Anggota DPRD Sebut Banjir di Bandar Lampung Buah dari Krisis Tata Ruang

- Redaksi

Kamis, 24 April 2025 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Diksi Nusantara Bandar Lampung – Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, angkat bicara terkait banjir besar yang melanda wilayah Panjang pada Senin, 21 April 2025.

Ia menilai bencana ini bukan semata akibat saluran air yang tertutup bangunan, tetapi merupakan hasil dari krisis tata kelola kota yang sudah berlangsung lama.

“Banjir di Panjang bukan hanya soal tembok Pelindo yang menutup drainase. Itu hanya salah satu faktor teknis. Kita harus jujur mengakui bahwa ini adalah buah dari lemahnya kebijakan tata ruang, buruknya pengelolaan drainase, dan minimnya koordinasi antar lembaga,” kata Agus dalam ketwrangannya Rabu (23/4/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agus juga menyoroti faktor-faktor lain yang selama ini luput dari perhatian, seperti curah hujan ekstrem, aktivitas tambang ilegal, alih fungsi lahan tanpa kajian lingkungan, lemahnya sistem peringatan dini, serta kebiasaan masyarakat membuang sampah ke saluran air.

“Selama ini, sistem drainase kita belum mendapat perhatian yang layak. Pemerintah kota perlu memperkuat perencanaan berbasis data, termasuk menyusun peta kawasan rawan banjir sebagai dasar mitigasi. Tanpa langkah itu, risiko bencana akan terus berulang setiap musim hujan,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas tambang ilegal yang membuang limbah ke aliran sungai, serta absennya sistem mitigasi cepat di kawasan padat penduduk.

“Ini bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Pemerintah kota, provinsi, Pelindo, dan masyarakat harus duduk bersama membangun sistem yang berkelanjutan. Tidak bisa terus saling menyalahkan saat bencana datang,” tegasnya.

Komisi III DPRD, kata Agus, akan mendorong pembentukan tim audit tata ruang dan drainase.

Baca juga:  Pemprov Lampung Dukung Pembentukan Perda Anti-LGBT untuk Perkuat Regulasi Moral dan Budaya Masyarakat
Baca juga:  DPRD Lampung Desak Kementerian Atur Harga Singkong dan Kadar Aci Secara Nasional

Ia juga mendesak Pemkot segera melakukan normalisasi saluran air dan memperbaiki sistem peringatan dini di wilayah-wilayah rawan.

“Kita akan panggil semua pihak terkait. Tidak boleh ada lagi pembiaran. Banjir ini harus menjadi alarm keras bahwa kondisi kota kita sedang tidak baik-baik saja,” pungkasnya.

Sebanyak 2.371 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang terjadi di Bandar Lampung, baru-batru ini.

Baca juga:  Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung: Saatnya Wujudkan Ibu Kota Provinsi yang Lebih Tangguh dan Manusiawi

Berita Terkait

LP Penipuan Suami Anggota DPRD Lamsel Naik Penyidikan, Polisi Diminta Tetapkan Tersangka
Mobil Camat Sukau Terlibat Kecelakaan Pemotor Tewas
Bupati Lampung Barat Tegaskan Komitmen Lestarikan Seni Budaya di Era Digital
Desa Rantau Jaya Udik Bangun Jalan Telford dan TPT, Kades Agus Saleh Dorong Pemerataan Infrastruktur
Laskar Lampung Ajak Seluruh Institusi Kompak Jalankan InGub “Kamis Beradat”
Wasekjend PP GP Ansor Apresiasi Pelatihan Paralegal LBH Ansor Lampung
Rencana Perluasan Wilayah Bandar Lampung Dipertanyakan, JPSI : Kenapa Melompati Desa Perbatasan ?
Robi Sumardi Nahkodai PC PMII Pringsewu Masa Khidmat 2026/2027
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:10 WIB

LP Penipuan Suami Anggota DPRD Lamsel Naik Penyidikan, Polisi Diminta Tetapkan Tersangka

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:44 WIB

Mobil Camat Sukau Terlibat Kecelakaan Pemotor Tewas

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:24 WIB

Bupati Lampung Barat Tegaskan Komitmen Lestarikan Seni Budaya di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:28 WIB

Desa Rantau Jaya Udik Bangun Jalan Telford dan TPT, Kades Agus Saleh Dorong Pemerataan Infrastruktur

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:51 WIB

Wasekjend PP GP Ansor Apresiasi Pelatihan Paralegal LBH Ansor Lampung

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:55 WIB

Rencana Perluasan Wilayah Bandar Lampung Dipertanyakan, JPSI : Kenapa Melompati Desa Perbatasan ?

Senin, 26 Januari 2026 - 16:37 WIB

Robi Sumardi Nahkodai PC PMII Pringsewu Masa Khidmat 2026/2027

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:58 WIB

Ketua DPRD Lampung Tegaskan Pengawasan Pelestarian Lingkungan dan Mitigasi Konflik Satwa di Way Kambas

Berita Terbaru

BERITA

Mobil Camat Sukau Terlibat Kecelakaan Pemotor Tewas

Selasa, 3 Feb 2026 - 08:44 WIB