Lokakarya dengan Stakeholders, Rektor UIN RIL Apresiasi Kemenag Sebagai Ruang Dialog dan Kolaborasi

- Redaksi

Selasa, 16 Desember 2025 - 06:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D. menghadiri Lokakarya Kementerian Agama bertema Mempersiapkan Umat Masa Depan yang digelar di Serpong, Tangerang, Senin (15/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama Tahun 2025.

Lokakarya tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama, Kepala Kantor Wilayah Kemenag, Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), pimpinan organisasi masyarakat keagamaan, tokoh agama, akademisi, hingga budayawan.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya peran strategis Kementerian Agama sebagai jembatan dan mediator antara negara dan masyarakat sipil dalam menjaga harmoni kehidupan beragama di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

“Kementerian Agama harus benar-benar hadir sebagai penyeimbang. Tidak terlalu cepat turun tangan, tetapi juga tidak abai ketika negara memang harus hadir,” ujar Menag.

Menag berharap Kementerian Agama ke depan memiliki target yang terukur dalam menjalankan peran tersebut. Karena itu, lokakarya ini diharapkan mampu merumuskan arah dan peran Kemenag ke depan melalui pelibatan seluruh pemangku kepentingan.

“Hari ini kita hadirkan para stakeholders, tokoh agama, akademisi, dan ormas-ormas keagamaan. Sehingga semua pihak merasa memiliki Kementerian Agama,” paparnya.

Fokus utama pembahasan diarahkan pada perumusan konsep umat masa depan dan langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin dalam laporannya menyampaikan bahwa lokakarya ini digelar untuk mendukung penyusunan Outlook Kehidupan Beragama Kementerian Agama Tahun 2026 sebagai dokumen strategis kebijakan.

Baca juga:  Masa Aksi TRIGA Lampung Bakal Kembali Duduki Kanwil Kemenag, Ada Apa ???

Menurut Kamaruddin, kehidupan keagamaan saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari digitalisasi, perubahan orientasi spiritual generasi muda, polarisasi identitas, maraknya hoaks keagamaan, isu minoritas, konflik rumah ibadah, hingga tantangan global seperti krisis iklim.

“Kondisi ini menuntut kebijakan keagamaan yang responsif, inklusif, dan berbasis data,” ujarnya.

Outlook Kehidupan Beragama 2026 diharapkan mampu memetakan tren, isu, dan risiko, sekaligus menjadi rujukan dalam penyusunan program dan layanan Kementerian Agama pada tahun mendatang. Lokakarya ini juga menjadi forum validasi tren dan pendalaman isu dengan melibatkan tokoh agama, akademisi, peneliti, serta perwakilan kementerian dan lembaga.

Baca juga:  Sarasehan Warga Jawa Tengah di Lampung Perkuat Sinergi dan Kerja Sama Antar Daerah

Menanggapi hal tersebut, Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof. Wan Jamaluddin mengapresiasi langkah Kementerian Agama yang membuka ruang dialog dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam merumuskan arah umat masa depan.

Menurutnya, isu-isu yang disampaikan Menteri Agama dan Sekretaris Jenderal Kemenag sangat relevan dengan peran Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, khususnya dalam menyiapkan generasi yang moderat, adaptif terhadap perubahan, serta memiliki kepedulian sosial dan lingkungan.

“Perguruan tinggi keagamaan memiliki peran strategis dalam menyiapkan umat masa depan yang moderat, toleran, dan inklusif, sebagaimana arahan Menteri Agama. Kampus harus menjadi ruang dialog, penguatan nalar keagamaan yang sejuk, sekaligus pusat pengembangan nilai-nilai kebangsaan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Hadiri Pelantikan BKOW, DPRD Lampung IKAD Tegaskan Dukung Penguatan Peran Perempuan
Anggota DPRD Lampung Andika Wibawa Akan Kawal 89.286 Peserta BPJS PBI 2026
Pesangon Rp480 Juta Tak Dibayarkan, Didampingi LBH Ansor Eks Karyawan Koperasi Kekar Mengadu ke DPRD Lampung
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Evaluasi Program MBG
Komisi IV DPRD Lampung Optimistis Target 85% Jalan Mantap Tercapai di 2026
DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung Gelar Fit and Proper Test Calon Ketua PAC
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk Capai Target PAD 2026
Wagub Jihan Serahkan Dana Bumbung Kemanusiaan kepada Kwarnas Pramuka, Wujud Keberlanjutan Kepedulian untuk Korban Bencana Sumatera
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:27 WIB

Hadiri Pelantikan BKOW, DPRD Lampung IKAD Tegaskan Dukung Penguatan Peran Perempuan

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:06 WIB

Anggota DPRD Lampung Andika Wibawa Akan Kawal 89.286 Peserta BPJS PBI 2026

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:57 WIB

Pesangon Rp480 Juta Tak Dibayarkan, Didampingi LBH Ansor Eks Karyawan Koperasi Kekar Mengadu ke DPRD Lampung

Selasa, 20 Januari 2026 - 06:20 WIB

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Evaluasi Program MBG

Senin, 19 Januari 2026 - 14:19 WIB

Komisi IV DPRD Lampung Optimistis Target 85% Jalan Mantap Tercapai di 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 12:57 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk Capai Target PAD 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 12:22 WIB

Wagub Jihan Serahkan Dana Bumbung Kemanusiaan kepada Kwarnas Pramuka, Wujud Keberlanjutan Kepedulian untuk Korban Bencana Sumatera

Senin, 19 Januari 2026 - 12:17 WIB

DPRD Lampung Minta Kejelasan Pelaksanaan Koperasi Desa Merah Putih

Berita Terbaru

BERITA

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Evaluasi Program MBG

Selasa, 20 Jan 2026 - 06:20 WIB