Wahyu Iryana & Estafet Intelektual Asrul Sani

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 01:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung kembali menegaskan eksistensinya dalam peta literasi nasional. Penulis sekaligus sejarawan asal Lampung, Dr.H. Wahyu Iryana, resmi lolos sebagai salah satu penulis dalam program kebudayaan “Menulis Bersama Seabad Setahun Asrul Sani”, rangkaian peringatan seratus tahun kelahiran tokoh sastra dan perfilman Indonesia, Asrul Sani.

Kabar ini tidak sekadar pengumuman administratif, melainkan peristiwa kultural yang menunjukkan kesinambungan tradisi intelektual dari generasi Angkatan ’45 menuju generasi penulis kontemporer di daerah. Program tersebut dirancang sebagai ruang refleksi dan produksi gagasan, bukan hanya mengenang tokoh, tetapi menghidupkan kembali keberanian estetik, nalar kritis, serta tanggung jawab kebudayaan yang diwariskan Asrul Sani.

Baca juga:  Kunjungi UIN Raden Intan Lampung, Siswa MA Mambaul Ulum Tanggamus Antusias Ikuti Sosialisasi Kampus

Sebagai akademisi di UIN Raden Intan Lampung, Wahyu Iryana menilai Asrul Sani bukan sekadar figur sejarah, melainkan representasi keberanian berpikir di tengah gejolak sosial dan politik zamannya.
“Menulis bagi Asrul Sani adalah sikap hidup — memadukan intelektualitas, kepekaan sosial, dan keberanian moral,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelolosannya melalui proses kurasi ketat para akademisi dan pegiat seni juga menjadi simbol bahwa suara dari daerah tidak lagi berada di pinggir wacana nasional. Lampung, yang selama ini dikenal kaya tradisi lisan dan sejarah lokal, kembali menunjukkan kemampuannya berdialog dengan warisan intelektual bangsa.

Baca juga:  Penambahan Dua Fakultas, Rektor Lantik Sejumlah Pejabat

Wahyu Iryana melihat momentum seabad Asrul Sani sebagai ruang dialog lintas generasi. Di tengah arus digital yang cepat, budaya instan, serta polarisasi opini publik, semangat reflektif Angkatan ’45 dinilai semakin relevan: menulis sebagai respons terhadap zaman, bukan sekadar hiburan atau komoditas.

Di Lampung sendiri, ia dikenal aktif menulis esai sejarah, opini kebudayaan, dan refleksi keislaman dengan gaya komunikatif. Keterlibatannya dalam program nasional ini diharapkan memperluas jejaring intelektual daerah sekaligus memberi dampak psikologis bagi generasi muda — bahwa karya dari daerah dapat menembus batas geografis.

Baca juga:  Siap Wujudkan Visi, UIN Raden Intan Lampung Pertahankan Sertifikasi ISO Sistem Manajemen Lingkungan

Peringatan seabad Asrul Sani pada akhirnya menjadi titik temu masa lalu dan masa kini. Jika generasi revolusi menulis dengan pergulatan kemerdekaan, generasi hari ini menulis menghadapi disrupsi teknologi dan krisis kepercayaan publik. Namun esensinya tetap sama: merawat nurani bangsa melalui kata-kata.

Bagi Wahyu Iryana, capaian ini bukan akhir, melainkan awal tanggung jawab. Ia berharap karya yang dihasilkan mampu menghadirkan kedalaman analisis sekaligus kehangatan humanis — melanjutkan estafet intelektual yang pernah dinyalakan Asrul Sani, kini diteruskan dari Lampung untuk Indonesia.

Berita Terkait

SMP Wijaya Kusuma Hadirkan Budidaya Ikan Lele sebagai Sarana Edukasi Inovatif
Lanjutkan Sinergi, Rektor dan Pimpinan Baru UIN RIL Audiensi dengan Walikota Bandar Lampung
Posko Masjid Ramah Pemudik UIN RIL Berikan Pelayanan Humanis
UIN Raden Intan Lampung Gandeng Masjid Raya Airan Dirikan Posko Ramah Pemudik
UIN RIL– UNM Implementasi Kerja Sama Lewat Diskusi Buku Sejarah Bangsa
Rumah Film KPI Putar Perdana Karya Film ‘Teguh’
PW IPPNU Lampung Audiensi dengan Kakanwil Kemenag, Perkuat Sinergi Literasi dan Moderasi Beragama
Buka Puasa, Buka Fakta: Ramadan, Talangsari, dan Ikhtiar Menegakkan Keadilan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 06:42 WIB

INFORMASI KEHILANGAN

Rabu, 15 April 2026 - 06:47 WIB

DPC Laskar Lampung Indonesia dan Holland Bakery Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bandar Lampung

Sabtu, 11 April 2026 - 06:43 WIB

Mekhanai Kebandakhan Tjindar Bumi Raih Predikat Mekhanai Intelegensia pada Grand Final Muli Mekhanai Lampung Selatan

Kamis, 9 April 2026 - 16:36 WIB

Sekjend Laskar Lampung Desak Evaluasi Total PTPN 7 Padangratu: Puluhan Tahun Beroperasi, Rakyat Tak Dapat Apa-Apa

Kamis, 9 April 2026 - 03:04 WIB

Temukan Kejanggalan – PKC PMII Lampung Desak Kejagung RI Ambil Alih Proses Hukum (AD) Mantan Gubernur Lampung

Rabu, 8 April 2026 - 16:14 WIB

Jawab Keluhan Masyarakat, Gubernur Mirza Realisasikan 3 Paket Perbaikan Jalan di Way Kanan

Senin, 6 April 2026 - 06:27 WIB

Akibat Jalan Rusak Bertahun-tahun – Bupati Lambar Digunjing Warganet, “Dinasti Terancam Runtuh”

Sabtu, 4 April 2026 - 09:50 WIB

Triga Lampung Desak Kepastian Hukum PT PSMI, Petani Tebu Way Kanan Terancam Rugi Akibat Penundaan Panen

Berita Terbaru

BERITA

INFORMASI KEHILANGAN

Kamis, 16 Apr 2026 - 06:42 WIB

POLITIK

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Dinamika Politik

Senin, 13 Apr 2026 - 17:40 WIB