Hadiri KKN Tematik di UIN Gusdur, Rektor UIN RIL Apresiasi dan Mengajak Refleksi tentang Nilai Agama dengan Pemberdayaan Masyarakat

- Redaksi

Selasa, 14 Oktober 2025 - 13:44 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pekalongan – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., menghadiri acara Penerjunan Mahasiswa KKN Tematik Ekoteologi dan Pertanahan yang digelar UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gusdur), Senin (13/10/2025), di Gedung Student Centre Kampus II Rowolaku, Kajen, Pekalongan.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Agama (Kemenag), dan UIN Gusdur Pekalongan. Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, hadir langsung membuka kegiatan sekaligus menerjunkan sebanyak 500 mahasiswa yang akan melaksanakan KKN Tematik di berbagai wilayah.

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara ATR/BPN, Kemenag, dan perguruan tinggi keagamaan dalam memperkuat pengelolaan aset umat berbasis ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami mengapresiasi UIN K.H. Abdurrahman Wahid sebagai pilot project kerja sama antara ATR/BPN, Kemenag, dan kampus di lingkungan Kemenag. Ini langkah nyata untuk menuntaskan sertifikasi dan mengamankan aset umat, baik berupa tanah wakaf maupun tempat ibadah lainnya,” ujarnya.

Ia berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang berperan langsung dalam membantu penyelesaian permasalahan pertanahan, khususnya pada aset-aset keagamaan yang belum bersertifikat.

Masalah ketidakpastian hukum atas tanah wakaf selama ini menjadi sumber konflik dan kerugian bagi aset umat. Data menunjukkan, baru sekitar 45 persen dari total 561.909 bidang tanah wakaf di Indonesia yang telah tersertifikasi. Melalui kolaborasi ini, pelibatan mahasiswa UIN diharapkan menjadi langkah progresif dalam percepatan sertifikasi tanah wakaf dan tempat ibadah.

Jika model kerja sama ini diperluas ke 50 UIN di seluruh Indonesia, Nusron memperkirakan hingga 100.000 sertifikat wakaf dapat diselesaikan setiap tahun. Dengan begitu, pada 2028 seluruh tempat ibadah, madrasah, dan makam diharapkan sudah bersertifikat.

Menanggapi hal tersebut, Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. Wan Jamaluddin, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang menggabungkan nilai keagamaan dengan praktik pemberdayaan masyarakat. Ia menilai integrasi nilai ini mungkin sudah diterapkan pada PTKIN, akan tetapi harus membuka ruang untuk berkontribusi lebih nyata bagi penyelesaian persoalan umat.

“Perguruan tinggi Islam harus hadir dan berperan dalam isu-isu yang langsung menyentuh masyarakat. KKN Tematik seperti ini menjadi wujud nyata pengabdian kampus kepada umat, dan UIN Raden Intan Lampung tentu siap mengambil bagian dalam upaya serupa,” pungkas Rektor.

Program ini bertujuan menumbuhkan kesadaran ekoteologi dan pemahaman keagamaan mahasiswa yang berpihak pada pelestarian lingkungan serta pemanfaatan lahan secara berkeadilan dan berkelanjutan. Selain Rektor UIN Raden Intan Lampung, acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah Rektor UIN lainnya, pejabat Kemenag, Kakanwil Kemenag daerah, serta para Kepala KUA setempat.

Pada kesempatan itu, turut hadir Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Waryono Abdul Ghafur, serta jajaran pejabat tinggi Kementerian ATR/BPN, termasuk Kepala Kanwil BPN Jawa Tengah, Lampri, dan para Kepala Kantor Pertanahan se-Jawa Tengah. 

Berita Terkait

Rumah Film KPI Putar Perdana Karya Film ‘Teguh’
PW IPPNU Lampung Audiensi dengan Kakanwil Kemenag, Perkuat Sinergi Literasi dan Moderasi Beragama
Buka Puasa, Buka Fakta: Ramadan, Talangsari, dan Ikhtiar Menegakkan Keadilan
DKD Lampung Dorong Pemerataan Program Pramuka Penegak Pandega
Apresiasi Alumni terhadap Kepemimpinan Visioner Prof. Wan Jamaluddin di UIN Raden Intan Lampung
Prof. Wan Jamaluddin Masuk Deretan 5 Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Paling Populer di Awal 2026
Lewat Beauty Class, KOPRI PMII Dorong Perempuan Hargai Diri Sendiri
KOPRI PKC PMII Lampung Gelar Tanam Pohon di Way Kambas, Dukung Lampung Timur sebagai Kabupaten Konservasi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:00 WIB

Pemprov Lampung Kaji Dampak Lingkungan Tambang di Way Kanan

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:46 WIB

Pemprov Lampung Bahas Penyelesaian Aset Daerah Jelang Monitoring KPK 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:52 WIB

Gubernur Lampung Lepas Brigjen Haryantana yang Dimutasi Jadi Kasdam XVII/Cendrawasih

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:34 WIB

Pemprov Lampung apresiasi 4 siswa penemu celah keamanan pada situs NASA

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:29 WIB

Gubernur Lampung: Miliki kemandirian fiskal dengan optimalisasi PAD

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:23 WIB

Lampung sediakan mudik gratis dalam daerah menggunakan bus

Selasa, 10 Maret 2026 - 05:15 WIB

Pemprov Lampung Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran

Senin, 9 Maret 2026 - 05:12 WIB

TP PKK Provinsi Lampung Hadir di Tengah Masyarakat, Salurkan Bantuan Sosial dan Dukungan Gizi Anak

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Rumah Film KPI Putar Perdana Karya Film ‘Teguh’

Minggu, 15 Mar 2026 - 17:37 WIB

PEMERINTAHAN

Pemprov Lampung Kaji Dampak Lingkungan Tambang di Way Kanan

Sabtu, 14 Mar 2026 - 06:00 WIB

Exit mobile version