UIN Raden Intan Lampung dan Tomsk State University Rusia Bahas Kolaborasi Riset Halal

- Redaksi

Kamis, 24 Juli 2025 - 06:10 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung melalui Pusat Kajian dan Layanan Halal (PKLH) LP2M dan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) menggelar pertemuan daring bersama Tomsk State University (TSU) Rusia untuk membahas kolaborasi akademik di bidang riset halal, Rabu (23/07/2025). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama Memorandum of Understanding (MoU) yang telah disepakati sebelumnya.

Kegiatan ini dipandu oleh Rosida Rakhmawati, M.Pd., Ph.D., selaku Wakil Dekan I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan, dan Kerja Sama FST UIN RIL. Hadir dalam diskusi ini Kepala PKLH Dr. Edi Susilo, M.H.I., beserta para auditor Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN RIL dan beberapa dosen FST.

Dari pihak TSU, hadir Prof. Artyom Yu Rykun selaku Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Internasional, Prof. Irina Aleksandronova, serta dua akademisi TSU lainnya yakni Elena Shmakova dan Militsa Rakina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, dijelaskan beberapa bentuk kerja sama yang dapat dilakukan antara kedua institusi. Isu halal di Indonesia dipandang sebagai isu strategis yang membutuhkan penguatan dari sisi riset dan pengembangan teknologi. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung penguatan industri halal nasional.

Beberapa fokus utama kerja sama antara UIN RIL dan TSU meliputi pengembangan penanda RNA untuk mendeteksi kandungan non-halal, riset bersama antar laboratorium, serta pelatihan langsung bagi dosen dan mahasiswa di TSU. Saat ini, laboratorium UIN RIL telah memiliki fasilitas uji DNA babi berbasis teknologi PCR dan sedang proses untuk akreditasi ISO 17025. Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan teknis dan pendampingan dari TSU untuk penguatan laboratorium tersebut.

Kerja sama juga akan mencakup konsultasi ilmiah secara rutin, pertukaran keahlian, serta akses terhadap teknologi bioinformatika dan basis data. Fokus pengembangan diarahkan pada deteksi halal berbasis molekuler dan RNA. Dalam jangka panjang, kerja sama ini direncanakan berjalan bertahap, mulai dari riset, pelatihan, pengembangan laboratorium, hingga layanan publik.

Lampung disebut memiliki potensi besar untuk menjadi proyek percontohan pusat analisis halal, mengingat belum adanya lembaga pengujian legalitas produk halal di wilayah ini. TSU menyatakan dukungannya terhadap penguatan kapasitas SDM, baik auditor halal maupun personel laboratorium.

Dalam diskusi, Wakil Dekan I Rosida Rakhmawati juga berharap agar ke depan ada kesempatan bagi SDM UIN RIL untuk belajar langsung ke laboratorium TSU di Rusia, atau sebaliknya, Tim TSU dapat datang langsung ke Lampung.

TSU melalui Elena Shmakova dan Militsa Rakina juga menyampaikan arah riset yang bisa dikembangkan bersama, di antaranya penggunaan pendekatan DNA metabarcoding untuk mengautentikasi produk halal, terutama makanan olahan seperti sosis, makanan kaleng, hingga pakan ternak, yang berisiko mengandung bahan non-halal dalam jumlah kecil. Riset juga diarahkan pada pengembangan biomarker baru untuk mendeteksi bahan spesifik berbasis omics analysis yang telah dikembangkan oleh tim mereka.

Selain itu, pemetaan laboratorium halal yang telah ada di Indonesia menjadi langkah awal penting. Hal ini dilakukan untuk mengetahui persebaran geografis, cakupan layanan, serta kompetensi laboratorium yang beroperasi saat ini.

Isu penguatan tahapan analisis pasca produksi juga menjadi fokus, termasuk pengembangan metode uji cepat yang efisien dan terjangkau melalui teknologi deteksi DNA dan enzimatik.

Dalam kesempatan itu, Prof. Rykun dari TSU turut menanyakan lebih lanjut mengenai kebutuhan spesifik dari UIN RIL, baik dari segi bidang riset, latar belakang laboratorium, pelatihan, hingga bentuk magang atau program lainnya yang dapat dijalankan bersama.

Kepala PKLH UIN RIL, Dr. Edi Susilo, menyampaikan bahwa kerja sama ini adalah bentuk nyata dari komitmen UIN Raden Intan dalam membangun jejaring global.

“Kerja sama akademik antara UIN Raden Intan Lampung dan Tomsk University Rusia merupakan wujud komitmen dalam membangun kolaborasi global yang produktif dan berkelanjutan. Melalui sinergi ini, diharapkan dapat memperkuat riset dan pengembangan di bidang studi halal dan laboratorium halal UIN Raden Intan Lampung yang bermanfaat bagi kemajuan industri halal,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sinergi Putera Daerah: Lampung Preneur Hub Perkuat Basis Kebijakan Ekonomi Bersama Zulkifli Hasan
Pesta Rakyat Meriah, tapi Warga Lampung Timur Tanya: Kapan Jalan Diperbaiki dan Siltap Dibayar?
GRL Way Kanan Perkuat Pembinaan Atlet Muda Lewat KAKIMAL Cup 2026
Tambah Armada dan Tank Container, DLH Bandar Lampung Perkuat Pengelolaan Sampah 2026
INFORMASI KEHILANGAN
DPC Laskar Lampung Indonesia dan Holland Bakery Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bandar Lampung
Mekhanai Kebandakhan Tjindar Bumi Raih Predikat Mekhanai Intelegensia pada Grand Final Muli Mekhanai Lampung Selatan
Waspadai El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi Mitigasi Terpadu
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:45 WIB

Relawan Gesit Lampung Rayakan Milad Pertama dengan Family Gathering di Pantai Cakra Pesawaran

Senin, 27 April 2026 - 11:46 WIB

Sinergi Putera Daerah: Lampung Preneur Hub Perkuat Basis Kebijakan Ekonomi Bersama Zulkifli Hasan

Minggu, 26 April 2026 - 16:28 WIB

Pesta Rakyat Meriah, tapi Warga Lampung Timur Tanya: Kapan Jalan Diperbaiki dan Siltap Dibayar?

Sabtu, 25 April 2026 - 15:35 WIB

GRL Way Kanan Perkuat Pembinaan Atlet Muda Lewat KAKIMAL Cup 2026

Jumat, 24 April 2026 - 16:59 WIB

Tambah Armada dan Tank Container, DLH Bandar Lampung Perkuat Pengelolaan Sampah 2026

Kamis, 16 April 2026 - 06:42 WIB

INFORMASI KEHILANGAN

Rabu, 15 April 2026 - 06:47 WIB

DPC Laskar Lampung Indonesia dan Holland Bakery Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bandar Lampung

Sabtu, 11 April 2026 - 06:43 WIB

Mekhanai Kebandakhan Tjindar Bumi Raih Predikat Mekhanai Intelegensia pada Grand Final Muli Mekhanai Lampung Selatan

Berita Terbaru

POLITIK

UU PRT: Akhir Penantian Dua Dekade yang Belum Usai

Selasa, 28 Apr 2026 - 11:41 WIB

wpDiscuz
Exit mobile version