KNPI Lampung Apresiasi Presiden Prabowo Sematkan Gelar Pahlawan Nasional Untuk Soeharto

- Redaksi

Jumat, 14 November 2025 - 06:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada 10 tokoh bangsa di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025). Salah satu tokoh yang menerima gelar tersebut adalah Presiden ke-2 RI, Soeharto.

Soeharto dianugerahi gelar pahlawan nasional pada bidang perjuangan dan politik. Ketua DPD KNPI Lampung Iqbal Ardiansyah menilai, penganugerahan tersebut sangat tepat mengingat kontribusi Soeharto dalam pembangunan nasional serta upayanya menjaga stabilitas negara.

“Soeharto dan Orde Baru identik dengan kepemimpinan yang kuat, pemerintahan stabil, dan inflasi rendah. Sudah sepatutnya kita mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto yang tidak pernah melupakan sejarah bangsa. Sejarah bukan beban ingatan, melainkan penerangan jiwa,” ujar Bung Iqbal usai melantik pengurus DPD KNPI Metro masa bhakti 2025–2028, Kamis (13/11/2025).

Iqbal menambahkan, pemberian gelar pahlawan kepada para tokoh bangsa penting agar generasi muda dapat memetik pelajaran dari perjuangan masa lalu demi membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.

“Bagi para pemuda, meneladani tokoh-tokoh hebat akan memperkuat identitas, nasionalisme, serta karakter generasi bangsa,” tambahnya.

Bung Iqbal juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama yang telah menggelar rapat konsolidasi bersama seluruh DPD KNPI Provinsi di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta pada Senin (10/11/2025). Ia mengungkapkan bahwa dirinya hadir langsung dan melihat semangat seluruh jajaran KNPI se-Indonesia dalam upaya menyukseskan Kongres Persatuan.

Baca juga:  Sambut Maba Pascasarjana, Rektor UIN Raden Intan Lampung Pesankan Tiga Hal

Ia berharap pemerintah dapat menyambut baik aspirasi tersebut sebagai langkah mewujudkan Indonesia Maju dan Indonesia Emas.

Iqbal memaparkan delapan rekomendasi hasil konsolidasi nasional KNPI, diantaranya dukungan terhadap visi besar Asta Cita, termasuk pemberantasan kartel sumber daya alam dan program Makan Bergizi Gratis. Komitmen KNPI untuk berdiri bersama Presiden Prabowo menjalankan visi Asta Cita menuju Indonesia yang lebih adil, berdaulat, dan mandiri.

Iqbal menegaskan bahwa rekomendasi tersebut sangat penting untuk memperkuat peran strategis pemuda Indonesia.

Salah satu poin krusial adalah fasilitasi Dialog Nasional Pemuda Indonesia yang diharapkan mampu menyatukan seluruh faksi KNPI dengan mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan organisasi.

Iqbal berharap Kementerian Pemuda dan Olahraga dapat bersikap netral, independen, dan menjadi jembatan penyelesaian persoalan internal organisasi kepemudaan. Ia menegaskan bahwa pemerintah harus hadir memperkuat gerakan pemuda, bukan membiarkan perpecahan yang merugikan generasi mendatang.

Baca juga:  Kejati Dinilai Lamban, TRIGA Lampung Soroti Beberapa Kasus Libatkan Mantan Kepala Daerah

KNPI juga menekankan pentingnya perlindungan negara terhadap organisasi kepemudaan dari intervensi politik praktis demi menjaga independensi pemuda Indonesia sebagai kekuatan moral dan sosial.

Poin strategis lainnya adalah pengajuan uji materi terhadap Undang-Undang Kepemudaan ke Mahkamah Konstitusi agar lebih adaptif menghadapi tantangan generasi digital. KNPI juga mengusulkan pemisahan Kementerian Pemuda dari Olahraga agar kebijakan kepemudaan lebih fokus, efektif, dan berkelanjutan.

“Rekomendasi ini merupakan tanggung jawab moral pemuda untuk mengawal kepemimpinan nasional menuju Indonesia 2045,” tutup Bung Iqbal. (*/Red)

Berita Terkait

Laskar Lampung Indonesia Apresiasi Navara City Park, Lebih dari 50 Persen Karyawan Adalah Warga Sekitar
Lokakarya dengan Stakeholders, Rektor UIN RIL Apresiasi Kemenag Sebagai Ruang Dialog dan Kolaborasi
Partinia Tinjau Posyandu dan Serap Aspirasi Warga Pekon Bahway
UIN Raden Intan Lampung Kembali Raih Predikat Badan Publik Informatif
Pimpinan KPK dan Pegiat Anti Korupsi Kompak : Peluang Semua Anggota DPR Komisi XI 2019-2024 terseret Kasus Skandal CSR BI-OJK
Wartawan di Tulang Bawang Ancam Demo Lagi: “Kemana Anggaran Belanja Media Mengalir?”
Sarat KKN, LSM PERANG Soroti Proyek Infrastruktur Rp.43,5 Miliar dan BSPS Rp.38,9 Miliar di Way Kanan
Pekon Sukawangi Salurkan BLT Dana Desa 2025 ke 24 KPM
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 06:22 WIB

Rapat Tinjauan Manajemen UIN RIL Rekomendasikan Peningkatan Mutu Berkelanjutan

Jumat, 12 Desember 2025 - 06:20 WIB

ekankan Peran Strategis, UIN RIL Beri Pembekalan Mahasiswa Penerima KIP Kuliah

Kamis, 11 Desember 2025 - 06:18 WIB

Perkuat Tata Kelola Keuangan, UIN RIL Luncurkan Aplikasi AKURIN

Rabu, 10 Desember 2025 - 06:17 WIB

Fakultas Adab Gelar Kuliah Umum tentang Penulisan Sejarah Indonesia

Selasa, 9 Desember 2025 - 06:16 WIB

UIN RIL Terima Penghargaan dari Kemenag RI sebagai PPID PTKN Berkinerja Terbaik

Senin, 8 Desember 2025 - 06:14 WIB

Kantin UIN RIL Resmi Ditetapkan sebagai Zona KHAS

Senin, 8 Desember 2025 - 06:13 WIB

Gubernur Lampung Beri Penghargaan UIN RIL Sebagai Badan Publik Informatif

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:22 WIB

AGPAII Lampung Raih Tiga Medali di PAI Fair Nasional 2025, Kota Bandar Lampung Berikan Apresiasi

Berita Terbaru