Dosen UIN Raden Intan Lampung Raih Juara 2 Best Paper di 2nd Brunei Darussalam Islamic Finance Symposium 2025

- Redaksi

Sabtu, 6 Desember 2025 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brunei Darussalam – Dosen Prodi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Syafwendi Syafril, berhasil meraih Juara 2 (1st Runner Up) dalam kompetisi karya ilmiah tingkat profesional pada 2nd Brunei Darussalam Islamic Finance Symposium 2025.

Ajang internasional ini diselenggarakan oleh Bank Sentral Brunei Darussalam dan berlangsung pada 2–3 Desember 2025.

Kompetisi ini merupakan bagian dari rangkaian Brunei Darussalam Islamic Finance Call-For-Papers (CFP) 2024, yang mengusung tema Navigating Digital Frontiers in Islamic Finance.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program CFP tersebut diselenggarakan oleh Brunei Darussalam Central Bank (BDCB) bersama Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) untuk mendorong diskusi mendalam mengenai isu-isu baru di bidang keuangan syariah, memperkuat riset, serta meningkatkan publikasi ilmiah yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Brunei Darussalam.

Baca juga:  Sepuluh Guru Besar Ditetapkan sebagai Bakal Calon Rektor UIN Raden Intan Lampung

Adapun subtema terdiri dari Economic Growth, Financial Inclusion, Innovations in FinTech, Islamic Social Finance, Sustainable Finance atau ESG-related, dan Syariah Governance.

Syafwendi mengikuti kompetisi pada subtema Innovations in FinTech, dan dari total 12 peserta, panitia memilih tiga paper terbaik untuk dipresentasikan di forum utama symposium.

Ia membawakan paper berjudul “Issues in Sharia Review Process for New Product Development in Islamic Fintech: How Modern Agile Principle Can Improve it?”, yang ditulis bersama Muhammad Ikshandana Siregar dari Inceif University, Malaysia.

Syafwendi menjelaskan bahwa penelitian ini mengonsep proses review syariah dalam pengembangan produk dan layanan yang ditawarkan penyelenggara fintech syariah dengan menggunakan pendekatan agile.

Baca juga:  BAN-PT Lakukan Asesmen Lapangan Prodi Psikologi Islam UIN Raden Intan Lampung

Menurutnya, metode agile memungkinkan proses penilaian kepatuhan syariah dilakukan lebih cepat dan adaptif terhadap kebutuhan pasar. Ia menambahkan bahwa konsep tersebut juga dapat diterapkan untuk merumuskan Shariah Sandbox, sehingga pelaku industri fintech syariah dapat menghasilkan produk yang tidak hanya patuh syariah, tetapi juga memenuhi regulasi dan siap diluncurkan secara efektif untuk menjawab kebutuhan pasar.

Penyerahan penghargaan Best Paper dilakukan pada 2 Desember 2025 dan diserahkan oleh Pengiran Datin Seri Paduka Hajah Zety Sufina binti Pengiran Dato Paduka Haji Sani, Deputy Minister of Finance and Economy (Fiscal) sekaligus Deputy Chairman of Brunei Darussalam Central Bank Board of Directors.

Baca juga:  Prof. Yuberti Dosen UIN RIL Jadi Keynote Speaker di Konferensi Internasional Hangzhou China

Syafwendi menyampaikan rasa syukur dan berharap prestasi ini membawa dampak positif bagi kampus.

“Alhamdulillah, saya mendapat Juara 2 dalam kompetisi karya ilmiah tingkat profesional ini. Semoga prestasi ini dapat memotivasi civitas akademika UIN Raden Intan Lampung untuk terus berkarya, meraih prestasi, dan mengharumkan nama UIN di kancah internasional,” ujarnya.

Pada symposium, para finalis diminta mempresentasikan karya mereka di hadapan komite penilai dan audiens internasional. Sesi presentasi berlangsung interaktif melalui diskusi panel dan tanya jawab.

Audiens terdiri dari pemerintah Brunei, bank sentral, praktisi keuangan syariah, akademisi, mahasiswa, serta peserta dari berbagai negara seperti Nigeria, Pakistan, Malaysia, Brunei, Thailand, Singapura, dan Indonesia.

Berita Terkait

Rumah Film KPI Putar Perdana Karya Film ‘Teguh’
PW IPPNU Lampung Audiensi dengan Kakanwil Kemenag, Perkuat Sinergi Literasi dan Moderasi Beragama
Buka Puasa, Buka Fakta: Ramadan, Talangsari, dan Ikhtiar Menegakkan Keadilan
DKD Lampung Dorong Pemerataan Program Pramuka Penegak Pandega
Apresiasi Alumni terhadap Kepemimpinan Visioner Prof. Wan Jamaluddin di UIN Raden Intan Lampung
Prof. Wan Jamaluddin Masuk Deretan 5 Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Paling Populer di Awal 2026
Lewat Beauty Class, KOPRI PMII Dorong Perempuan Hargai Diri Sendiri
KOPRI PKC PMII Lampung Gelar Tanam Pohon di Way Kambas, Dukung Lampung Timur sebagai Kabupaten Konservasi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:00 WIB

Pemprov Lampung Kaji Dampak Lingkungan Tambang di Way Kanan

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:46 WIB

Pemprov Lampung Bahas Penyelesaian Aset Daerah Jelang Monitoring KPK 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:52 WIB

Gubernur Lampung Lepas Brigjen Haryantana yang Dimutasi Jadi Kasdam XVII/Cendrawasih

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:34 WIB

Pemprov Lampung apresiasi 4 siswa penemu celah keamanan pada situs NASA

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:29 WIB

Gubernur Lampung: Miliki kemandirian fiskal dengan optimalisasi PAD

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:23 WIB

Lampung sediakan mudik gratis dalam daerah menggunakan bus

Selasa, 10 Maret 2026 - 05:15 WIB

Pemprov Lampung Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran

Senin, 9 Maret 2026 - 05:12 WIB

TP PKK Provinsi Lampung Hadir di Tengah Masyarakat, Salurkan Bantuan Sosial dan Dukungan Gizi Anak

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Rumah Film KPI Putar Perdana Karya Film ‘Teguh’

Minggu, 15 Mar 2026 - 17:37 WIB

PEMERINTAHAN

Pemprov Lampung Kaji Dampak Lingkungan Tambang di Way Kanan

Sabtu, 14 Mar 2026 - 06:00 WIB