Jembatan Jati Agung Putus Diduga Akibat Angkot Kelebihan Muatan, Anggota DPRD Lampung Tinjau Lokasi

- Redaksi

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Jati Agung di Pekon Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, putus setelah dilintasi mobil angkutan kota (angkot) yang diduga membawa muatan berlebih, Rabu (11/2/2026). Kondisi jembatan yang sudah tua dan tak lagi mampu menahan beban berat disinyalir menjadi penyebab utama ambruknya akses vital tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, angkot tersebut mengangkut sekitar 17 penumpang, terdiri dari ibu-ibu dan empat balita, termasuk sopir, yang merupakan rombongan pulang dari sebuah undangan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski sejumlah penumpang mengalami luka ringan.

Sumber di lapangan menyebutkan, pengemudi berinisial S, warga Pekon Way Jaha, tetap melintasi jembatan tanpa menurunkan penumpang untuk mengurangi beban kendaraan. Padahal, daya dukung jembatan diduga sudah sangat terbatas.

Akibat insiden tersebut, jembatan mengalami kerusakan parah dan tidak dapat dilalui kendaraan. Akses transportasi warga pun terputus, sehingga aktivitas masyarakat terganggu.

Berdampak pada Pendidikan dan Aktivitas Warga
Putusnya jembatan tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada sektor pendidikan. Sejumlah siswa dilaporkan terpaksa diliburkan karena guru tidak dapat menyeberang akibat akses terputus.

Kepala Pekon Banjar Agung Ilir menjelaskan, jembatan tersebut pertama kali dibangun pada era 1980-an dan kembali diperbaiki melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) pada 2011. Sejak itu, hanya dilakukan rehabilitasi berkala.

“Jembatan ini sudah tua. Penduduk semakin bertambah dan kendaraan yang melintas makin banyak. Kondisinya sudah tidak layak dan berisiko tinggi,” ujarnya.

Baca juga:  UIN Raden Intan Lampung dan Tomsk State University Rusia Bahas Kolaborasi Riset Halal

Ia juga mengungkapkan bahwa pihak pekon telah lima tahun mengajukan proposal pembangunan jembatan beton permanen, namun belum terealisasi.

“Kami berharap dengan hadirnya anggota DPRD provinsi, pembangunan jembatan permanen bisa segera diwujudkan,” tambahnya.

DPRD Provinsi Turun Reses
Peristiwa ini mendapat perhatian Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai Golkar, Komisi III, Supriadi Hamzah. Ia turun langsung meninjau lokasi dalam rangka kunjungan reses yang untuk kedua kalinya dilakukan di pekon tersebut.

Dalam kunjungan itu, Kepala Pekon secara langsung menyerahkan proposal pembangunan jembatan permanen kepada Supriadi Hamzah, disaksikan perangkat pekon dan masyarakat.

Baca juga:  Menag Ajak Civitas UIN Raden Intan Lampung Cetak Cendekiawan Muslim Sejati

Supriadi menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi warga agar pembangunan jembatan dapat masuk dalam program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung.

“Aspirasi masyarakat ini akan kami perjuangkan agar pembangunan jembatan bisa segera terealisasi demi keselamatan dan kelancaran aktivitas warga,” katanya.

Harapan Warga
Kunjungan tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat Banjar Agung Ilir agar akses transportasi segera pulih, aktivitas ekonomi dan pendidikan kembali berjalan normal, serta keselamatan pengguna jalan lebih terjamin.

Warga berharap pemerintah daerah dan pemerintah provinsi segera mengambil langkah cepat, baik melalui pembangunan jembatan darurat maupun pembangunan jembatan beton permanen, mengingat jembatan tersebut merupakan akses vital penghubung antarpekon di Kecamatan Pugung.*

Berita Terkait

Laskar Lampung dan PERBATI Lampung Gelar “Laskar Lampung Boxing Cup” Perebutkan Piala Gubernur 2026
PW GP Ansor Lampung Dukung Ketegasan Kapolda Tindak Pelaku Begal dan Curanmor
Polda Lampung dan KNPI Solid Berantas Judi Online dan BBM Ilegal
DPW APPSI Lampung Siapkan Bantuan Hukum Untuk Pedagang Pasar di 15 Kabupaten/Kota
Majelis Hakim PN Tanjungkarang Vonis Wahyudi dan Fadli 7 Bulan 20 Hari
Sinergi Putera Daerah: Lampung Preneur Hub Perkuat Basis Kebijakan Ekonomi Bersama Zulkifli Hasan
Pesta Rakyat Meriah, tapi Warga Lampung Timur Tanya: Kapan Jalan Diperbaiki dan Siltap Dibayar?
GRL Way Kanan Perkuat Pembinaan Atlet Muda Lewat KAKIMAL Cup 2026
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:21 WIB

Tahta Tanpa Wingman: Tragedi Komedi Kepemimpinan di Kabupaten Way Kanan

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:38 WIB

Pelatihan Paralegal LBH Ansor Lampung Dinilai Langkah Strategis Pendidikan Hukum

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:57 WIB

Lelah Menunggu Pemerintah, Warga Triharjo Cor Jalan Swadaya untuk Kelima Kalinya

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:52 WIB

Broken Strings : Memahami Grooming Sebagai Kejahatan, Bukan Relasi Pribadi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:55 WIB

Pilkada Melalui DPRD: Kemunduran Demokrasi Yang Mengkhawatirkan, Hak Rakyat Mulai Dikebiri

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:11 WIB

Apresiasi Alumni terhadap Kepemimpinan Visioner Prof. Wan Jamaluddin di UIN Raden Intan Lampung

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:06 WIB

JALAN BARU GERAKAN RAKYAT : DARI KESADARAN OBJEK MENUJU KESADARAN SUBJEK

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:51 WIB

Efisiensi atau Pembajakan Mandat? Polemik Pilkada via DPRD

Berita Terbaru