Pemprov Lampung Dorong Investasi Pabrik Benih untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

- Redaksi

Rabu, 11 Februari 2026 - 05:05 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat langkah strategis dalam mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui penjajakan kolaborasi dengan PT. Sang Hyang Seri (SHS). Kerja sama ini difokuskan pada penguatan sektor perbenihan padi, jagung, dan kedelai guna mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan. 

Dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Selasa (10/02/2026), ditegaskan bahwa ketersediaan benih berkualitas merupakan kunci utama dalam memacu produktivitas pertanian di Bumi Ruwa Jurai. 

Gubernur menekankan bahwa Lampung harus bertransformasi dari sekadar produsen komoditas menjadi pusat industri perbenihan nasional. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salah satu tantangan besar petani kita selama ini adalah akses terhadap benih unggul. Dengan menggandeng PT SHS untuk berinvestasi dan mengembangkan pabrik benih di Lampung, kita tidak hanya mengamankan stok pangan nasional, tapi juga meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan petani lokal,” tegas Gubernur. 

Direktur Utama PT. Sang Hyang Seri, Adhi Cahyono Nugroho, mengungkapkan bahwa saat ini SHS telah melakukan refocusing bisnis secara total pada sektor perbenihan. SHS menawarkan skema kolaborasi yang menguntungkan bagi petani penangkar di Lampung, antara lain :

1. Jaminan Pembelian (Offtake): Pembayaran hasil panen maksimal satu hari setelah transaksi. 

2. Harga Kompetitif: Pemberian insentif harga di atas rata-rata pasar (tambahan Rp300 – Rp500 per kilogram). 

3. Optimalisasi Aset: Pemanfaatan fasilitas R&D dan mesin perbenihan milik SHS di Nambahrejo, Lampung Tengah untuk dikelola bersama BUMD. 

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, memaparkan data strategis yang menjadikan Lampung sebagai mitra vital bagi SHS :

1. Kontribusi Ekonomi: Sektor pertanian menyumbang sekitar 28 persen terhadap struktur ekonomi Lampung. 

2. Produksi Padi: Pada tahun 2025, Lampung mencatatkan surplus produksi mencapai 3,5 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). 

3. Produksi Jagung: Lampung menempati peringkat lima besar nasional dengan kontribusi sebesar 8 persen terhadap produksi jagung nasional. 

Pemerintah Provinsi Lampung mengarahkan agar pengembangan titik-titik penangkaran benih ini nantinya tersebar di wilayah potensial seperti Trimurjo, Pringsewu, hingga Tanggamus.Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat langkah strategis dalam mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui penjajakan kolaborasi dengan PT. Sang Hyang Seri (SHS). Kerja sama ini difokuskan pada penguatan sektor perbenihan padi, jagung, dan kedelai guna mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan. 

Dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Selasa (10/02/2026), ditegaskan bahwa ketersediaan benih berkualitas merupakan kunci utama dalam memacu produktivitas pertanian di Bumi Ruwa Jurai. 

Gubernur menekankan bahwa Lampung harus bertransformasi dari sekadar produsen komoditas menjadi pusat industri perbenihan nasional. 

“Salah satu tantangan besar petani kita selama ini adalah akses terhadap benih unggul. Dengan menggandeng PT SHS untuk berinvestasi dan mengembangkan pabrik benih di Lampung, kita tidak hanya mengamankan stok pangan nasional, tapi juga meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan petani lokal,” tegas Gubernur. 

Direktur Utama PT. Sang Hyang Seri, Adhi Cahyono Nugroho, mengungkapkan bahwa saat ini SHS telah melakukan refocusing bisnis secara total pada sektor perbenihan. SHS menawarkan skema kolaborasi yang menguntungkan bagi petani penangkar di Lampung, antara lain :

1. Jaminan Pembelian (Offtake): Pembayaran hasil panen maksimal satu hari setelah transaksi. 

2. Harga Kompetitif: Pemberian insentif harga di atas rata-rata pasar (tambahan Rp300 – Rp500 per kilogram). 

3. Optimalisasi Aset: Pemanfaatan fasilitas R&D dan mesin perbenihan milik SHS di Nambahrejo, Lampung Tengah untuk dikelola bersama BUMD. 

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, memaparkan data strategis yang menjadikan Lampung sebagai mitra vital bagi SHS :

1. Kontribusi Ekonomi: Sektor pertanian menyumbang sekitar 28 persen terhadap struktur ekonomi Lampung. 

2. Produksi Padi: Pada tahun 2025, Lampung mencatatkan surplus produksi mencapai 3,5 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). 

3. Produksi Jagung: Lampung menempati peringkat lima besar nasional dengan kontribusi sebesar 8 persen terhadap produksi jagung nasional. 

Pemerintah Provinsi Lampung mengarahkan agar pengembangan titik-titik penangkaran benih ini nantinya tersebar di wilayah potensial seperti Trimurjo, Pringsewu, hingga Tanggamus.

Berita Terkait

Pemprov Lampung Kaji Dampak Lingkungan Tambang di Way Kanan
Gubernur Mirza Dorong Penguatan SDM, Hilirisasi dan Infrastruktur untuk Dongkrak Ekonomi Pesawaran
Pemprov Lampung Bahas Penyelesaian Aset Daerah Jelang Monitoring KPK 2026
Gubernur Lampung Lepas Brigjen Haryantana yang Dimutasi Jadi Kasdam XVII/Cendrawasih
Pemprov Lampung apresiasi 4 siswa penemu celah keamanan pada situs NASA
Gubernur Lampung: Miliki kemandirian fiskal dengan optimalisasi PAD
Lampung sediakan mudik gratis dalam daerah menggunakan bus
Pemprov Lampung Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 16:36 WIB

SMP Wijaya Kusuma Hadirkan Budidaya Ikan Lele sebagai Sarana Edukasi Inovatif

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:08 WIB

Lanjutkan Sinergi, Rektor dan Pimpinan Baru UIN RIL Audiensi dengan Walikota Bandar Lampung

Selasa, 24 Maret 2026 - 06:00 WIB

Posko Masjid Ramah Pemudik UIN RIL Berikan Pelayanan Humanis

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:40 WIB

UIN Raden Intan Lampung Gandeng Masjid Raya Airan Dirikan Posko Ramah Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 - 05:29 WIB

UIN RIL– UNM Implementasi Kerja Sama Lewat Diskusi Buku Sejarah Bangsa

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:37 WIB

Rumah Film KPI Putar Perdana Karya Film ‘Teguh’

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:52 WIB

PW IPPNU Lampung Audiensi dengan Kakanwil Kemenag, Perkuat Sinergi Literasi dan Moderasi Beragama

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:42 WIB

Buka Puasa, Buka Fakta: Ramadan, Talangsari, dan Ikhtiar Menegakkan Keadilan

Berita Terbaru

Exit mobile version