Ferry Irwandi Soroti Bonus Demografi dan Era Digital di FEBI Fest UIN RIL

- Redaksi

Rabu, 24 September 2025 - 05:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Diksi Nusantara  Bandar Lampung (Humas UIN RIL) – Sesi siang Economic Symposium dalam rangkaian FEBI Fest 2025 Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menghadirkan narasumber nasional, Ferry Irwandi, founder dari Malaka Project yang populer karena konten edukasi terkait pendidikan, politik, ekonomi, dan fenomena sosial lainnya.

Dalam paparannya, Selasa (23/09/2025), Ferry menyampaikan bahwa ilmu ekonomi sejatinya adalah bagaimana manusia menjalani hidup. Sebuah riset menjelaskan manusia itu dalam satu jam biasa membuat dua ribu pilihan dalam hidup.

Menurutnya, banyak kekeliruan dalam memahami ilmu ekonomi sehingga para insan cendekia, khususnya mahasiswa ekonomi, harus benar-benar mengerti mengapa mereka belajar ekonomi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ekonomi itu tidak dipelajari semua orang, tapi dibicarakan semua orang. Karena itu, orang yang menekuni ilmu ekonomi punya tanggung jawab terhadap jalannya ekonomi, termasuk memberi masukan agar pemerintah mengambil kebijakan yang tepat,” katanya di Ballroom UIN RIL

Ferry menekankan pentingnya fundamental ekonomi yang kuat, yang menurutnya hanya bisa lahir dari mereka yang terdidik dengan baik. Pertumbuhan ekonomi, ujarnya, menjadi keharusan yang tidak bisa ditawar.

Baca juga:  Mahasiswa Fakultas Syariah UIN RIL Lolos Peserta Konferensi Hukum di Undip

Menyoroti tema Economic Symposium: Membangun Ekosistem Ekonomi Terdidik dan Ekonomi Digital Indonesia di Era Bonus Demografi, Ferry menjelaskan mengenai isu bonus demografi. 

Indonesia akan memasuki masa tersebut mulai 2030 dan mencapai puncaknya pada 2045, di mana usia produktif mendominasi populasi.

“Bonus demografi itu gift, seperti yang dimiliki China dan India. Tapi produktif hanya bisa terjadi kalau ada yang bisa diproduksi. Kalau tidak, ini bisa jadi bencana demografi. Ketika ekonomi hancur, manusia bisa saling memakan satu sama lain,” tegasnya.

Karena itu, ia menekankan perlunya ekosistem ekonomi yang terdidik, di mana mahasiswa tidak hanya berfokus pada teori tetapi juga mampu menghasilkan solusi konkret. Negara, tambahnya, juga harus hadir menyediakan lapangan pekerjaan agar generasi produktif terserap dengan baik.

Baca juga:  Deputi BPJPH: LPH UIN Raden Intan Lampung Harus Jadi Rujukan Nasional

Sejalan dengan tema, Ferry juga menyinggung perkembangan teknologi digital, AI, dan pola komunikasi internet. Ia menyebut bahwa ruang baru ini menjadi tantangan besar, dan mahasiswa generasi Z adalah penghuni pertama dunia tersebut.

“Ini dunia baru. Generasi kalian yang akan hidup di dalamnya, berkompetisi bahkan dengan generasi berikutnya. Maka diperlukan inovasi, kolaborasi, dan kontribusi nyata,” katanya.

Selain itu, Ferry juga menekankan pentingnya sikap berani dalam menghadapi risiko, namun bukan sekadar nekat.

“Keberanian itu lahir dari rasionalitas. Bedakan antara berani, nekat, dan bodoh. Berani itu hadir dari hitungan, dari angka, dari realitas yang rasional,” jelasnya.

Paparan Ferry menjadi salah satu bagian dari rangkaian FEBI Fest 2025 yang digelar dalam rangka memperingati satu dekade FEBI UIN Raden Intan Lampung.

Baca juga:  BAN-PT Lakukan Asesmen Lapangan Prodi Psikologi Islam UIN Raden Intan Lampung

Acara ini berlangsung dari 22 September hingga 9 Oktober 2025, dengan berbagai kegiatan seperti bazar UMKM, lomba nasional (poster, debat ekonomi, business plan, karya tulis ilmiah), futsal, dan pemilihan Duta FEBI.

Berita Terkait

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung Pastikan Seluruh Siswa Tertampung, Sekolah Negeri Gratis Tanpa Pungutan
LDS Hadir sebagai Narasumber dalam Pelatihan Kepemimpinan, Bahas Ruang Publik dan Aktivitas Politik Demokratis di Kampus
SMP Wijaya Kusuma Hadirkan Budidaya Ikan Lele sebagai Sarana Edukasi Inovatif
Lanjutkan Sinergi, Rektor dan Pimpinan Baru UIN RIL Audiensi dengan Walikota Bandar Lampung
Posko Masjid Ramah Pemudik UIN RIL Berikan Pelayanan Humanis
UIN Raden Intan Lampung Gandeng Masjid Raya Airan Dirikan Posko Ramah Pemudik
UIN RIL– UNM Implementasi Kerja Sama Lewat Diskusi Buku Sejarah Bangsa
Rumah Film KPI Putar Perdana Karya Film ‘Teguh’
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 05:42 WIB

Masa FAGAS Kepung Kejati Lampung, Sampaikan 7 Pernyataan Sikap Terbuka

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:55 WIB

Ketum WLC Henry Kurniawan Yuza Pimpin Puluhan Jeep Willys Meriahkan Parade di HUT Bandar Lampung ke 344

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:16 WIB

Jeep Willys Eks Perang Dunia II Jadi Primadona Parade HUT ke-344 Bandar Lampung

Senin, 29 Juni 2026 - 15:46 WIB

Jelang MPLS Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Wagub Jihan Nurlela Matangkan Persiapan Operasional Sekolah Rakyat Permanen di Kota Baru dan kawasan Islamic Center Sukadana, Lampung Timur

Senin, 29 Juni 2026 - 13:54 WIB

Wagub Jihan Temui Pendemo Mahasiswa PMII yang Sampaikan Aspirasi tentang Persoalan Nasional dan Daerah, segera Dikoordinasikan Pemecahannya dengan OPD Terkait dan Instansi Vertikal

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:00 WIB

Andan Jejama: Spirit Kepemudaan dalam Membangun Pesawaran

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:59 WIB

Gubernur Mirza Pimpin Rapat Pengembangan Ekonomi Daerah, Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dan Dukung Target Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:49 WIB

Jelang Sertijab Akhir Juni 2026, Danbrigif 4 BS Kolonel Marinir Supriadi Tarigan Pamit, Gubernur Mirza Beri Apresiasi atas Dedikasi dalam Mendukung Pembangunan Lampung

Berita Terbaru