Gubernur Lampung Sambut Ribuan Massa Pendemo Dengan Aksi Damai

- Redaksi

Rabu, 24 September 2025 - 02:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Diksi Nusantara Suara Rakyat Didengar, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung menyambut ribuan massa demonstrasi dengan aksi damai di depan gerbang kantor Pemerintah Provinsi Lampung, Senin (1/9/2025).

Ribuan massa yang memadati area gerbang kantor Pemprov Lampung disambut langsung oleh Gubernur Mirza. Berbekal pengeras suara, Gubernur Mirza berupaya meredakan ketegangan dengan mengajak perwakilan demonstran untuk berdialog.

Menurutnya, pertemuan tatap muka ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah tidak anti kritik dan terbuka terhadap aspirasi rakyat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pidato singkatnya, Gubernur Mirza menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang hadir.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada adik-adik mahasiswa dan seluruh instrumen masyarakat Lampung yang hadir hari ini. Kalian telah membuktikan bahwa kita cinta dengan daerah kita, cinta dengan masyarakat kita,” ujar Gubernur Mirza.

Ia juga menekankan bahwa kehadiran ribuan massa di kantor pemerintahan adalah hal yang baik dan patut diapresiasi.

“Ketika tidak ada kesesuaian, adik-adik hadir disini untuk menyampaikan aspirasi. Saya hari ini bersama seluruh jajaran pemerintah, kepala kepolisian daerah, dan seluruh anggota DPRD Provinsi Lampung, hadir di sini,” ujarnya.

Gubernur Mirza menambahkan, pemerintah daerah akan menampung seluruh aspirasi yang disampaikan. Tuntutan dan aspirasi tersebut akan menjadi dorongan bagi Pemprov Lampung untuk memperjuangkan ke Pemerintah Pusat agar bisa segera dilaksanakan.

“Saya ingin berterima kasih, pemerintah telah mendengar dan membenarkan seluruh aspirasi teman-teman sekalian untuk disampaikan kepada kami. Ini akan menjadi pendorong bagi kami untuk memperjuangkan aspirasi adik-adik kepada Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Diakhir penyampaiannya, Gubernur Mirza berpesan agar para demonstran menjaga kondusivitas Lampung. Ia berterima kasih karena aksi berjalan tertib dan tidak disusupi oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan.

“Tolong jaga Provinsi Lampung dari hari ini, besok, sampai masa depan. Karena kalianlah masa depan Provinsi Lampung,” pungkasnya.

Sebagai informasi, perwakilan Mahasiswa menyampaikan 10 tuntutan utama pada aksi demontrasi ini.

Baca juga:  356 Dosen Siap Tingkatkan Kompetensi Melalui Short Course di UIN RIL
Baca juga:  Tutup MQK Internasional, Menag Ajak Ribuan Santri Doakan Korban Gedung Ambruk di Pesantren Al Khoziny

Antara lain yaitu Sahkan RUU Perampasan Aset, Potong tunjangan dan gaji anggota DPR, Tingkatkan kualitas gaji dosen dan guru, Meminta Presiden Prabowo untuk memecat menteri- menteri yang problematik, Meminta ketua partai untuk memberhentikan/merestrukturisasi kadernya yang problematik di eksekutif dan legislatif.

Baca juga:  UIN Raden Intan Lampung Siap Buka Program Doktor PAI

Kemudian, Reformasi total Polri, adili pelaku pembunuhan Affan Kurniawan, evaluasi kinerja Polda Lampung; Tolak RKUHAP, Tolak efisiensi anggaran terhadap sektor pendidikan dan kesehatan, dan Hentikan penggunaan pajak rakyat untuk menindas rakyat, serta Laksanakan reforma agraria sejati dengan pembebasan lahan untuk petani di Anak Tuha.

Berita Terkait

DKD Lampung Dorong Pemerataan Program Pramuka Penegak Pandega
Apresiasi Alumni terhadap Kepemimpinan Visioner Prof. Wan Jamaluddin di UIN Raden Intan Lampung
Prof. Wan Jamaluddin Masuk Deretan 5 Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Paling Populer di Awal 2026
Lewat Beauty Class, KOPRI PMII Dorong Perempuan Hargai Diri Sendiri
KOPRI PKC PMII Lampung Gelar Tanam Pohon di Way Kambas, Dukung Lampung Timur sebagai Kabupaten Konservasi
Peringati Harlah ke-58, KOPRI Lampung Gandeng Pemerintah Provinsi Berantas Kekerasan Seksual
Komisi X DPR RI: Kampus Harus Bebas dari Perundungan dan Kekerasan
Majelis Jum’at Klasika: Bencana Ekologis, Alam Menghukum atau Sistem yang Gagal?
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:10 WIB

LP Penipuan Suami Anggota DPRD Lamsel Naik Penyidikan, Polisi Diminta Tetapkan Tersangka

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:44 WIB

Mobil Camat Sukau Terlibat Kecelakaan Pemotor Tewas

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:24 WIB

Bupati Lampung Barat Tegaskan Komitmen Lestarikan Seni Budaya di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:28 WIB

Desa Rantau Jaya Udik Bangun Jalan Telford dan TPT, Kades Agus Saleh Dorong Pemerataan Infrastruktur

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:51 WIB

Wasekjend PP GP Ansor Apresiasi Pelatihan Paralegal LBH Ansor Lampung

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:55 WIB

Rencana Perluasan Wilayah Bandar Lampung Dipertanyakan, JPSI : Kenapa Melompati Desa Perbatasan ?

Senin, 26 Januari 2026 - 16:37 WIB

Robi Sumardi Nahkodai PC PMII Pringsewu Masa Khidmat 2026/2027

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:58 WIB

Ketua DPRD Lampung Tegaskan Pengawasan Pelestarian Lingkungan dan Mitigasi Konflik Satwa di Way Kambas

Berita Terbaru

BERITA

Mobil Camat Sukau Terlibat Kecelakaan Pemotor Tewas

Selasa, 3 Feb 2026 - 08:44 WIB