Momentum Hari Ibu, Kostiana Tegaskan Peran Besar Ibu sebagai Fondasi Awal Kehidupan

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, — Momentum Hari Ibu menjadi ruang refleksi yang mendalam tentang makna kehadiran seorang ibu dalam kehidupan serta keberlangsungan bangsa.

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Lampung, Kostiana, menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh ibu, khususnya para ibu di Provinsi Lampung, atas peran besar yang tak tergantikan dalam perjalanan kehidupan.

Menurut Kostiana, Hari Ibu bukan sekadar peringatan seremonial yang dirayakan setiap tahun, melainkan momentum untuk mengingat kembali bagaimana seorang ibu menjadi fondasi awal peradaban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak mengandung, melahirkan, membesarkan, hingga mendidik anak-anaknya, seorang ibu telah menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, cinta, dan tanggung jawab sosial yang kelak membentuk pribadi-pribadi yang berkontribusi bagi lingkungan, bangsa, dan negara.

“Ibu adalah sekolah pertama bagi setiap manusia. Dari rahim dan asuhan ibu, lahir generasi yang menentukan arah masa depan bangsa. Karena itu, Hari Ibu adalah momentum penghormatan atas kerja sunyi perempuan yang menopang kehidupan,” ujar Kostiana, Senin (22/12/2025).

Ia menegaskan bahwa peran ibu tidak hanya terbatas pada ranah domestik, tetapi juga meluas dalam menjaga keseimbangan sosial, kebudayaan, dan lingkungan hidup.

Baca juga:  Anggota DPRD Lampung Hadiri Wisuda STIQ Abdullah Bin Masud

Dalam konteks tantangan ekologis dan krisis lingkungan yang kian nyata, perempuan—terutama para ibu—memiliki peran strategis sebagai penjaga kehidupan dan perawat bumi.

Lebih lanjut, Kostiana menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu harus dimaknai sebagai momentum penguatan peran strategis perempuan Indonesia.

Perempuan bukan hanya penopang keluarga, tetapi juga penjaga nilai-nilai kebudayaan, pelestari kearifan lokal, serta aktor penting dalam perjuangan keadilan sosial dan ekologis.

Menurutnya, Indonesia yang kuat dan berdaulat hanya dapat terwujud jika perempuan diberi ruang, peran, dan pengakuan yang setara dalam berbagai aspek kehidupan. Perempuan yang tangguh, sadar akan perannya, dan berakar pada nilai ideologis kebangsaan adalah pilar penting bagi keutuhan bangsa.

Baca juga:  Dukung Infrastruktur Desa, Munir Salurkan Bantuan Saat Reses Hari Ke-5

Dalam kesempatan tersebut, Kostiana yang juga Bendahara PDI Perjuangan Lampung itu menyampaikan harapan kepada seluruh kader PDI Perjuangan, khususnya kader perempuan, agar terus memperkuat kontribusi dan kehadirannya di tengah masyarakat.

Ia mendorong perempuan kader partai untuk menjadi pelopor gerakan sosial, penggerak kepedulian lingkungan, serta penjaga nilai ideologi dan kebudayaan lokal.

“Perempuan PDI Perjuangan harus hadir sebagai kekuatan moral dan sosial. Berani mengambil peran strategis, menjadi teladan dalam merawat bumi, merawat kebudayaan, dan merawat kehidupan,” tegasnya.

Ia optimistis, dengan perempuan yang tangguh, berkesadaran ideologis, dan berpihak pada rakyat serta lingkungan, PDI Perjuangan akan semakin kokoh dalam memperjuangkan kepentingan rakyat dan masa depan Indonesia yang berkeadilan.

Baca juga:  Syukron Mukhtar: Tahun Baru Islam Saatnya Perkuat Spirit Iman dan Etos Kerja Umat

Momentum Hari Ibu, lanjut Kostiana, harus menjadi pengingat bahwa merawat ibu berarti merawat kehidupan itu sendiri. Menghormati perempuan berarti menjaga keberlanjutan bangsa. Dan dari tangan-tangan ibu yang merawat dengan cinta, Indonesia bertumbuh dengan harapan.

Ia menambahkan, masyarakat diharapkan dapat memaknai peringatan ini dengan lebih substansial. Menghormati ibu dan perempuan tidak cukup hanya dengan ucapan selamat satu hari dalam setahun, melainkan dengan memberikan ruang yang aman, setara, dan mendukung bagi mereka untuk berkembang setiap harinya. Hanya dengan cara itulah, cita-cita luhur para pendiri bangsa dan visi Indonesia Emas dapat benar-benar terwujud.

Berita Terkait

Jalan Rusak, Uang Rakyat Dipertanyakan: FORMALIS Soroti Dugaan KKN dan Gratifikasi di Balik Proyek Miliaran Rupiah Bina Marga Lampung
Tegas…!, Parosil Minta Seluruh Kader PDI Perjuangan Lambar Aktif Turun ke Akar Rumput Bantu Masyarakat
Darlian Pone Kembalikan Formulir Pendaftaran Calon Ketua Golkar Way Kanan
Peringati Harlah ke-58, KOPRI Lampung Gandeng Pemerintah Provinsi Berantas Kekerasan Seksual
Kasus OTT Berujung Penetapan Tersangka Bupati Lampung Tengah: Yasir A. Rapat “Ini Aib Besar, Jangan Hancurkan Reputasi Lampung yang Sedang Diapresiasi KPK”
Lagi Bimtek, Oknum Anggota DPRD Lamteng Malah Dicokot KPK, Bupati, Sekda dan Oknum Kadis Infonya Turut Diperiksa di Mapolda Lampung
Kemendikti Saintek dan Komisi X DPR RI Edukasi Pencegahan Kekerasan di UBL
Muswil PKB Lampung: Nunik Tekankan Perjuangan Bukan Sekadar Struktur Jabatan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:10 WIB

LP Penipuan Suami Anggota DPRD Lamsel Naik Penyidikan, Polisi Diminta Tetapkan Tersangka

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:44 WIB

Mobil Camat Sukau Terlibat Kecelakaan Pemotor Tewas

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:24 WIB

Bupati Lampung Barat Tegaskan Komitmen Lestarikan Seni Budaya di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:28 WIB

Desa Rantau Jaya Udik Bangun Jalan Telford dan TPT, Kades Agus Saleh Dorong Pemerataan Infrastruktur

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:51 WIB

Wasekjend PP GP Ansor Apresiasi Pelatihan Paralegal LBH Ansor Lampung

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:55 WIB

Rencana Perluasan Wilayah Bandar Lampung Dipertanyakan, JPSI : Kenapa Melompati Desa Perbatasan ?

Senin, 26 Januari 2026 - 16:37 WIB

Robi Sumardi Nahkodai PC PMII Pringsewu Masa Khidmat 2026/2027

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:58 WIB

Ketua DPRD Lampung Tegaskan Pengawasan Pelestarian Lingkungan dan Mitigasi Konflik Satwa di Way Kambas

Berita Terbaru

BERITA

Mobil Camat Sukau Terlibat Kecelakaan Pemotor Tewas

Selasa, 3 Feb 2026 - 08:44 WIB