Bea Cukai Lampung Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal Senilai Rp 1,64 Miliar di Pelabuhan Bakauheni

- Redaksi

Rabu, 13 Agustus 2025 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Diksi NusantaraPetugas Bea Cukai Lampung berhasil menggagalkan upaya pengiriman rokok ilegal di Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, pada Rabu 6 Agustus 2025 lalu. Penindakan ini dilakukan berkat informasi intelijen yang diperoleh tim Bea Cukai, yang kemudian menindaklanjuti dengan operasi di lapangan.

Rokok ilegal tersebut diangkut menggunakan sebuah truk yang rencananya akan diedarkan ke berbagai wilayah di Sumatera. Untuk menghindari pemeriksaan, pelaku menyembunyikan rokok-rokok itu di balik tumpukan barang-barang lainnya. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan setelah petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Baca juga:  Ibarat Investasi Bodong, Tenaga Ahli Pemprov Lampung Sedot Miliaran APBD

Pengembangan kasus berlanjut hingga ke wilayah Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah. Di lokasi tersebut, petugas menemukan kembali sejumlah rokok ilegal yang disimpan di sebuah gudang.

Dari hasil penindakan, Bea Cukai Lampung mengamankan barang bukti dengan perkiraan nilai mencapai Rp 1,64 miliar. Potensi kerugian negara akibat peredaran barang ilegal tersebut ditaksir mencapai Rp 1,1 miliar.

Seluruh barang bukti saat ini diamankan di Kantor Bea Cukai Lampung untuk keperluan penelitian dan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Bandar Lampung, Arif, mengatakan, keberhasilan ini menjadi bukti komitmen pihaknya dalam memberantas peredaran rokok ilegal di wilayah Provinsi Lampung.

Baca juga:  UIN Raden Intan Lampung Kembali Raih Predikat Badan Publik Informatif

“Penindakan ini tidak hanya untuk menekan angka peredaran rokok ilegal, tetapi juga untuk meminimalkan dampak negatifnya terhadap perekonomian negara serta melindungi kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Berita Terkait

KemenHAM Siaga Bakauheni: Penta Peturun Ungkap Jam Rawan dan Rekomendasikan Dini Hari untuk Menyeberang
Rektor UIN RIL Lantik Wakil Rektor, Direktur Pascasarjana, Dekan, Ketua Lembaga, dan Kepala SPI Periode 2026-2030
Melalui Inovasi Program Pendidikan, Pemkab Lambar Komitmen Bangun Kualitas SDM
Jelang Buka Puasa, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lampung Selatan Yuti Rama Yanti Bagikan Takjil ke Masyarakat di Kecamatan Palas
Dukung Gubernur Mirza Soal “Good Governance”, BRIM 08 Bakal Ungkap Dugaan Praktik KKN dan Setoran Proyek di Dinas PKPCK
Kasus Dugaan Pemerasan Oknum LSM Terungkap di Sidang, Saksi: Terdakwa Tak Pernah Minta Uang
Ciptakan Inovasi dan Terobosan, Disdikbud Lampung Barat Tunjukan Capaian Positif
“Bukber”, Rektor Ajak Civitas Akademika UIN RIL Bangun Kebersamaan dengan Semangat Ber-ISI
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:00 WIB

Pemprov Lampung Kaji Dampak Lingkungan Tambang di Way Kanan

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:46 WIB

Pemprov Lampung Bahas Penyelesaian Aset Daerah Jelang Monitoring KPK 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:52 WIB

Gubernur Lampung Lepas Brigjen Haryantana yang Dimutasi Jadi Kasdam XVII/Cendrawasih

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:34 WIB

Pemprov Lampung apresiasi 4 siswa penemu celah keamanan pada situs NASA

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:29 WIB

Gubernur Lampung: Miliki kemandirian fiskal dengan optimalisasi PAD

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:23 WIB

Lampung sediakan mudik gratis dalam daerah menggunakan bus

Selasa, 10 Maret 2026 - 05:15 WIB

Pemprov Lampung Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran

Senin, 9 Maret 2026 - 05:12 WIB

TP PKK Provinsi Lampung Hadir di Tengah Masyarakat, Salurkan Bantuan Sosial dan Dukungan Gizi Anak

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Rumah Film KPI Putar Perdana Karya Film ‘Teguh’

Minggu, 15 Mar 2026 - 17:37 WIB

PEMERINTAHAN

Pemprov Lampung Kaji Dampak Lingkungan Tambang di Way Kanan

Sabtu, 14 Mar 2026 - 06:00 WIB