DIKSINUSANTARA, Bandar Lampung – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPD AGPAII) Kota Bandar Lampung menggelar sosialisasi dan koordinasi persiapan PAI FAIR Tahun 2025 secara daring. Kegiatan ini menyusul perubahan jadwal event nasional yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam (Ditjen PAI) bekerja sama dengan AGPAII di bawah naungan Kementerian Agama RI.
Ketua DPD AGPAII Kota Bandar Lampung, Rista Yusma Yanti, menjelaskan tujuan kegiatan tersebut adalah memastikan informasi tersampaikan secara utuh kepada guru-guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Bandar Lampung.
“Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian tugas pengurus AGPAII agar informasi, baik umum maupun teknis, dapat tersampaikan dengan utuh. Harapannya, dapat merekrut lebih banyak peserta dari kalangan guru PAI maupun peserta didik,” ujar Rista dalam pertemuan daring tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung dan Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam dan Keagamaan (PAIS) Kemenag Kota Bandar Lampung, serta mengundang Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) PAI Kemenag Kota Bandar Lampung. Meski beberapa pihak berhalangan hadir, dukungan dan koordinasi tetap terjalin dengan baik.
Sekretaris DPD AGPAII Kota Bandar Lampung, Riki Hardiansyah, menyebutkan pertemuan dihadiri perwakilan Kelompok Kerja Guru (KKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), dan Forum Komunikasi Guru (FKG) dari jenjang TK hingga SMA/SMK.
“Alhamdulillah, perwakilan dari berbagai jenjang turut bergabung. Banyak hal yang dibicarakan, seperti kapasitas dan kualitas guru PAI, termasuk nasib guru PAI, jumlah jam mengajar, dan sertifikasi pendidik,” ungkap Riki.
Ia menambahkan, ke depan AGPAII akan mengupayakan berbagai program terkait profesi guru PAI, baik sertifikasi maupun pelatihan lain yang dapat membekali guru untuk berperan di bidang terkait, sehingga tugas keprofesian tetap stabil dengan hak yang juga akan diterima.
Para guru PAI berharap AGPAII, sebagai organisasi profesi yang terdaftar di Kemendikbudristek, dapat menjadi wadah bagi seluruh guru PAI untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas keprofesian mereka.
PAI FAIR 2025 dijadwalkan akan digelar di Jakarta dan menargetkan partisipasi guru serta peserta didik dari seluruh Indonesia untuk mengembangkan potensi hingga lingkup nasional.









