KMMI di Garis Depan: Mengawal Cita-Cita Presiden Percepat Realisasi Visi Misi Presiden tentang Pekerja Migran Indonesia

- Redaksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Sejumlah pelaku usaha yang terdiri dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), perusahaan manning agency, universitas, dan beberapa SMK Perhotelan sepakat mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam mempersiapkan dan meningkatkan kualitas Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Program tersebut berfokus pada pendidikan vokasi untuk meningkatkan keterampilan dan penguasaan bahasa (Inggris, Mandarin, dan lainnya), mengurangi pengiriman pekerja di sektor domestik, serta mengarahkan PMI ke sektor formal agar lebih terampil dan terlindungi dari eksploitasi. Pemerintah menargetkan pengiriman 500.000 pekerja terampil ke luar negeri pada tahun 2026, termasuk lulusan SMK, serta mendorong perlindungan PMI melalui kerja sama regional seperti di kawasan ASEAN-GCC untuk memastikan upah layak, kondisi kerja aman, dan mencegah sindikat ilegal.

Baca juga:  Pemprov Lampung Dorong BRT ITERA Jadi Proyek Percontohan Transportasi Publik Modern

Para pelaku usaha menggelar kegiatan silaturahmi yang menghasilkan kesepakatan penting, yakni pembentukan Komunitas Migran dan Magang Indonesia (KMMI). Kegiatan berlangsung pada pukul 10.00–14.30 WIB di Lantai 3 Gedung SMESCO Indonesia, Sudirman, Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara dihadiri oleh berbagai perwakilan pengusaha, dosen, guru, dan elemen masyarakat lainnya yang memiliki perhatian terhadap penguatan ekosistem penempatan pekerja migran dan program magang, khususnya di sektor kelautan dan maritim.

Baca juga:  Hasil RUPS-LB Tuai Kritikan, Refky Sebut Harusnya Sekdaprov Yang Jabat Komut Bank Lampung

Dalam suasana penuh kekeluargaan dan dialog konstruktif, para peserta membahas berbagai tantangan serta peluang dalam pengelolaan pekerja migran dan peserta magang Indonesia. Diskusi menyoroti pentingnya sinergi antarpelaku usaha untuk meningkatkan kualitas pelatihan, perlindungan, serta daya saing sumber daya manusia Indonesia di pasar internasional.

Sebagai hasil pertemuan, para peserta sepakat membentuk wadah bersama bernama Komunitas Migran dan Magang Indonesia (KMMI). Komunitas ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi, advokasi, pemberdayaan, dan pertukaran informasi antarlembaga, sekaligus memperkuat koordinasi dalam mendukung penempatan pekerja migran dan program magang yang profesional, beretika, dan berkelanjutan.

Baca juga:  Festival Nyeruit 2025 Meriah, Wulan Sari Dorong Generasi Muda Cintai Budaya Lampung

Pembentukan KMMI menjadi langkah strategis di awal tahun untuk mempererat hubungan antarpelaku usaha sekaligus mendorong terciptanya tata kelola migrasi dan magang yang lebih baik, transparan, dan berpihak pada kepentingan pekerja serta peserta magang Indonesia.

Dengan kontribusi devisa sebesar Rp200 triliun pada tahun 2025 dan target pemerintah mencapai Rp250 triliun pada 2026, KMMI berkomitmen penuh mendukung cita-cita Presiden Prabowo dalam meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan pekerja migran Indonesia.

Berita Terkait

Waspadai El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi Mitigasi Terpadu
Pemprov Lampung Perkuat Peran Penggerak Digitalisasi Keuangan Daerah Lewat HLM ETPD
Rotasi Jabatan di Pemprov Lampung, Perkuat Sektor Energi dan Sumber Daya Air
Sensus Ekonomi 2026, Pemprov Lampung Perkuat Sinergi untuk Data Berkualitas
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Antarwilayah untuk Optimalisasi PAD
Inflasi Lampung Terendah Nasional, Pemprov Perkuat Pengendalian Harga Pasca Lebaran 2026
Gubernur Mirza Tekankan Nilai Tri Hita Karana di Mahasabha XIV KMHDI, Perkuat Harmoni Lampung
Pemprov Lampung Kaji Dampak Lingkungan Tambang di Way Kanan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:21 WIB

Tahta Tanpa Wingman: Tragedi Komedi Kepemimpinan di Kabupaten Way Kanan

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:38 WIB

Pelatihan Paralegal LBH Ansor Lampung Dinilai Langkah Strategis Pendidikan Hukum

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:57 WIB

Lelah Menunggu Pemerintah, Warga Triharjo Cor Jalan Swadaya untuk Kelima Kalinya

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:52 WIB

Broken Strings : Memahami Grooming Sebagai Kejahatan, Bukan Relasi Pribadi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:55 WIB

Pilkada Melalui DPRD: Kemunduran Demokrasi Yang Mengkhawatirkan, Hak Rakyat Mulai Dikebiri

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:11 WIB

Apresiasi Alumni terhadap Kepemimpinan Visioner Prof. Wan Jamaluddin di UIN Raden Intan Lampung

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:06 WIB

JALAN BARU GERAKAN RAKYAT : DARI KESADARAN OBJEK MENUJU KESADARAN SUBJEK

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:51 WIB

Efisiensi atau Pembajakan Mandat? Polemik Pilkada via DPRD

Berita Terbaru