Dua Mahasiswa Sistem Informasi UIN RIL Terpilih Menjadi Google Student Ambassador 2025

- Redaksi

Senin, 15 September 2025 - 05:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Diksi Nusantara Bandar Lampung – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL). Dua mahasiswa Program Studi Sistem Informasi (Prodi Sisfo) Fakultas Sains dan Teknologi (FST), yakni Dian Apriliansah dan Rama Dhika Arvembi terpilih sebagai Google Student Ambassador (GSA) 2025. 

Pengumuman ini disampaikan melalui email resmi Google dan situs Google Student Ambassador pada 11 September 2025. 

Mereka termasuk dua dari 800 mahasiswa se-Indonesia yang lolos seleksi. Program GSA memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperkenalkan produk dan teknologi Google, khususnya AI Gemini kepada sivitas akademika. 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rama Dhika Arvembi menyampaikan, menjadi GSA adalah peluang besar baginya untuk menyalurkan minat pada teknologi.

“Menjadi Google Student Ambassador bagi saya adalah kesempatan untuk menyalurkan ketertarikan terhadap teknologi ke lingkungan kampus. Saya tidak hanya memperkenalkan produk Google, tetapi juga membawa semangat belajar, kemampuan berbagi pengetahuan, dan membangun komunitas,” ujarnya saat diwawancarai Tim Humas.

Rama berharap, melalui program tersebut dirinya bersama mahasiswa lain dapat terinspirasi, tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta solusi inovatif berbasis teknologi.

Baca juga:  Gubernur Lampung Sambut Ribuan Massa Pendemo Dengan Aksi Damai

Sementara itu, Dian Apriliansah mengaku bangga bisa menjadi bagian dari program GSA.

“Ini kesempatan berharga bagi saya untuk belajar, berbagi, dan berkontribusi di lingkungan mahasiswa dan masyarakat melalui teknologi Google. Saya percaya teknologi bisa menjadi jembatan untuk membuka peluang baru, mempermudah belajar, dan menginspirasi banyak orang,” katanya.

Dian juga menegaskan komitmennya untuk membagikan pengetahuan tentang teknologi Google, menjadi penggerak inovasi dan kolaborasi di lingkungan mahasiswa, serta mendukung terciptanya ekosistem digital yang kreatif, inklusif, dan bermanfaat bagi banyak orang.

Baca juga:  Peringati Hari Santri 2025, UIN Raden Intan Gelar Apel dan Istighosah

Proses seleksi GSA dilakukan secara online melalui tiga formulir pendaftaran. Formulir pertama berisi data pribadi. Formulir kedua bersifat opsional, berupa tantangan dari tim Google untuk mengidentifikasi masalah kampus, mengusulkan solusi berbasis Gemini AI Canvas, membuat video tentang pemanfaatan Gemini Canvas di lingkungan kampus, proposal acara pembelajaran AI, hingga video animasi ajakan penggunaan AI menggunakan Gemini Veo 3. 

Baca juga:  PBAK UIN RIL 2025 Kukuhkan Ribuan Mahasiswa Baru

Formulir ketiga berisi pengenalan diri, mencakup kelebihan dan kekurangan, pengalaman, hobi, minat, kaitannya dengan pendaftaran GSA, serta tiga fakta unik tentang diri peserta. Peserta yang lolos tahap awal dihubungi oleh tim Google untuk mengikuti video wawancara. 

Program GSA sendiri mencari mahasiswa yang memiliki ketertarikan besar pada AI, pemikiran kreatif, kemampuan komunikasi, semangat berdampak, serta keinginan memperoleh pengalaman eksklusif dan akses langsung ke informasi produk Google terkini. Program ini berlaku selama satu semester.

Keberhasilan Dian dan Rama menjadi Google Student Ambassador 2025 menjadi bukti semangat mahasiswa UIN Raden Intan Lampung dalam berinovasi dan berkontribusi di bidang teknologi. (Red)

Berita Terkait

DKD Lampung Dorong Pemerataan Program Pramuka Penegak Pandega
Apresiasi Alumni terhadap Kepemimpinan Visioner Prof. Wan Jamaluddin di UIN Raden Intan Lampung
Prof. Wan Jamaluddin Masuk Deretan 5 Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Paling Populer di Awal 2026
Lewat Beauty Class, KOPRI PMII Dorong Perempuan Hargai Diri Sendiri
KOPRI PKC PMII Lampung Gelar Tanam Pohon di Way Kambas, Dukung Lampung Timur sebagai Kabupaten Konservasi
Peringati Harlah ke-58, KOPRI Lampung Gandeng Pemerintah Provinsi Berantas Kekerasan Seksual
Komisi X DPR RI: Kampus Harus Bebas dari Perundungan dan Kekerasan
Majelis Jum’at Klasika: Bencana Ekologis, Alam Menghukum atau Sistem yang Gagal?
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:57 WIB

Ultimatum Laskar Lampung: Polda Jangan Main-Main, Kasus 387 Honorer Metro Diduga Kejahatan Terstruktur

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:47 WIB

Ketika Buku Menjadi Mimpi Terakhir: Tragedi YBR Membuka Tabir

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:34 WIB

Laksanakan Musrenbang Hybrid Parosil Mabsus Tegaskan Akses Menuju Lokasi Pendidikan Menjadi Skala Perioritas 2027

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:31 WIB

Hadiri Rakornas 2026, Bupati–Wakil Bupati Lampung Barat Tegaskan Siap Jalankan Arahan Presiden Prabowo

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:10 WIB

LP Penipuan Suami Anggota DPRD Lamsel Naik Penyidikan, Polisi Diminta Tetapkan Tersangka

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:24 WIB

Bupati Lampung Barat Tegaskan Komitmen Lestarikan Seni Budaya di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:28 WIB

Desa Rantau Jaya Udik Bangun Jalan Telford dan TPT, Kades Agus Saleh Dorong Pemerataan Infrastruktur

Kamis, 29 Januari 2026 - 20:06 WIB

Laskar Lampung Ajak Seluruh Institusi Kompak Jalankan InGub “Kamis Beradat”

Berita Terbaru