KemenHAM Siaga Bakauheni: Penta Peturun Ungkap Jam Rawan dan Rekomendasikan Dini Hari untuk Menyeberang

- Redaksi

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Arus mudik menuju Pelabuhan Bakauheni mulai menunjukkan tekanan serius bahkan sebelum puncak resmi. Antrean kendaraan muncul pada jam-jam tertentu di jalur penyaringan tol. Rest area berubah menjadi kantong tunggu. Buffer zone perlahan terisi.

Hasil pemantauan Tim Kementerian Hak Asasi Manusia yang dipimpin Penta Peturun berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi, Polda, Kodam XXI Raden Inten, PT. ASDP Cabang Bakauheni Lampung menunjukkan satu kesimpulan penting: kapasitas kapal cukup, tetapi risiko macet tetap tinggi jika pemudik datang bersamaan.

Data Besar Mudik Bakauheni 2026. Total kendaraan diproyeksikan: 319.916 unit, Penumpang: 108.050 orang, Trip kapal: 2.481 trip, Rasio kapasitas sistem (V/C): 0,67 (cukup aman secara)

Namun dalam praktik, kemacetan ditentukan oleh jam kedatangan, bukan hanya jumlah harian. Mobil pribadi mendominasi arus (172 ribu unit) diikuti sepeda motor (100 ribu unit). Artinya tekanan terbesar ada pada kendaraan keluarga yang bergerak hampir bersamaan.

🔴 Prediksi Jam Rawan Macet (Sangat Penting untuk Pemudik). Lonjakan Awal Mudik (H-4 sampai H-2). Jam rawan: 15.00 – 23.00 WIB. Estimasi antrean: 2- 4 jam. Titik tekanan: rest area penyaringan, gate masuk pelabuhan

Puncak Mudik Resmi (H-3). Jam rawan: 17.00 – 02.00 WIB. Estimasi antrean: 3-5 jam. Risiko buffer zone penuh dan perlambatan trip kapal.

Arus Balik Kritis (H+3 sampai H+6). Jam rawan: 10.00 – 03.00 WIB. Estimasi antrean: 4-6 jam (bisa lebih bila cuaca buruk). Kombinasi kendaraan keluarga + truk logistik.

Baca juga:  Gerebek Rumah Pengedar, Satnarkoba Polres Pringsewu Sita Sabu dan Ganja

Arus balik dinilai lebih berbahaya dari mudik karena kepulangan dilakukan hampir serentak. Jam Aman Menyeberang (Rekomendasi Praktis)
✔ Dini hari: 01.00 – 07.00 WIB
✔ Pagi awal: 07.00 – 10.00 WIB
✔ Hindari: sore hingga tengah malam
Datang terlalu cepat tanpa tiket justru berisiko terjebak antrean panjang.

Risiko nyata jika pemudik tidak mengatur waktu . Antrean kendaraan bisa memanjang hingga ruas tol. Waktu tunggu di pelabuhan meningkat drastis. Tekanan fasilitas toilet, air bersih, dan layanan kesehatan
Anak-anak dan lansia lebih cepat mengalami kelelahan. Risiko konflik antrean dan kecelakaan kecil meningkat.


“Macet besar sering terjadi bukan karena kapal kurang, tetapi karena kendaraan datang bersamaan,” kata Penta

Layanan Ramah HAM jadi sorotan
KemenHAM menekankan pentingnya perlindungan kelompok rentan dan ketersedian aksesibilitas, “Jalur prioritas disabilitas, Ruang istirahat ibu hamil & menyusui, Bantuan mobilitas lansia, Area aman anak”. Pemprov Lampung memastikan informasi kepadatan arus akan disebarkan real time agar pemudik dapat mengatur perjalanan.

Baca juga:  "Bukber", Rektor Ajak Civitas Akademika UIN RIL Bangun Kebersamaan dengan Semangat Ber-ISI

Penta Peturun menyampaikan Pesan penting untuk Pemudik,

“Beli tiket jauh hari, Datang sesuai jadwal, Pilih waktu dini hari atau pagi, Ikuti rekayasa lalu lintas, Siapkan logistik pribadi (air, obat, makanan ringan)”. Ingatnya.

Mudik bukan hanya soal sampai tujuan. Ia soal bagaimana perjalanan itu tetap aman dan manusiawi. Sebagaimana tugas dari Kementerian Hak Asasi Manusia kepada semua pihak

Berita Terkait

INFORMASI KEHILANGAN
DPC Laskar Lampung Indonesia dan Holland Bakery Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bandar Lampung
Mekhanai Kebandakhan Tjindar Bumi Raih Predikat Mekhanai Intelegensia pada Grand Final Muli Mekhanai Lampung Selatan
Sekjend Laskar Lampung Desak Evaluasi Total PTPN 7 Padangratu: Puluhan Tahun Beroperasi, Rakyat Tak Dapat Apa-Apa
Lukir Kursi Jabatan, Budhi Darmawan ke ESDM – Febrizal Levi ke PSDA
Temukan Kejanggalan – PKC PMII Lampung Desak Kejagung RI Ambil Alih Proses Hukum (AD) Mantan Gubernur Lampung
Jawab Keluhan Masyarakat, Gubernur Mirza Realisasikan 3 Paket Perbaikan Jalan di Way Kanan
Akibat Jalan Rusak Bertahun-tahun – Bupati Lambar Digunjing Warganet, “Dinasti Terancam Runtuh”
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 06:42 WIB

INFORMASI KEHILANGAN

Rabu, 15 April 2026 - 06:47 WIB

DPC Laskar Lampung Indonesia dan Holland Bakery Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bandar Lampung

Sabtu, 11 April 2026 - 06:43 WIB

Mekhanai Kebandakhan Tjindar Bumi Raih Predikat Mekhanai Intelegensia pada Grand Final Muli Mekhanai Lampung Selatan

Kamis, 9 April 2026 - 16:36 WIB

Sekjend Laskar Lampung Desak Evaluasi Total PTPN 7 Padangratu: Puluhan Tahun Beroperasi, Rakyat Tak Dapat Apa-Apa

Kamis, 9 April 2026 - 03:04 WIB

Temukan Kejanggalan – PKC PMII Lampung Desak Kejagung RI Ambil Alih Proses Hukum (AD) Mantan Gubernur Lampung

Rabu, 8 April 2026 - 16:14 WIB

Jawab Keluhan Masyarakat, Gubernur Mirza Realisasikan 3 Paket Perbaikan Jalan di Way Kanan

Senin, 6 April 2026 - 06:27 WIB

Akibat Jalan Rusak Bertahun-tahun – Bupati Lambar Digunjing Warganet, “Dinasti Terancam Runtuh”

Sabtu, 4 April 2026 - 09:50 WIB

Triga Lampung Desak Kepastian Hukum PT PSMI, Petani Tebu Way Kanan Terancam Rugi Akibat Penundaan Panen

Berita Terbaru

BERITA

INFORMASI KEHILANGAN

Kamis, 16 Apr 2026 - 06:42 WIB

POLITIK

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Dinamika Politik

Senin, 13 Apr 2026 - 17:40 WIB