Pekon Balak Kecamatan Batu Brak Resmi Jadi Desa Wisata Budaya

- Redaksi

Rabu, 10 Desember 2025 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekon Balak di Kecamatan Batu Brak resmi ditetapkan sebagai salah satu Desa Wisata Budaya dalam program unggulan Gubernur Lampung.

Penetapan ini menempatkan Pekon Balak sebagai representasi kearifan lokal dan pintu gerbang budaya Lampung Barat, sekaligus membawa harapan baru bagi penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor wisata berbasis tradisi.

Penetapan tersebut mengemuka dalam kegiatan Audiensi dengan Tenaga Pendamping Gubernur dalam rangka Kunjungan Desa Budaya, Rabu (10/12/25).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rombongan tenaga pendamping gubernur diterima di Rumah Dinas Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, sebelum melanjutkan peninjauan langsung ke Gedung Dalom Kepaksian Pernong di Pekon Balak, lokasi pusat Desa Wisata Budaya.

Hadir dalam rombongan, Tenaga Pendamping Gubernur Bidang Infrastruktur Pengembangan Wilayah Provinsi Lampung Ir. Ansori Dzausal, MT., serta Tenaga Pendamping Gubernur Bidang Kebudayaan Rahmat Satori, didampingi jajaran pemerintah daerah dan tokoh adat Lampung Barat.

Baca juga:  Pemprov Lampung Serahkan Dokumen Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Lampung

Ir. Ansori Dzausal menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan program Gubernur Lampung terkait pengembangan desa pemaju dan desa wisata budaya.

“Program Pak Gubernur mendorong desa-desa yang memiliki karakter kuat untuk menjadi desa wisata budaya. Kami diminta meninjau, mempelajari, dan memilih desa yang punya potensi. Pekon Balak termasuk salah satu dari lima desa di Provinsi Lampung yang terpilih,” ujar Ansori.

Ia menegaskan bahwa wisata budaya bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan.

“Festival sehari dua hari itu biasa. Wisata budaya berarti sepanjang tahun ada aktivitas yang bisa dilihat wisatawan. Pada akhirnya, wisata itu harus bermuara pada peningkatan ekonomi masyarakat, ada produk yang bisa dibeli, ada kenangan yang membuat orang ingin kembali,*” lanjutnya.

Baca juga:  Pesangon Rp480 Juta Tak Dibayarkan, Didampingi LBH Ansor Eks Karyawan Koperasi Kekar Mengadu ke DPRD Lampung

Ansori juga menekankan bahwa Pekon Balak dipilih karena posisi strategisnya sebagai “pintu gerbang keluar masuknya budaya Lampung Barat”, sehingga dinilai pantas menjadi pusat pengembangan budaya daerah.

Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas penunjukan Pekon Balak sebagai Desa Wisata Budaya.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami berterima kasih karena Lampung Barat, khususnya Pekon Balak, terpilih sebagai pusat wisata cagar budaya. Kami berharap pendampingan dari tim gubernur mampu menguatkan kembali budaya Batu Brak dan membuktikan bahwa Pekon Balak siap menjadi wajah budaya Lampung Barat,” ucapnya.

Wabup juga menyampaikan kondisi pembangunan Gedung Pakuon, rumah adat yang sejak 10 tahun terakhir terhenti pembangunannya.

Baca juga:  Akreditasi dari LAMDIK, Prodi S3 MPI Unggul dan PPG Baik Sekali

“Gedung Pakuon sudah diatap, tapi 10 tahun ini mandek karena keterbatasan anggaran. Kami mohon bantuan Pak Gubernur agar pembangunan ini dapat dituntaskan, mengingat lokasi ini direncanakan menjadi pusat wisata budaya Pekon Balak,” tambahnya.

Penunjukan Pekon Balak sebagai Desa Wisata Budaya membawa harapan besar bagi masyarakat adat dan pelaku wisata di Lampung Barat.

Selain menjaga tradisi, program ini diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi baru, mulai dari kerajinan lokal, kuliner, hingga agenda budaya yang berkelanjutan sepanjang tahun.

Dengan dukungan pemerintah provinsi dan kabupaten, serta kesiapan masyarakat adat Batu Brak, Pekon Balak diproyeksikan menjadi ikon wisata budaya yang bukan hanya indah dipandang, tetapi juga memberi kesejahteraan bagi warganya. (Aldi)

Berita Terkait

Hadiri Pelantikan BKOW, DPRD Lampung IKAD Tegaskan Dukung Penguatan Peran Perempuan
Anggota DPRD Lampung Andika Wibawa Akan Kawal 89.286 Peserta BPJS PBI 2026
Pesangon Rp480 Juta Tak Dibayarkan, Didampingi LBH Ansor Eks Karyawan Koperasi Kekar Mengadu ke DPRD Lampung
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Evaluasi Program MBG
Komisi IV DPRD Lampung Optimistis Target 85% Jalan Mantap Tercapai di 2026
DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung Gelar Fit and Proper Test Calon Ketua PAC
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk Capai Target PAD 2026
Wagub Jihan Serahkan Dana Bumbung Kemanusiaan kepada Kwarnas Pramuka, Wujud Keberlanjutan Kepedulian untuk Korban Bencana Sumatera
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:27 WIB

Hadiri Pelantikan BKOW, DPRD Lampung IKAD Tegaskan Dukung Penguatan Peran Perempuan

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:06 WIB

Anggota DPRD Lampung Andika Wibawa Akan Kawal 89.286 Peserta BPJS PBI 2026

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:57 WIB

Pesangon Rp480 Juta Tak Dibayarkan, Didampingi LBH Ansor Eks Karyawan Koperasi Kekar Mengadu ke DPRD Lampung

Selasa, 20 Januari 2026 - 06:20 WIB

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Evaluasi Program MBG

Senin, 19 Januari 2026 - 14:19 WIB

Komisi IV DPRD Lampung Optimistis Target 85% Jalan Mantap Tercapai di 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 12:57 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk Capai Target PAD 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 12:22 WIB

Wagub Jihan Serahkan Dana Bumbung Kemanusiaan kepada Kwarnas Pramuka, Wujud Keberlanjutan Kepedulian untuk Korban Bencana Sumatera

Senin, 19 Januari 2026 - 12:17 WIB

DPRD Lampung Minta Kejelasan Pelaksanaan Koperasi Desa Merah Putih

Berita Terbaru

BERITA

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Evaluasi Program MBG

Selasa, 20 Jan 2026 - 06:20 WIB