Wartawan di Tulang Bawang Ancam Demo Lagi: “Kemana Anggaran Belanja Media Mengalir?”

- Redaksi

Jumat, 12 Desember 2025 - 19:57 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Ketegangan antara Pers dan Pemerintah Kabupaten Tulangbawang memasuki babak kritis. Ratusan Perusahaan Pers yan tergabung dalam Aliansi Forum Wartawan Tuba Bersatu (FWTB) mengancam kembali turun ke jalan setelah demonstrasi kemarin tak membuahkan hasil. Sorotan tajam mereka karena mandeknya pencairan anggaran belanja media dan dugaan ketidaktransparanan pengelolaannya.

“Ini kembali kepada kebijakan pemerintah. Kalau mereka ingin keberlangsungan pers tetap hidup, mestinya ada kejelasan, bukan saling menggantung kepastian yang tak kunjung usai,” tegas Feri mewakili FWTB, Kamis (12/12).

Kekecewaan wartawan memuncak karena kebijakan anggaran media Tulangbawang dinilai berbeda drastis dengan kabupaten lain. Feri dan Hendri, dua wartawan media online itu, bahkan mempertanyakan ada tidaknya permainan di balik kebijakan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kenapa hanya kabupaten kita yang seperti ini? Atau jangan-jangan ini hanya settingan di belakang,” ujar mereka.

FWTB menilai aturan yang dikeluarkan Pemkab Tuba justru kontraproduktif dengan kebutuhan lapangan. Yang lebih mengusik, surat dari Kementerian Dalam Negeri soal pengelolaan anggaran media sudah terbit tiga bulan lalu, namun implementasinya macet total.

Padahal, tahun anggaran sudah memasuki penghujung. Dana publikasi yang ditunggu-tunggu tak kunjung terserap tanpa ada penjelasan memadai dari Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang.

“Janganlah kalian zalim sesama umat. Nanti kalian akan kena imbas akibat kezaliman terhadap kami,” tegas salah satu wartawan dengan nada emosional.

Pertanyaan mendasar pun mencuat, ke mana arah Anggaran Belanja Media Kabupaten Tulang Bawang selama ini? 

Transparansi dan kepastian kini menjadi tuntutan utama FWTB. Mereka mendesak pemerintah daerah membuka ruang dialog konstruktif sebelum aksi lanjutan digelar.

“Pers bukan sekadar pelengkap, tetapi mitra strategis dalam pembangunan daerah. Pemerintah harus merespons tuntutan ini dengan bijak, transparan, dan berkeadilan,” pungkas Feri.

Hingga berita ini diturunkan, Pemkab Tulang Bawang belum memberikan tanggapan resmi. (FWTB/Red)

Berita Terkait

Sekdaprov Marindo Bakal Unjuk Skill di Turnamen Minisoccer dan Launching IJP FC
Ultimatum Laskar Lampung: Polda Jangan Main-Main, Kasus 387 Honorer Metro Diduga Kejahatan Terstruktur
Ketika Buku Menjadi Mimpi Terakhir: Tragedi YBR Membuka Tabir
Laksanakan Musrenbang Hybrid Parosil Mabsus Tegaskan Akses Menuju Lokasi Pendidikan Menjadi Skala Perioritas 2027
Hadiri Rakornas 2026, Bupati–Wakil Bupati Lampung Barat Tegaskan Siap Jalankan Arahan Presiden Prabowo
LP Penipuan Suami Anggota DPRD Lamsel Naik Penyidikan, Polisi Diminta Tetapkan Tersangka
Mobil Camat Sukau Terlibat Kecelakaan Pemotor Tewas
Bupati Lampung Barat Tegaskan Komitmen Lestarikan Seni Budaya di Era Digital
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:51 WIB

Sekdaprov Marindo Bakal Unjuk Skill di Turnamen Minisoccer dan Launching IJP FC

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:57 WIB

Ultimatum Laskar Lampung: Polda Jangan Main-Main, Kasus 387 Honorer Metro Diduga Kejahatan Terstruktur

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:47 WIB

Ketika Buku Menjadi Mimpi Terakhir: Tragedi YBR Membuka Tabir

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:34 WIB

Laksanakan Musrenbang Hybrid Parosil Mabsus Tegaskan Akses Menuju Lokasi Pendidikan Menjadi Skala Perioritas 2027

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:31 WIB

Hadiri Rakornas 2026, Bupati–Wakil Bupati Lampung Barat Tegaskan Siap Jalankan Arahan Presiden Prabowo

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:44 WIB

Mobil Camat Sukau Terlibat Kecelakaan Pemotor Tewas

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:24 WIB

Bupati Lampung Barat Tegaskan Komitmen Lestarikan Seni Budaya di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:28 WIB

Desa Rantau Jaya Udik Bangun Jalan Telford dan TPT, Kades Agus Saleh Dorong Pemerataan Infrastruktur

Berita Terbaru

Exit mobile version