Inovasi dari Limbah Jagung, Mahasiswa UIN RIL Raih Juara Nasional KTI

- Redaksi

Minggu, 28 September 2025 - 05:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (Humas UIN RIL) — Inovasi pemanfaatan limbah kulit jagung sebagai bahan baku mulsa biodegradable mengantarkan dua mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) Prodi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi meraih juara 2 dalam lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) tingkat nasional. 

Prestasi tersebut diraih pada Sabtu, 13 September 2025 dalam ajang Agriculture Competition 2025 yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur secara daring.

Kompetisi nasional tersebut mengusung tema Inovasi Teknologi untuk Pertanian Berdampak dan menjadi wadah bagi mahasiswa di seluruh Indonesia untuk menghadirkan ide-ide kreatif dalam bidang pertanian. 

Dalam ajang tersebut, dua mahasiswa semester 7 Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN RIL, Rosya Diyaul Aulya dan Febrian Afrida, menampilkan karya ilmiah mengenai pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Karya mereka berjudul “Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Kulit Jagung sebagai Bahan Baku Mulsa Biodegradable untuk Meningkatkan Efisiensi Pertanian” menawarkan solusi inovatif dalam mengatasi permasalahan limbah pertanian sekaligus mengurangi ketergantungan pada mulsa plastik yang umum digunakan petani. Penelitian ini disusun menggunakan metode studi literatur dan memakan waktu sekitar satu bulan.

Febrian menjelaskan bahwa keunggulan utama dari mulsa berbahan limbah kulit jagung ini terletak pada sifatnya yang mudah terurai dan ramah lingkungan.

“Keunggulan dari mulsa ini tentu saja mudah terurai dan menjadi pupuk alami, juga dapat menurunkan emisi metana dengan menekan prinsip ekonomi sirkular pada pengurangan limbah, penggunaan kembali sumber daya, dan daur ulang,” jelasnya.

Dalam proses seleksi mereka melewati berbagai tahapan. Mulai dari pendaftaran sekaligus pengumpulan abstrak, pengumpulan full paper, menunggu penilaian karya, kemudian pengumuman 10 karya terbaik yang akan mengikuti proses presentasi final, dan tahap terakhir pengumuman pemenang. 

Baca juga:  Kehadiran Ditjen Pesantren Dinilai Bawa Kualitas Baru bagi Tata Kelola Pesantren

Sementara Rosya menyampaikan bahwa salah satu tantangan dalam penyusunan karya ini adalah belum sempatnya pembuatan prototipe mulsa biodegradable yang mereka rancang.

“Berkaitan hambatan sendiri prototipe produk mulsa biodegradable ya yang belum sempat dibuat. Jadi argument peneykamk masih perlu di uji coba, hal itu menjadi alasan kami tidak menjadi juara pertama,” tuturnya. 

Mereka termotivasi mengikuti perlombaan, menurutnya, sebagai mahasiswa untuk dapat terus berkarya dan berharap karya tersebut dapat diimplementasikan di masa depan untuk menjadi solusi serta manfaat khusus bagi para petani Indonesia. 

Baca juga:  Kawal Indonesia Merdeka, Pesantren Kini Menuju Peradaban Dunia

Mereka juga berharap agar prestasi ini dapat mengharumkan nama baik almamater. Kemudian, harapnya, UIN RIL lebih dapat terus mendukung mahasiswa dalam mengimplementasikan ide serta karya, sehingga bukan hanay bersaing tingkat Nasional, namun dapat ke tingkat Internasional.

Berita Terkait

Rumah Film KPI Putar Perdana Karya Film ‘Teguh’
PW IPPNU Lampung Audiensi dengan Kakanwil Kemenag, Perkuat Sinergi Literasi dan Moderasi Beragama
Buka Puasa, Buka Fakta: Ramadan, Talangsari, dan Ikhtiar Menegakkan Keadilan
DKD Lampung Dorong Pemerataan Program Pramuka Penegak Pandega
Apresiasi Alumni terhadap Kepemimpinan Visioner Prof. Wan Jamaluddin di UIN Raden Intan Lampung
Prof. Wan Jamaluddin Masuk Deretan 5 Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Paling Populer di Awal 2026
Lewat Beauty Class, KOPRI PMII Dorong Perempuan Hargai Diri Sendiri
KOPRI PKC PMII Lampung Gelar Tanam Pohon di Way Kambas, Dukung Lampung Timur sebagai Kabupaten Konservasi
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:00 WIB

Pemprov Lampung Kaji Dampak Lingkungan Tambang di Way Kanan

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:46 WIB

Pemprov Lampung Bahas Penyelesaian Aset Daerah Jelang Monitoring KPK 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:52 WIB

Gubernur Lampung Lepas Brigjen Haryantana yang Dimutasi Jadi Kasdam XVII/Cendrawasih

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:34 WIB

Pemprov Lampung apresiasi 4 siswa penemu celah keamanan pada situs NASA

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:29 WIB

Gubernur Lampung: Miliki kemandirian fiskal dengan optimalisasi PAD

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:23 WIB

Lampung sediakan mudik gratis dalam daerah menggunakan bus

Selasa, 10 Maret 2026 - 05:15 WIB

Pemprov Lampung Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran

Senin, 9 Maret 2026 - 05:12 WIB

TP PKK Provinsi Lampung Hadir di Tengah Masyarakat, Salurkan Bantuan Sosial dan Dukungan Gizi Anak

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Rumah Film KPI Putar Perdana Karya Film ‘Teguh’

Minggu, 15 Mar 2026 - 17:37 WIB

PEMERINTAHAN

Pemprov Lampung Kaji Dampak Lingkungan Tambang di Way Kanan

Sabtu, 14 Mar 2026 - 06:00 WIB