Audit Kinerja Oleh Itjen Kemenag RI, UIN Raden Intan Lampung Raih Predikat Baik

- Redaksi

Rabu, 16 Juli 2025 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) meraih nilai kinerja kategori Baik dalam Audit Kinerja dan Operasional yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama RI.

Capaian tersebut diumumkan dalam Exit Meeting Audit pada Rabu (16/07/2025) di Ruang Sidang Senat lt.8 Gedung Academic & Research Center, setelah proses audit berlangsung selama delapan hari di kampus hijau ini.

Audit dilakukan untuk menilai aspek ekonomis, efektivitas, dan efisiensi pelaksanaan kegiatan di lingkungan kampus, mencakup aspek keuangan, akuntansi, operasional, SDM, teknologi informasi, serta fungsi perencanaan dan pelaporan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses audit dipimpin oleh Prof. Moh. Isom selaku penanggung jawab, dengan Rofi Sari Dewi sebagai pengendali teknis. Tim audit diketuai oleh Tolka Hidayat dan Inne Saraswati Mey Lyana, serta didukung oleh anggota tim yaitu Hasyim Prasetyo, Triasta Dwipa Griyaardi Pinem, M. H. Armadani, Muh. Fahrudin Zuhri, Winarno, Asma Ivadati, dan Maulana.

Baca juga:  Dosen UIN Raden Intan Lampung Raih Juara 2 Best Paper di 2nd Brunei Darussalam Islamic Finance Symposium 2025

Dalam hasil akhir yang disampaikan, UIN Raden Intan Lampung meraih nilai kinerja 77,08 dengan kategori Baik. Untuk aspek kualitas kinerja, kampus ini dinilai cukup ekonomis dalam pengelolaan anggaran dengan nilai 74,527. Aspek efisiensi pada fungsi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pelaporan memperoleh nilai 74,786. Sementara pencapaian hasil atau outcome dinilai cukup efektif dengan skor 79,440.

Rektor UIN RIL, Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., menyampaikan rasa syukur atas capaian ini. Ia mengungkapkan bahwa audit terakhir dilakukan pada tahun 2015, sehingga audit tahun ini menjadi momentum penting setelah 10 tahun.

Menurut Rektor, nilai 77,08 yang dikategorikan Baik menjadi bekal dan motivasi untuk terus meningkatkan pengabdian dan pelayanan di UIN RIL. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada Inspektur dan seluruh tim Itjen Kemenag RI yang telah meluangkan waktu, tenaga, serta ilmu dan pengalaman untuk memberikan potret nyata tentang kondisi UIN RIL hari ini dan arah perbaikannya ke depan.

Baca juga:  Sepuluh Guru Besar Ditetapkan sebagai Bakal Calon Rektor UIN Raden Intan Lampung

Dalam sambutannya, Rektor juga mengingatkan seluruh jajaran pimpinan agar tidak puas dan terlena serta tidak terninabobokan dengan berbagai capaian yang selama ini diraih kampus usai transformasi kelembagaan pada 2017, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Kita sering bangga dengan capaian UI GreenMetric selama delapan tahun berturut-turut, Webometrics, peringkat empat Webometric PTKIN terbaik, UniRank, hingga THE Impact Ranking yang menempatkan kita di peringkat satu PTKIN se-Indonesia. Tapi ternyata masih ada hal-hal yang perlu kita perbaiki dan tingkatkan dalam audit ini,” tegasnya.

Baca juga:  KOPRI PKC PMII Lampung Gelar Tanam Pohon di Way Kambas, Dukung Lampung Timur sebagai Kabupaten Konservasi

Rektor mengajak unsur pimpinan dan sivitas untuk bangkit dan merespons catatan serta rekomendasi dari auditor dengan langkah nyata perbaikan.

Interaksi intensif selama audit ini dinilai Rektor telah membuka wawasan seluruh jajaran kampus dan memicu semangat untuk menjadi lebih baik. “Ini menjadi modal penting bagi UIN RIL dalam melangkah ke depan,” pungkasnya.

Ketua Satuan Pengawasan Internal (SPI) UIN RIL, Dr. Nanang Supriadi, M.Si., juga menyampaikan bahwa catatan dari Tim Itjen harus dijadikan motivasi untuk memperbaiki kualitas tata kelola dan kinerja kampus secara menyeluruh.

Audit kinerja ini bertujuan memberikan keyakinan memadai terhadap kinerja satuan kerja melalui tiga aspek utama, yaitu ekonomis, efektivitas, dan efisiensi. Selain itu, audit juga dimaksudkan untuk memberikan peringatan dini atas pencapaian sasaran dan menambahkan nilai operasional melalui peningkatan sistem kerja. (An/NF)

Berita Terkait

DKD Lampung Dorong Pemerataan Program Pramuka Penegak Pandega
Apresiasi Alumni terhadap Kepemimpinan Visioner Prof. Wan Jamaluddin di UIN Raden Intan Lampung
Prof. Wan Jamaluddin Masuk Deretan 5 Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Paling Populer di Awal 2026
Lewat Beauty Class, KOPRI PMII Dorong Perempuan Hargai Diri Sendiri
KOPRI PKC PMII Lampung Gelar Tanam Pohon di Way Kambas, Dukung Lampung Timur sebagai Kabupaten Konservasi
Peringati Harlah ke-58, KOPRI Lampung Gandeng Pemerintah Provinsi Berantas Kekerasan Seksual
Komisi X DPR RI: Kampus Harus Bebas dari Perundungan dan Kekerasan
Majelis Jum’at Klasika: Bencana Ekologis, Alam Menghukum atau Sistem yang Gagal?
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 11:31 WIB

ABR Soroti Mangkraknya Pembangunan SMPN 1 Pardasuka, Disdik dan Rekanan Harus Bertanggungjawab

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:12 WIB

Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo, Pemprov Lampung dan Pemkot Bandarlampung Gelar Gerakan Bersih-Bersih Serentak di Pulau Pasaran

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:51 WIB

Sekdaprov Marindo Bakal Unjuk Skill di Turnamen Minisoccer dan Launching IJP FC

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:57 WIB

Ultimatum Laskar Lampung: Polda Jangan Main-Main, Kasus 387 Honorer Metro Diduga Kejahatan Terstruktur

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:47 WIB

Ketika Buku Menjadi Mimpi Terakhir: Tragedi YBR Membuka Tabir

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:31 WIB

Hadiri Rakornas 2026, Bupati–Wakil Bupati Lampung Barat Tegaskan Siap Jalankan Arahan Presiden Prabowo

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:10 WIB

LP Penipuan Suami Anggota DPRD Lamsel Naik Penyidikan, Polisi Diminta Tetapkan Tersangka

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:44 WIB

Mobil Camat Sukau Terlibat Kecelakaan Pemotor Tewas

Berita Terbaru