Hadiri MQKI Internasional, Rektor UIN RIL Sampaikan Nilai-Nilai dalam Tradisi Keilmuan Kitab Turats

- Redaksi

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wajo – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., menghadiri pembukaan Musabaqah Qira’atul Kutub Internasional (MQKI) 2025 yang berlangsung di Pondok Pesantren As’adiyah, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, pada 1–7 Oktober 2025.

Ajang keilmuan ini diikuti oleh 1.359 peserta dari seluruh Indonesia serta delegasi dari sembilan negara sahabat, yakni Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, Vietnam, Kamboja, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste. MQKI hadir sebagai ruang silaturahmi intelektual lintas negara sekaligus upaya melestarikan tradisi keilmuan pesantren yang menjadi fondasi peradaban Islam di Nusantara.

Para peserta berkompetisi dalam tiga kategori utama, yaitu marhalah (ula, wustha, ulya), debat dan lalaran, serta jenjang Ma’had Aly. Cabang perlombaan meliputi debat bahasa Arab dan Inggris, hifdzul mutun, hingga penulisan risalah ilmiyyah. Selain kompetisi, MQKI 2025 juga menghadirkan tujuh agenda pendukung yang mengangkat isu keagamaan, kemandirian, dan lingkungan, seperti halaqah ulama internasional, expo kemandirian pesantren, serta program pesantren hijau.

Tahun ini MQKI mengusung tema Dari Pesantren untuk Dunia: Merawat Lingkungan dan Menebar Perdamaian dengan Kitab Turats. Tema ini menjadi pengingat bahwa pesantren memiliki khazanah keilmuan yang relevan untuk menjawab tantangan global, termasuk krisis iklim dan kebutuhan akan perdamaian.

Dalam sambutannya, Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menegaskan bahwa MQKI tidak sekadar ajang perlombaan, melainkan forum silaturahmi ulama, santri, dan akademisi lintas negara.

“Merawat lingkungan dan menjaga perdamaian adalah tema besar kita. Ini terkait langsung dengan persoalan perubahan iklim dan pentingnya mengakhiri konflik,” ujarnya saat membuka MQKI Internasional, Kamis (2/10/2025).

Ia juga mendorong agar pembahasan ajaran-ajaran agama tentang pelestarian alam menjadi bagian penting dari kegiatan ini.

“Kini saatnya Kementerian Agama mengarusutamakan apa yang kami sebut sebagai ekoteologi, yaitu kerja sama antara manusia, alam, dan Tuhan,” lanjutnya.

Menurut Menag, MQKI juga merupakan bentuk diplomasi budaya pesantren yang meneguhkan wajah Islam rahmatan lil-‘alamin di mata dunia.

“Pesantren adalah poros perdamaian. Kita ingin menunjukkan bahwa Islam Indonesia tumbuh melalui dakwah yang ramah, penuh persaudaraan, dan menghormati budaya,” jelasnya.

Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. Wan Jamaluddin, menyambut baik pelaksanaan MQKI Internasional 2025 dan menilai kegiatan ini sebagai bentuk nyata kontribusi pesantren terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan peradaban.

Ia juga menyoroti gerakan menanam pohon oleh para santri sebagai bagian dari rangkaian kegiatan. Menurutnya, tradisi keilmuan dalam kitab kuning tidak hanya mengajarkan nilai-nilai moral kepada sesama, tetapi juga tanggung jawab terhadap alam.

“Santri tidak hanya diajarkan untuk berpikir, tetapi juga bertindak nyata. Gerakan menanam pohon ini menunjukkan bahwa nilai-nilai keilmuan dapat diwujudkan dalam aksi yang bermanfaat bagi lingkungan,” ujarnya.

Kehadiran Rektor UIN Raden Intan Lampung dalam MQKI Internasional 2025 menegaskan dukungan perguruan tinggi terhadap pengembangan tradisi keilmuan Islam dan kontribusi pesantren dalam menjawab tantangan global melalui ilmu dan tindakan nyata.

Berita Terkait

LDS Hadir sebagai Narasumber dalam Pelatihan Kepemimpinan, Bahas Ruang Publik dan Aktivitas Politik Demokratis di Kampus
SMP Wijaya Kusuma Hadirkan Budidaya Ikan Lele sebagai Sarana Edukasi Inovatif
Lanjutkan Sinergi, Rektor dan Pimpinan Baru UIN RIL Audiensi dengan Walikota Bandar Lampung
Posko Masjid Ramah Pemudik UIN RIL Berikan Pelayanan Humanis
UIN Raden Intan Lampung Gandeng Masjid Raya Airan Dirikan Posko Ramah Pemudik
UIN RIL– UNM Implementasi Kerja Sama Lewat Diskusi Buku Sejarah Bangsa
Rumah Film KPI Putar Perdana Karya Film ‘Teguh’
PW IPPNU Lampung Audiensi dengan Kakanwil Kemenag, Perkuat Sinergi Literasi dan Moderasi Beragama
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:45 WIB

Relawan Gesit Lampung Rayakan Milad Pertama dengan Family Gathering di Pantai Cakra Pesawaran

Senin, 27 April 2026 - 11:46 WIB

Sinergi Putera Daerah: Lampung Preneur Hub Perkuat Basis Kebijakan Ekonomi Bersama Zulkifli Hasan

Minggu, 26 April 2026 - 16:28 WIB

Pesta Rakyat Meriah, tapi Warga Lampung Timur Tanya: Kapan Jalan Diperbaiki dan Siltap Dibayar?

Sabtu, 25 April 2026 - 15:35 WIB

GRL Way Kanan Perkuat Pembinaan Atlet Muda Lewat KAKIMAL Cup 2026

Jumat, 24 April 2026 - 16:59 WIB

Tambah Armada dan Tank Container, DLH Bandar Lampung Perkuat Pengelolaan Sampah 2026

Kamis, 16 April 2026 - 06:42 WIB

INFORMASI KEHILANGAN

Rabu, 15 April 2026 - 06:47 WIB

DPC Laskar Lampung Indonesia dan Holland Bakery Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bandar Lampung

Sabtu, 11 April 2026 - 06:43 WIB

Mekhanai Kebandakhan Tjindar Bumi Raih Predikat Mekhanai Intelegensia pada Grand Final Muli Mekhanai Lampung Selatan

Berita Terbaru

POLITIK

UU PRT: Akhir Penantian Dua Dekade yang Belum Usai

Selasa, 28 Apr 2026 - 11:41 WIB