Anggota Komisi X DPR RI Kadafi Hadiri Sosialisasi Penulisan Sejarah di Universitas Malahayati

- Redaksi

Jumat, 14 November 2025 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung – Anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Kadafi, menegaskan bahwa pengenalan sejarah kepada mahasiswa harus dilakukan dengan pendekatan yang lebih relevan dan sesuai perkembangan zaman. 

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri sosialisasi penulisan sejarah bertema “Literasi Sejarah Indonesia” yang digelar Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) Republik Indonesia di Graha Bintang Universitas Malahayati, Bandarlampung, Jumat (14/11/2025).

Menurut Kadafi, generasi Z dan generasi alfa memiliki karakter pembelajaran yang berbeda sehingga perlu metode baru yang lebih dekat dengan keseharian mereka, terutama di tengah dominasi media sosial.

“Sejarah bukan hanya cerita masa lalu, tetapi kompas masa depan. Agar dipahami mahasiswa, pendekatannya juga harus relevan dengan generasi mereka. Dengan memahami sejarah, anak muda dapat tumbuh kritis, toleran, dan memiliki kebanggaan budaya,” ujarnya.

Kadafi menambahkan, Indonesia termasuk Lampung harus belajar dari negara-negara maju dalam melestarikan sejarah. Ia mencontohkan antusiasme masyarakat luar negeri yang tinggi dalam mengunjungi museum, sehingga ruang tersebut hidup sebagai pusat edukasi dan pembentukan karakter.

“Di negara maju, museum selalu penuh pengunjung. Kita ingin mendorong hal itu terjadi di Indonesia. Museum harus menjadi ruang belajar yang menarik dan membentuk karakter generasi muda,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Direktorat Sejarah dan Permuseuman Kemenbud RI, Termizi, menyampaikan bahwa mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam memahami sejarah dan kebudayaan bangsa. Ia menekankan bahwa sejarah merupakan fondasi penting dalam membangun karakter nasional.

“Budaya adalah jati diri kita. Ia melekat dalam sejarah, dan sejarah itu sendiri terbentuk dari tindakan budaya,” kata Termizi.

Ia juga menyoroti kekayaan sejarah Lampung yang memiliki lapisan panjang mulai dari masa prasejarah, era kolonialisme hingga pasca kemerdekaan.

“Lampung memiliki ragam budaya yang sangat kaya. Karena itu, penting untuk mencatat dan menginventarisasi jejak sejarah agar dapat diteladani mahasiswa dan generasi muda,” ujarnya.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber, Muhammad Nurhayad Nufus, yang membahas sejarah umum serta sejarah Lampung sebagai upaya memperkuat kesadaran sejarah di kalangan mahasiswa.

Baca juga:  Munir Abdul Haris: Tahun Baru Islam Momentum Hijrah Menuju Masyarakat Bermartabat
Baca juga:  DPRD Bandar Lampung Imbau Masyarakat Tidak Salah Gunakan Ormas untuk Kepentingan Pribadi

Sosialisasi ini diikuti mahasiswa, pegiat sejarah, dan pemerhati kebudayaan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pemahaman sejarah di lingkungan kampus.

Berita Terkait

Jalan Rusak, Uang Rakyat Dipertanyakan: FORMALIS Soroti Dugaan KKN dan Gratifikasi di Balik Proyek Miliaran Rupiah Bina Marga Lampung
Tegas…!, Parosil Minta Seluruh Kader PDI Perjuangan Lambar Aktif Turun ke Akar Rumput Bantu Masyarakat
Darlian Pone Kembalikan Formulir Pendaftaran Calon Ketua Golkar Way Kanan
Peringati Harlah ke-58, KOPRI Lampung Gandeng Pemerintah Provinsi Berantas Kekerasan Seksual
Momentum Hari Ibu, Kostiana Tegaskan Peran Besar Ibu sebagai Fondasi Awal Kehidupan
Kasus OTT Berujung Penetapan Tersangka Bupati Lampung Tengah: Yasir A. Rapat “Ini Aib Besar, Jangan Hancurkan Reputasi Lampung yang Sedang Diapresiasi KPK”
Lagi Bimtek, Oknum Anggota DPRD Lamteng Malah Dicokot KPK, Bupati, Sekda dan Oknum Kadis Infonya Turut Diperiksa di Mapolda Lampung
Kemendikti Saintek dan Komisi X DPR RI Edukasi Pencegahan Kekerasan di UBL
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:51 WIB

Sekdaprov Marindo Bakal Unjuk Skill di Turnamen Minisoccer dan Launching IJP FC

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:57 WIB

Ultimatum Laskar Lampung: Polda Jangan Main-Main, Kasus 387 Honorer Metro Diduga Kejahatan Terstruktur

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:47 WIB

Ketika Buku Menjadi Mimpi Terakhir: Tragedi YBR Membuka Tabir

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:34 WIB

Laksanakan Musrenbang Hybrid Parosil Mabsus Tegaskan Akses Menuju Lokasi Pendidikan Menjadi Skala Perioritas 2027

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:31 WIB

Hadiri Rakornas 2026, Bupati–Wakil Bupati Lampung Barat Tegaskan Siap Jalankan Arahan Presiden Prabowo

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:44 WIB

Mobil Camat Sukau Terlibat Kecelakaan Pemotor Tewas

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:24 WIB

Bupati Lampung Barat Tegaskan Komitmen Lestarikan Seni Budaya di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:28 WIB

Desa Rantau Jaya Udik Bangun Jalan Telford dan TPT, Kades Agus Saleh Dorong Pemerataan Infrastruktur

Berita Terbaru