Bandar Lampung — Wakil Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor, Agung Zawil, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan paralegal yang diselenggarakan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Lampung. Menurutnya, program tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat pendidikan dan literasi hukum di tengah masyarakat.
Agung Zawil yang juga merupakan Wasekjend PP GP Ansor perwakilan Lampung menilai, pelatihan paralegal menjadi bagian penting dari upaya mencetak kader-kader yang memiliki pemahaman hukum dasar, khususnya dalam konteks pendampingan masyarakat.
“Pelatihan paralegal ini adalah program yang sangat baik dan patut diapresiasi. Ini menunjukkan komitmen LBH Ansor Lampung dalam mendorong pendidikan hukum yang aplikatif bagi masyarakat,” ujar Agung Zawil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia berharap, kegiatan tersebut tidak berhenti sebatas agenda seremonial atau formalitas belaka. Menurutnya, pelatihan harus mampu memberikan dampak nyata dan kebermanfaatan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Harapannya, pelatihan ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi benar-benar memberi dampak positif dan manfaat yang konkret, terutama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pendampingan hukum,” katanya.
Lebih lanjut, Agung Zawil menilai pelatihan paralegal membuka ruang partisipasi yang luas, baik bagi masyarakat umum maupun keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU), untuk mendapatkan edukasi hukum secara lebih komprehensif.
Menurutnya, keberadaan paralegal sangat dibutuhkan dalam memberikan pendampingan hukum, baik melalui jalur litigasi maupun nonlitigasi, khususnya di tingkat akar rumput.
“Dengan adanya pelatihan paralegal ini, masyarakat—terutama warga NU—memiliki akses pengetahuan dan pendampingan hukum yang lebih terbuka, baik dalam penyelesaian perkara di pengadilan maupun di luar pengadilan,” pungkasnya.









