Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Karakter Generasi Muda

- Redaksi

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk yang berpusat di Rumah Adat Lampung Lamban Dalom, Olok Gading, Bandar Lampung, Kamis (25/6/2026).

Kehadiran Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal disambut antusias tokoh adat dan masyarakat setempat dengan prosesi penyambutan adat dan iring-iringan menuju lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menegaskan bahwa kemajuan Provinsi Lampung saat ini tidak terlepas dari peran besar budaya dan adat Lampung yang telah menjadi fondasi kehidupan masyarakat selama ratusan tahun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, lima falsafah utama masyarakat Lampung, yakni Piil Pesenggiri, Nemui Nyimah, Nengah Nyappur, Sakai Sambayan, dan Juluk Adok, telah membentuk karakter masyarakat yang mampu hidup berdampingan secara harmonis di tengah keberagaman.
“Melalui lima falsafah ini, masyarakat Lampung selama ratusan tahun dapat hidup berdampingan, damai, dan berkemajuan bersama masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Gubernur Mirza.

Baca juga:  DPRD Lampung Sebut Rumusan Harga Singkong Nasional Telah Dirancang

Ia menilai nilai-nilai budaya tersebut menjadi alasan kuat mengapa Lampung mampu menjaga kerukunan antarsuku dan antarumat beragama serta meminimalkan konflik sosial.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa kemajuan teknologi, pendidikan, dan arus globalisasi tidak boleh menghilangkan identitas budaya masyarakat Lampung.

Menurutnya, pembangunan daerah harus tetap berlandaskan pada adat dan budaya sebagai pembentuk karakter generasi mendatang.
“Kita ingin Lampung maju, tetapi tetap memiliki karakter. Kita ingin masyarakat makmur, tetapi tetap menjunjung tinggi adat dan budaya yang menjadi jati diri daerah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pelestarian warisan budaya Lampung, termasuk rumah adat dan peninggalan sejarah yang masih terjaga hingga saat ini.
Rumah Adat Lamban Dalom, yang menurut catatan telah berdiri sejak tahun 1638, dinilai menjadi simbol identitas budaya sekaligus sarana edukasi bagi generasi mendatang untuk mengenal sejarah dan nilai-nilai masyarakat Lampung.

Baca juga:  Polda Lampung dan KNPI Solid Berantas Judi Online dan BBM Ilegal

Gubernur Mirza mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung telah mengidentifikasi 16 desa budaya yang akan didorong guna menghidupkan kembali aktivitas budaya masyarakat.

Program tersebut tidak hanya berfokus pada pelestarian bangunan bersejarah, tetapi juga menghidupkan kembali tradisi, kesenian, aktivitas sosial, hingga kehidupan ekonomi masyarakat berbasis budaya.

Salah satunya adalah Kampung Marga Teluk di Olok Gading, yang dikenal sebagai kawasan perdagangan yang ramai sebelum terjadinya letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883.
“Ke depan, kawasan seperti ini akan kita hidupkan kembali agar masyarakat Indonesia dapat melihat seperti apa Lampung yang sesungguhnya,” jelasnya.

Selain sebagai upaya pelestarian budaya, revitalisasi desa budaya juga diarahkan untuk mendukung sektor pariwisata daerah.

Baca juga:  Komisi IV DPRD Lampung RDP Bersama OPD, Bahas Sinkronisasi RTRW dan Izin Bahan Baku Tanah Liat

Ia menyebutkan, sepanjang tahun lalu Lampung menerima sekitar 27 juta kunjungan wisatawan nusantara. Namun, rata-rata lama tinggal wisatawan masih relatif singkat, yakni sekitar 1-3 hari, dengan tingkat belanja yang masih rendah dibandingkan daerah tujuan wisata lainnya di Indonesia.

Karena itu, pemerintah berupaya menghadirkan destinasi-destinasi baru yang mampu memperpanjang masa tinggal wisatawan di Lampung.
“Kami berharap desa-desa budaya yang dihidupkan kembali ini dapat menjadi destinasi wisata baru yang membuat wisatawan lebih lama tinggal di Bandar Lampung maupun Provinsi Lampung, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Program pengembangan desa wisata budaya juga akan terintegrasi dengan berbagai program pembangunan daerah, termasuk pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Berita Terkait

Masa FAGAS Kepung Kejati Lampung, Sampaikan 7 Pernyataan Sikap Terbuka
Ketum WLC Henry Kurniawan Yuza Pimpin Puluhan Jeep Willys Meriahkan Parade di HUT Bandar Lampung ke 344
Jeep Willys Eks Perang Dunia II Jadi Primadona Parade HUT ke-344 Bandar Lampung
Wagub Jihan Nurlela Tinjau Calon Rumah Sakit Hewan Provinsi Lampung, Lakukan Percepatan Operasional untuk Memperkuat Pelayanan Veteriner yang Modern, Terintegrasi dan Mudah Diakses Masyarakat
Buka Rakor TKPKD se-Provinsi Lampung Tahun 2026, Wagub Jihan Nurlela Minta Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Perkuat Sinergi dan Validasi Data untuk Tekan Angka Kemiskinan
Jelang MPLS Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Wagub Jihan Nurlela Matangkan Persiapan Operasional Sekolah Rakyat Permanen di Kota Baru dan kawasan Islamic Center Sukadana, Lampung Timur
Wagub Jihan Temui Pendemo Mahasiswa PMII yang Sampaikan Aspirasi tentang Persoalan Nasional dan Daerah, segera Dikoordinasikan Pemecahannya dengan OPD Terkait dan Instansi Vertikal
Jadi Ruang Perekat Persaudaraan dan Penghormatan, Panji Sewu Gelar Suran dan Jamasan Pusaka Nusantara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 05:42 WIB

Masa FAGAS Kepung Kejati Lampung, Sampaikan 7 Pernyataan Sikap Terbuka

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:55 WIB

Ketum WLC Henry Kurniawan Yuza Pimpin Puluhan Jeep Willys Meriahkan Parade di HUT Bandar Lampung ke 344

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:16 WIB

Jeep Willys Eks Perang Dunia II Jadi Primadona Parade HUT ke-344 Bandar Lampung

Senin, 29 Juni 2026 - 15:53 WIB

Buka Rakor TKPKD se-Provinsi Lampung Tahun 2026, Wagub Jihan Nurlela Minta Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Perkuat Sinergi dan Validasi Data untuk Tekan Angka Kemiskinan

Senin, 29 Juni 2026 - 15:46 WIB

Jelang MPLS Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Wagub Jihan Nurlela Matangkan Persiapan Operasional Sekolah Rakyat Permanen di Kota Baru dan kawasan Islamic Center Sukadana, Lampung Timur

Senin, 29 Juni 2026 - 13:54 WIB

Wagub Jihan Temui Pendemo Mahasiswa PMII yang Sampaikan Aspirasi tentang Persoalan Nasional dan Daerah, segera Dikoordinasikan Pemecahannya dengan OPD Terkait dan Instansi Vertikal

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:07 WIB

Jadi Ruang Perekat Persaudaraan dan Penghormatan, Panji Sewu Gelar Suran dan Jamasan Pusaka Nusantara

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:32 WIB

Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 Digelar di Provinsi Lampung, Dipimpin Langsung Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 sebagai Fondasi Data Pembangunan Ekonomi

Berita Terbaru