Tekankan Nilai Tri Hita Karana di Mahasabha XIV KMHDI, Perkuat Harmoni Lampung
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:00 WIB

Andan Jejama: Spirit Kepemudaan dalam Membangun Pesawaran

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:59 WIB

Gubernur Mirza Pimpin Rapat Pengembangan Ekonomi Daerah, Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dan Dukung Target Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:49 WIB

Jelang Sertijab Akhir Juni 2026, Danbrigif 4 BS Kolonel Marinir Supriadi Tarigan Pamit, Gubernur Mirza Beri Apresiasi atas Dedikasi dalam Mendukung Pembangunan Lampung

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:39 WIB

Sekdaprov Marindo Kurniawan Hadiri Rapat Paripurna DPRD terkait Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah Provinsi Lampung Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:28 WIB

Sekdaprov Lampung: Belanja Wajib, Jadi Prioritas Utama APBD

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:47 WIB

Riza Fahlevi Resmi Nahkodai PKB Pesisir Barat Masa Bakti 2026–2031

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Wagub Jihan Dorong IPM Lampung Jadi Pelopor Peningkatan SDM dan Pembangunan Daerah

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:43 WIB

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RSUD KH M Tohir Di Kabupaten Pesisir Barat

Berita Terbaru

BERITA

Andan Jejama: Spirit Kepemudaan dalam Membangun Pesawaran

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:00 WIB