TEGAS…!!!, Gubernur Lampung Instruksikan Penanganan Serius Dugaan Illegal Logging di Pesisir Barat

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (RMD) meminta Kepolisian Daerah Lampung mempercepat penyelidikan dugaan pembalakan liar di kawasan Pugung Penengahan, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat, Senin (8/12).

Kasus ini mendapat perhatian serius Pemerintah Provinsi Lampung karena bertepatan dengan peringatan BMKG tentang potensi cuaca ekstrem pada 7-9 Desember yang meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi.

“Setiap bentuk kejahatan kehutanan harus ditindak tegas karena kerusakan hutan secara langsung meningkatkan risiko bencana saat intensitas hujan ekstrem,” kata Mirza, sapaan akrab Gubernur Lampung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubenur RMD menegaskan penanganan dan informasi resmi penyelidikan kasus illegal logging tersebut berada di bawah kewenangan Polda Lampung. Ia telah memerintahkan jajarannya melakukan koordinasi intensif dengan Polda Lampung, termasuk pendalaman temuan lapangan, penelusuran titik pembalakan, dan peningkatan pengawasan jalur peredaran kayu ilegal.

Baca juga:  PKC PMII Lampung Sebut Komitmen BNN Lampung Dalam Pemberantasan Narkoba "Setengah Hati"

“Nanti tanyakan kepada Pak Kapolda yang sudah ke sana, informasi resminya disampaikan oleh Polda,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, Pemprov Lampung hari ini mengeluarkan surat edaran melalui Dinas Kehutanan yang mengimbau masyarakat tidak menebang pohon besar, termasuk di lahan pribadi.

Gubernur RMD menjelaskan, sejak Februari 2025 Pemprov Lampung telah memetakan dan memverifikasi titik kerusakan hutan. Hasilnya menunjukkan sebagian besar perambahan dilakukan oknum masyarakat, bukan perusahaan.

Baca juga:  Pemkab Lamsel Komitmen Cegah Gratifikasi dan Pungli Menuju "Good Governance"

“Upaya reboisasi jadi semangat kami untuk mempercepat reboisasi terutama di kawasan hutan lindung. Karena banyak sekali kawasan hutan lindung yang dirambah masyarakat, ini yang ingin kita reboisasi,” jelasnya.

Gubernur meminta pos pengawasan hutan meningkatkan frekuensi patroli untuk memetakan area dengan tutupan vegetasi rusak. Penanganan harus menyeluruh, mulai dari pelaku pembalakan, jaringan pemasok, hingga penadah.

Mirza meminta seluruh Bupati dan Wali Kota di Lampung meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem dengan menyiagakan alat berat, memperketat pemantauan di daerah rawan longsor dan banjir, serta memastikan jalur evakuasi dapat diakses.

Sebelumnya, Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf yang meninjau langsung lokasi memastikan akan menindak tegas jika terbukti ada unsur ilegal dalam kegiatan tersebut.

Baca juga:  Perdana, Kepala Kanwil Kemenag Lampung Kunjungan ke MAN IC Lampung Timur

“Kita sudah melakukan pengecekan dan mendapatkan fakta-fakta serta keterangan awal. Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan, betul atau tidaknya dugaan itu,” ujar Helfi, Sabtu (6/12).

Helfi menyampaikan beberapa orang terkait aktivitas pembalakan telah diamankan dan dimintai keterangan. Penyidik masih membutuhkan bukti dokumen dan data lapangan sebelum menentukan status hukum peristiwa tersebut.

“Para pihak akan kita mintai keterangan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa mendapatkan bukti apakah ini masuk pidana atau tidak,” katanya. (**/DAS)

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, LP3H GP Ansor Lampung Gelar Rapat Koordinasi se-Provinsi
Polda Lampung dan DPD GARDA Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas di Provinsi Lampung
Tegas…!, Parosil Minta Seluruh Kader PDI Perjuangan Lambar Aktif Turun ke Akar Rumput Bantu Masyarakat
Darlian Pone Kembalikan Formulir Pendaftaran Calon Ketua Golkar Way Kanan
Gelar Audiensi Bersama BPJS dan Dinkes Provinsi Lampung, Bupati Pesibar Perkuat Sistem Pelayanan Kesehatan
Apresiasi Alumni terhadap Kepemimpinan Visioner Prof. Wan Jamaluddin di UIN Raden Intan Lampung
Prof. Wan Jamaluddin Masuk Deretan 5 Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Paling Populer di Awal 2026
Pemkab Pringsewu Peringati Hari Desa Nasional 2026
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:10 WIB

LP Penipuan Suami Anggota DPRD Lamsel Naik Penyidikan, Polisi Diminta Tetapkan Tersangka

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:44 WIB

Mobil Camat Sukau Terlibat Kecelakaan Pemotor Tewas

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:24 WIB

Bupati Lampung Barat Tegaskan Komitmen Lestarikan Seni Budaya di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:28 WIB

Desa Rantau Jaya Udik Bangun Jalan Telford dan TPT, Kades Agus Saleh Dorong Pemerataan Infrastruktur

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:51 WIB

Wasekjend PP GP Ansor Apresiasi Pelatihan Paralegal LBH Ansor Lampung

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:55 WIB

Rencana Perluasan Wilayah Bandar Lampung Dipertanyakan, JPSI : Kenapa Melompati Desa Perbatasan ?

Senin, 26 Januari 2026 - 16:37 WIB

Robi Sumardi Nahkodai PC PMII Pringsewu Masa Khidmat 2026/2027

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:58 WIB

Ketua DPRD Lampung Tegaskan Pengawasan Pelestarian Lingkungan dan Mitigasi Konflik Satwa di Way Kambas

Berita Terbaru

BERITA

Mobil Camat Sukau Terlibat Kecelakaan Pemotor Tewas

Selasa, 3 Feb 2026 - 08:44 WIB